Zaman Arkeozoikum: Pengertian, Ciri-ciri, dan Peninggalannya Lengkap

AKURAT.CO Zaman Arkeozoikum atau Arkaekum merupakan periode paling awal dalam sejarah bumi yang berlangsung sekitar 3,8 sampai 2,5 miliar tahun lalu.
Pada masa ini, bumi masih sangat panas, kerak bumi mulai terbentuk, dan kehidupan primitif pertama muncul dalam bentuk mikroorganisme sederhana, seperti cyanobacteria yang kemudian berperan dalam produksi oksigen.
Zaman Arkeozoikum atau Arkaekum merupakan periode geologis tertua setelah Hadean dalam sejarah pembentukan bumi, berlangsung sekitar 3,8 hingga 2,5 miliar tahun lalu.
Di zaman ini, kerak bumi mulai mengeras dan stabil dari kondisi panas yang ekstrem, serta terbentuk atmosfer awal yang belum mengandung oksigen bebas.
Selama periode ini, kehidupan belum berkembang secara kompleks seperti saat ini, tetapi hanya dalam bentuk sel sederhana (prokariotik) yang hidup di lingkungan ekstrem, terutama di laut.
Beberapa organisme seperti cyanobacteria mulai melakukan fotosintesis, menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan dan kemudian berkontribusi pada perubahan atmosfer bumi.
Zaman Arkeozoikum juga terbagi menjadi beberapa periode kecil, seperti Eoarkhaean, Paleoarkhaean, Mesoarkhaean, dan Neoarkhaean, menunjukkan fase perubahan struktur bumi dalam rentang waktu panjang.
Ciri-ciri Zaman Arkeozoikum (Arkaekum)
1. Di zaman ini, kehidupan belum berkembang, kecuali mikroorganisme primitif seperti bakteri dan cyanobacteria.
2. Suhu di permukaan bumi sangat tinggi dan permukaan belum stabil.
3. Udara terdiri dari gas-gas seperti metana, amonia, dan karbon dioksida, sementara oksigen bebas sangat sedikit.
4. Diperkirakan rotasi bumi lebih cepat sehingga durasi hari lebih pendek dibandingkan saat ini.
5. Awalnya air terkondensasi dari uap air di atmosfer menjadi laut awal yang bersifat asam.
Peninggalan Zaman Arkeozoikum
Pada zaman ini, peninggalan tidak berupa artefak budaya seperti yang bisa kita temukan pada zaman praaksara yang lebih muda.
Namun, peninggalan geologis dari zaman ini tetap bisa ditemukan dalam bentuk batuan tertua di bumi, seperti kraton atau perisai benua.
Batuan kraton ini diperkirakan berusia sekitar 3,8 miliar tahun dan tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk Teluk Hudson (Kanada), Grand Canyon (AS), Tirumala Hills, serta wilayah Guyana (Venezuela).
Peran Zaman Arkeozoikum dalam Perkembangan Bumi
1. Terbentuknya kerak bumi dan dasar geologi planet.
2. Munculnya mikroorganisme pertama dan awal fotosintesis yang menghasilkan oksigen.
3. Dasar pembuatan atmosfer dan lautan yang mendukung kehidupan di masa berikutnya.
Zaman Arkeozoikum (Arkaekum) merupakan periode geologi paling awal dalam sejarah bumi yang menjadi tanda awal terbentuknya kerak bumi, atmosfer awal, serta munculnya mikroba pertama.
Meskipun peninggalannya berupa batuan kuno, periode ini tetap penting untuk memahami bagaimana kondisi bumi berubah dari planet panas tanpa oksigen menjadi bumi yang layak huni.
Pemahaman tentang zaman Arkeozoikum sangat membantu dalam mempelajari evolusi bumi dan asal-usul kehidupan di planet kita.
Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









