Akurat

Sejarah Demokrasi Dunia: Dari Yunani Kuno hingga Era Modern

Wahyu SK | 24 Desember 2025, 11:01 WIB
Sejarah Demokrasi Dunia: Dari Yunani Kuno hingga Era Modern

AKURAT.CO Demokrasi merupakan salah bentuk sistem pemerintahan paling berpengaruh di dunia yang berperan untuk rakyat dalam menentukan nasib bangsa.

Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, demos (rakyat) dan kratos (kekuatan), yang secara harfiah berarti kekuasaan di tangan rakyat.

Konsep demokrasi telah mengalami perjalanan panjang sejak pertama kali diperkenalkan di Yunani Kuno sampai menjadi sistem pemerintahan global dengan berbagai dinamika dan tantangan di era modern.

Secara sederhana, demokrasi diartikan sebagai bentuk pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Artinya, rakyat memiliki hak suara untuk menentukan arah pemerintah, baik melalui pemilihan langsung maupun wakil yang mereka pilih.

Konsep demokrasi juga menekankan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta prinsip keadilan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kehidupan berbangsa, demokrasi bermakna penting sebagai mekanisme penyaluran aspirasi rakyat, fasilitas untuk menyampaikan pendapat, serta pembatasan kekuasaan pemimpin agar tidak terjerumus pada otoritarianisme.

Oleh karena itu, demokrasi menjadi penyeimbang antara kepentingan rakyat dan otoritas negara.

Baca Juga: Penulisan Ulang Sejarah Tuai Penolakan, Fadli Zon: Perbedaan Pendapat Hal Biasa dalam Demokrasi

Sejarah Awal Demokrasi: Yunani Kuno

1. Demokrasi di Athena

Demokrasi pertama kali muncul di negara-kota Athena pada masa Yunani Kuno sekitar abad ke-6 hingga ke-5 SM.

Di sana, warga negara memiliki hak untuk berpartisipasi langsung dalam pengambilan keputusan politik melalui pertemuan rakyat. Bentuk ini dikenal sebagai demokrasi langsung, di mana suara mayoritas menentukan kebijakan negara.

Perkembangan demokrasi di Athena bukan hanya sebuah inovasi politik, tetapi juga gagasan besar dalam sejarah manusia karena untuk pertama kalinya kekuasaan tidak semata-mata dipegang oleh raja atau aristokrasi, tetapi oleh rakyat biasa.

Evolusi Demokrasi di Dunia

1. Era Klasik dan Abad Pertengahan

Setelah runtuhnya demokrasi langsung Athena, praktik demokrasi mengalami berbagai penyesuaian di berbagai wilayah.

Di Eropa, gagasan demokrasi berkembang secara lambat melalui pembatasan kekuasaan raja dan hak-hak tertentu rakyat, seperti tercermin dalam penetapan Magna Carta di Inggris pada 1215 yang menjadi dasar perlindungan hak warga dan pembentukan lembaga perwakilan.

2. Revolusi Besar di Dunia Barat

Abad ke-18 menjadi momentum penting bagi demokrasi modern melalui Revolusi Amerika dan Revolusi Perancis. Peristiwa ini menegaskan kembali prinsip-prinsip demokrasi seperti kebebasan, kesetaraan, dan kedaulatan rakyat.

3. Penyebaran Demokrasi di Abad ke-20

Pada abad ke-20, demokrasi berkembang pesat di seluruh dunia. Setelah Perang Dunia II dan gelombang dekolonisasi, semakin banyak negara yang menerapkan sistem perwakilan sebagai bentuk pemerintahan yang mewakili suara rakyatnya.

4. Demokrasi di Era Modern

Memasuki abad ke-21, demokrasi tidak hanya berupa sistem pemilihan umum dan lembaga perwakilan, tetapi juga e-democracy di mana rakyat berinteraksi langsung dengan pemerintah melalui teknologi, media sosial, dan platform digital lainnya.

Baca Juga: Anak Muda Mainkan Peran Utama dalam Dinamika Demokrasi di Ruang Digital

Peran Demokrasi dalam Kehidupan Berbangsa

Demokrasi berperan penting dalam menjamin kebebasan berpendapat, perlindungan hak asasi manusia, penegakan hukum, serta pemerintahan yang akuntabel.

Dengan sistem demokratis, rakyat memiliki kuasa untuk memilih pemimpin mereka, mengawasi jalannya pemerintahan, serta mengganti pemimpin yang tidak bekerja sesuai aspirasi publik.

Selain itu, demokrasi mendukung pemerataan hak dan kesempatan bagi seluruh warga negara untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik, sehingga menjadi salah satu pondasi yang kuat untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.

Sejarah demokrasi dunia menunjukkan bahwa gagasan kekuasaan rakyat telah berkembang dari bentuk sederhana di Yunani Kuno menjadi sistem pemerintahan global yang kompleks dan dinamis.

Demokrasi bukan sekadar sistem politik, tetapi juga cerminan aspirasi manusia untuk berpartisipasi secara langsung dalam menentukan nasib bangsa. Mulai dari Athena hingga era digital saat ini, demokrasi terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK