Akurat

Apa Tujuan Utama dari Teks Argumentasi? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Naufal Lanten | 11 Desember 2025, 13:53 WIB
Apa Tujuan Utama dari Teks Argumentasi? Berikut Penjelasan Lengkapnya

 

AKURAT.CO Teks argumentasi menjadi salah satu bentuk tulisan yang paling sering ditemui dalam keseharian, baik di media, ruang akademik, hingga percakapan publik. Jenis teks ini digunakan untuk menyampaikan pendapat dengan dukungan bukti yang kuat agar pembaca memahami bahkan menerima ide yang ditawarkan penulis. Karena itulah pembahasan mengenai tujuan teks argumentasi sering dicari, terutama oleh pelajar, mahasiswa, dan siapa pun yang ingin mengasah kemampuan menulis logis.

Artikel ini menyajikan penjelasan lengkap mulai dari pengertian menurut para ahli, struktur, ciri, jenis, hingga tujuan utama dari teks argumentasi. Semuanya dirangkum dengan bahasa yang mengalir dan mudah dipahami.


Pengertian Teks Argumentasi Menurut Para Ahli

Secara umum, teks argumentasi adalah tulisan yang berisi pendapat penulis yang diperkuat oleh data, fakta, atau bukti lain agar pembaca yakin terhadap pandangan tersebut. Namun, beberapa ahli memberikan penjelasan lebih spesifik.

Penjelasan dari D’Angelo (1980) menempatkan argumentasi sebagai aktivitas memberikan alasan untuk mendukung kebenaran suatu pernyataan. Podis (1996) kemudian memperluasnya dengan menegaskan bahwa argumen dibuat untuk meyakinkan pembaca melalui bukti yang dicantumkan.

Pandangan lain datang dari Peraf (2007) yang melihat argumentasi sebagai bentuk retorika untuk memengaruhi sikap pembaca. Parera (1993) menyebutnya sebagai bentuk eksposisi khusus yang menghadirkan pembuktian objektif. Sementara itu, Semi (1990) menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah meyakinkan atau membujuk pembaca mengenai pendapat penulis.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) juga menguatkan hal ini dengan menyebut argumentasi sebagai alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, gagasan, atau pendirian.

Dari berbagai pandangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teks argumentasi merupakan karangan yang menyampaikan sebuah gagasan disertai bukti logis untuk mendukung kebenaran pendapat penulis.


Apa Tujuan Utama Teks Argumentasi?

Jika dirangkum berdasarkan literatur, riset akademik, dan pandangan para ahli, tujuan utama teks argumentasi adalah meyakinkan pembaca bahwa pendapat atau gagasan yang disampaikan penulis benar, layak diterima, dan memiliki dasar yang kuat.

Penjelasan dari beberapa tokoh mempertegas hal ini. Kenang Tri Hatmo, M.Pd. menyebut tujuan teks argumentasi adalah “menyakinkan pembaca bahwa ide, gagasan, serta pendapat penulis dalam tulisan tersebut benar dan terbukti.”

Pardiyono dalam buku Prestasi Bisa! Pasti Lulus UASBN menegaskan bahwa tujuan argumentasi adalah memaparkan pendapat dengan bukti untuk menunjukkan kebenaran pandangan tersebut.

Sahrul Romadhon dalam Manajerial Keterampilan Menulis menambahkan bahwa argumentasi bertujuan “memengaruhi pembaca agar menerima ide atau pernyataan yang dikemukakan penulis, baik atas pertimbangan logika maupun emosi.”

Melalui rangkuman dari berbagai sumber, tujuan teks argumentasi dapat dipahami dalam beberapa aspek berikut:

  1. Mengungkap Pandangan Penulis
    Teks argumentasi menjadi wadah untuk menyampaikan cara pandang penulis mengenai suatu persoalan. Setiap orang memiliki pendapat berbeda, dan argumentasi membantu mengekspresikannya secara terstruktur.

  2. Mempengaruhi Cara Berpikir Pembaca
    Dengan dukungan fakta yang kredibel, argumentasi dapat mengubah atau menguatkan pemahaman pembaca terkait suatu isu.

  3. Menarik Perhatian dan Simpati
    Banyak argumentasi yang disusun melalui riset mendalam agar pembaca tertarik, memahami konteks, dan mungkin mendukung sudut pandang penulis.

  4. Membuktikan Kebenaran Secara Logis
    Dalam banyak kasus, argumentasi digunakan untuk meluruskan informasi yang simpang siur dengan menghadirkan pembuktian yang dapat diverifikasi.

Pada akhirnya, tujuan tertinggi teks argumentasi adalah membuat pembaca tidak hanya memahami, tetapi juga percaya bahwa pendapat penulis memiliki dasar kuat dan dapat diterima.


Struktur Teks Argumentasi

Agar tujuan tersebut tercapai, teks argumentasi harus disusun dengan struktur yang jelas. Struktur umum yang sering digunakan meliputi pendahuluan, tubuh argumen, dan kesimpulan.

Pendahuluan berfungsi memperkenalkan isu yang dibahas sekaligus menarik minat pembaca. Pada bagian ini biasanya mulai terlihat pendapat utama penulis.

Tubuh argumen menjadi bagian inti yang menyajikan alasan, bukti, data, hingga kutipan ahli. Urutannya harus logis agar argumen saling menguatkan.

