Akurat

Unsur Intrinsik Drama Beserta Contohnya

Wahyu SK | 7 Januari 2026, 17:56 WIB
Unsur Intrinsik Drama Beserta Contohnya

AKURAT.CO Drama merupakan salah satu bentuk karya sastra yang disajikan melalui dialog dan tindakan tokoh.

Berbeda dengan prosa atau puisi, drama ditulis untuk dipentaskan sehingga setiap unsurnya saling berkaitan dan membangun jalan cerita secara utuh.

Untuk memahami sebuah drama dengan baik, penting mengetahui unsur intrinsik drama, yaitu unsur-unsur yang membangun karya dari dalam.

Artikel ini akan membahas unsur intrinsik drama beserta contohnya secara jelas dan mudah dipahami.

Pengertian Unsur Intrinsik Drama

Unsur intrinsik drama adalah unsur pembangun yang terdapat di dalam naskah drama itu sendiri.

Unsur-unsur ini bekerja sama untuk membentuk alur cerita, menyampaikan konflik, serta menggambarkan pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada penonton atau pembaca.

Tanpa unsur intrinsik yang kuat, sebuah drama akan terasa datar dan sulit dipahami maknanya.

Jenis-jenis Unsur Intrinsik Drama

Tema

Tema merupakan gagasan utama atau ide pokok yang mendasari keseluruhan cerita drama. Tema biasanya berkaitan dengan kehidupan manusia, seperti cinta, persahabatan, konflik keluarga, perjuangan, atau kritik sosial.

Contoh:
Dalam drama yang mengangkat kisah pertentangan antara orang tua dan anak, tema yang diangkat adalah konflik keluarga dan perbedaan generasi.

Tokoh dan Penokohan

Tokoh adalah pelaku dalam cerita drama, sedangkan penokohan berkaitan dengan watak atau karakter yang dimiliki tokoh tersebut. Penokohan dapat digambarkan melalui dialog, tindakan, maupun tanggapan tokoh lain.
Tokoh dalam drama biasanya dibagi menjadi tokoh utama dan tokoh pendukung.

Contoh:
Tokoh utama digambarkan sebagai sosok yang jujur dan berani, sementara tokoh antagonis memiliki sifat licik dan egois.

Alur (Plot)

Alur adalah rangkaian peristiwa yang disusun secara sebab-akibat dalam cerita drama. Alur drama umumnya terdiri dari tahap perkenalan, munculnya konflik, puncak konflik (klimaks), hingga penyelesaian.

Contoh:
Cerita dimulai dengan kehidupan tokoh utama yang tenang, kemudian muncul konflik saat ia dihadapkan pada pilihan sulit, hingga akhirnya konflik tersebut menemukan jalan keluar.

Latar (Setting)

Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam drama. Latar membantu penonton atau pembaca membayangkan kondisi cerita secara lebih nyata.

Contoh:
Latar tempat di sebuah desa kecil, latar waktu pada masa kemerdekaan, dan latar suasana yang penuh ketegangan.

Dialog

Dialog merupakan unsur paling penting dalam drama karena menjadi sarana utama penyampaian cerita. Melalui dialog, konflik, karakter tokoh, dan alur cerita berkembang.

Dialog dalam drama harus hidup dan mencerminkan karakter tokoh.

Contoh:
Percakapan antara dua tokoh yang saling berdebat menunjukkan perbedaan pendapat sekaligus memunculkan konflik utama cerita.

Konflik

Konflik adalah pertentangan atau masalah yang dialami tokoh dalam drama. Konflik dapat bersifat internal (dalam diri tokoh) maupun eksternal (dengan tokoh lain atau lingkungan).

Konflik menjadi penggerak utama jalannya cerita drama.

Contoh:
Tokoh utama mengalami konflik batin antara mengikuti keinginannya sendiri atau menuruti kehendak keluarganya.

Amanat

Amanat adalah pesan moral atau nilai kehidupan yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita drama. Amanat biasanya dapat dipahami setelah membaca atau menyaksikan drama secara keseluruhan.

Contoh:
Drama menyampaikan amanat bahwa kejujuran dan keberanian dalam mengambil keputusan akan membawa kebaikan.

Contoh Penerapan Unsur Intrinsik dalam Drama

Dalam sebuah drama bertema persahabatan, tokoh utama digambarkan sebagai remaja yang setia kawan. Konflik muncul ketika terjadi kesalahpahaman antar sahabat.

Alur cerita berkembang dari perkenalan, konflik, hingga penyelesaian yang menekankan pentingnya komunikasi dan kepercayaan.

Latar sekolah dan dialog yang realistis memperkuat pesan moral tentang arti persahabatan sejati.

FAQ tentang Unsur Intrinsik Drama

1. Apa perbedaan unsur intrinsik dan ekstrinsik drama?

Unsur intrinsik berasal dari dalam karya drama, sedangkan unsur ekstrinsik berasal dari luar, seperti latar belakang pengarang dan kondisi sosial budaya.

2. Apakah semua drama memiliki unsur intrinsik yang sama?

Pada dasarnya iya, meskipun penekanan setiap unsur bisa berbeda tergantung jenis dan tujuan drama.

Dengan memahami unsur intrinsik drama dan contohnya, pembaca dapat menganalisis naskah drama dengan lebih mudah dan mendalam, baik untuk keperluan belajar, mengajar, maupun penelitian sastra.

Laporan: Arika Yafi Fawazzain/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK