Apa yang Membuat Data dalam Teks Ini Bisa Dipercaya?

AKURAT.CO Di tengah era banjir informasi, kepercayaan terhadap data yang disajikan dalam sebuah teks menjadi sangat penting, baik dalam tulisan ilmiah, jurnalistik, laporan penelitian, hingga artikel populer.
Sumber data yang terpercaya bukan saja memperkuat argumen dan keabsahan isi, tetapi juga membangun kredibilitas penulis di mata pembaca.
Artikel ini mengulas secara komprehensif prinsip, ciri, dan kriteria yang membuat data dalam teks bisa dipercaya, didukung referensi buku dan sumber edukatif.
Baca Juga: Cara Menguasai Dasar Sel Excel, Bisa Permudah Olah Data Anda!
1. Sumber Data yang Kredibel
Data yang dapat dipercaya umumnya berasal dari sumber resmi, institusi terkenal, atau publikasi yang memiliki rekam jejak kredibilitas—seperti lembaga pemerintah (BPS, WHO), universitas, jurnal ilmiah bereputasi, dan laporan resmi yang jelas tahun serta unit publikasinya. Ciri khas data kredibel antara lain:
-
Sumber data jelas (lembaga, nama penulis, tahun terbit)
-
Laporan atau referensi dicantumkan secara spesifik agar dapat diverifikasi
-
Terkini (up to date) dan relevan dengan isu yang dibahas
2. Ciri-Ciri Data yang Dapat Dipercaya
Mengacu pada buku "Alat Analisis Data: Aplikasi Statistik" dan beberapa panduan literasi data, data yang dapat dipercaya memenuhi ciri-ciri berikut:
| Ciri Data | Penjelasan |
|---|---|
| Objektif | Tidak dipengaruhi opini penulis; bersifat faktual |
| Valid | Mengukur dengan tepat topik yang dimaksud |
| Reliabel | Konsisten dan tetap akurat jika diuji ulang |
| Relevan | Berhubungan langsung dengan kebutuhan atau topik |
| Andal | Bebas dari kesalahan dan bias, dapat dipercaya |
| Lengkap | Tidak hanya sebagian, namun menyeluruh atau mencakup seluruh aspek penting |
| Dapat Dipertanggungjawabkan | Sumber dan metode pengumpulan data jelas |
| Up to Date | Data merupakan hasil terbaru |
| Representatif | Mewakili objek atau populasi yang diteliti |
3. Prinsip Validitas dan Keabsahan Data
Validitas data adalah aspek pokok agar data bisa dipercaya.
Strategi validasi seperti triangulasi (menggunakan lebih dari satu sumber/langkah pembuktian), member checking (konfirmasi ke narasumber), dan audit trail (jejak pelacakan data) umum dilakukan dalam penelitian agar data benar dan bisa dipertanggungjawabkan.
Selain itu, penggunaan metode ilmiah melalui pengujian, analisis statistik, serta publikasi pada jurnal bereputasi semakin memperkokoh keabsahan data yang disajikan dalam teks.
4. Standar Jurnalistik dan Sumber Referensi
Dalam praktik jurnalistik, data dipercaya jika penulis:
-
Menyertakan sumber primer atau sekunder yang jelas
-
Mengutip data dari domain resmi seperti .ac.id, .go.id, .org, .edu, serta jurnal ilmiah dan arsip resmi
-
Melakukan verifikasi silang (cross-check) atas data yang sensitif atau berdampak luas
-
Menghindari plagiarisme serta menyampaikan data secara objektif, bukan opini sepihak
5. Tabel Ringkasan Kriteria Data yang Bisa Dipercaya
| No | Penentu Kepercayaan Data | Penjelasan/Uraian |
|---|---|---|
| 1 | Sumber resmi dan otoritatif | BPS, Kementerian, Jurnal ilmiah, dsb. |
| 2 | Referensi spesifik & terverifikasi | Ada laporan, tahun, atau no. dokumen jelas |
| 3 | Up to date & relevan | Mengacu data terbaru sesuai konteks isu |
| 4 | Objektif dan bebas bias | Tidak dipengaruhi kepentingan pribadi |
| 5 | Diuji keandalan dan validitasnya | Triangulasi, uji statistik, cek silang |
| 6 | Dapat dipertanggungjawabkan | Sumber data dapat dilacak dan diverifikasi |
6. Contoh Kasus dalam Praktik
-
Data jumlah penduduk Indonesia dianggap sah jika berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang jelas publikasi tahunnya.
-
Data akademik ilmiah kredibel jika diambil dari jurnal yang melalui proses peer review, misal melalui portal Google Scholar atau Perpustakaan Nasional.
Kesimpulan
Data dalam teks bisa dipercaya jika bersumber dari lembaga resmi, diverifikasi, didukung referensi jelas, objektif, dan sudah melalui uji validitas serta metode kredibel.
Kejelasan sumber, kemutakhiran, serta metode pengambilan data yang dapat dipertanggungjawabkan merupakan kunci utama agar data dalam teks layak dipercaya.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip di atas, kepercayaan terhadap isi sebuah karya tulis akan meningkat dan terhindar dari bias maupun informasi menyesatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