Kesimpulan berisi penegasan ulang terhadap pandangan penulis berdasarkan alasan-alasan yang telah dipaparkan sebelumnya.

Struktur ini membuat alur argumentasi mudah diikuti dan meyakinkan.


Jenis-Jenis Teks Argumentasi

Dari berbagai kajian, terdapat beberapa jenis teks argumentasi yang umum digunakan dalam penulisan:

  • Argumentasi Rincian, yaitu penyampaian pendapat yang disertai uraian detail untuk memperjelas gagasan.

  • Argumentasi Contoh, yang memperkuat argumen melalui penyajian contoh konkret.

  • Argumentasi Sebab-Akibat, yang menunjukkan hubungan logis antara penyebab suatu fenomena dan akibat yang ditimbulkan.

  • Argumentasi Akibat-Sebab, yaitu menjelaskan akibat terlebih dahulu kemudian menelusuri penyebabnya.

Empat jenis ini membantu penulis memilih gaya penyajian sesuai kebutuhan pembahasan.


Ciri-Ciri Teks Argumentasi

Beberapa ciri khas membuat paragraf argumentasi mudah dikenali. Dalam bukunya, Yohanni Johns dan Robyn Stokes menyebutkan bahwa teks argumentasi:

  • Menjelaskan pendapat penulis dengan tujuan memengaruhi keyakinan pembaca.

  • Menggunakan fakta yang diperkaya angka, grafik, gambar, atau data lain sebagai pendukung.

  • Memerlukan analisis dan sintesis terhadap data.

  • Sering bersumber dari pengalaman, penelitian, atau sikap tertentu.

  • Diakhiri dengan kesimpulan yang menegaskan kembali argumen.

Ciri-ciri ini menegaskan bahwa argumentasi bukan sekadar opini, tetapi opini yang diperkuat bukti.


Penutup

Teks argumentasi bukan hanya sarana menyampaikan pendapat, tetapi juga cara untuk membangun diskusi yang sehat berbasis data dan penalaran. Melalui penyusunan yang sistematis, penulis dapat mengajak pembaca memahami isu dari sudut pandang yang logis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kalau kamu ingin mengikuti pembahasan menarik lainnya seputar dunia bahasa, pendidikan, dan penulisan, pantau terus informasi terbaru di AKURAT.CO.

Baca Juga: Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Guru 25 November 2025: Singkat, Padat, Berkesan

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 7-8: Bab 1 Memahami Teks

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan teks argumentasi?
Teks argumentasi adalah tulisan yang berisi pendapat atau pandangan penulis yang diperkuat dengan data, fakta, atau bukti lain untuk meyakinkan pembaca bahwa pendapat tersebut benar dan layak diterima.

2. Apa tujuan utama dari teks argumentasi?
Tujuan utamanya adalah meyakinkan pembaca bahwa ide atau gagasan penulis memiliki dasar yang kuat. Penulis ingin pembaca memahami, menimbang, dan pada akhirnya menerima pandangan yang disampaikan.

3. Mengapa bukti penting dalam teks argumentasi?
Karena bukti seperti data, fakta, penelitian, atau kutipan ahli digunakan untuk memperkuat argumen. Tanpa bukti, pendapat akan dianggap sebagai opini pribadi yang mudah dibantah.

4. Apa saja ciri utama teks argumentasi?
Ciri-cirinya meliputi penyampaian pendapat secara logis, penggunaan data pendukung, membutuhkan analisis, serta diakhiri dengan kesimpulan yang menegaskan argumen. Fakta seperti angka, grafik, atau kutipan sering digunakan untuk memperkuat poin.

5. Bagaimana struktur penulisan teks argumentasi?
Strukturnya terdiri dari pendahuluan, tubuh argumen, dan kesimpulan. Pendahuluan memperkenalkan topik, tubuh menyajikan argumen dengan bukti pendukung, dan kesimpulan menegaskan kembali pandangan penulis.

6. Apa perbedaan argumentasi sebab-akibat dan akibat-sebab?
Argumentasi sebab-akibat dimulai dengan menjelaskan penyebab suatu fenomena lalu menguraikan dampaknya. Sementara itu, argumentasi akibat-sebab menjabarkan akibat terlebih dahulu kemudian mengidentifikasi penyebabnya.

7. Mengapa teks argumentasi dianggap sulit dibanding jenis tulisan lainnya?
Karena penulis perlu menggabungkan pendapat dengan bukti kuat, menyusun alur logis, dan memastikan pembaca dapat diyakinkan melalui penalaran yang jelas. Dibutuhkan analisis, riset, serta pemahaman mendalam terhadap topik.

8. Apa manfaat mempelajari teks argumentasi?
Mempelajari teks argumentasi membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menyusun pendapat secara logis, memahami data, serta berkomunikasi secara persuasif dalam situasi akademik maupun kehidupan sehari-hari.

9. Contoh bukti yang bisa dipakai dalam teks argumentasi apa saja?
Beberapa bukti yang umum digunakan antara lain data statistik, hasil penelitian, kutipan ahli, grafik, laporan lapangan, hingga contoh konkret yang relevan.

10. Apakah semua teks opini termasuk teks argumentasi?
Tidak. Teks opini bisa bersifat subjektif dan tidak selalu memerlukan bukti. Teks argumentasi wajib menyertakan dasar yang jelas, terukur, dan dapat diverifikasi sebagai pendukung pendapat penulis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.