Kunci Jawaban Modul 2 Topik 3 PPG 2025: Hubungan Gaya Belajar dan Tahapan Model Kolb, Ini Penjelasan Lengkapnya

AKURAT.CO Belakangan ini banyak peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) mencari penjelasan mengenai soal “Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan antara gaya belajar dan tahapan dalam Model Kolb?” Soal tersebut muncul pada Latihan Pemahaman Modul 2 Topik 3 di Ruang GTK—platform yang dulu dikenal sebagai Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Karena modul ini membahas Experiential Learning, tidak sedikit peserta yang merasa perlu panduan untuk memahami hubungan antara gaya belajar dan siklus pembelajaran Kolb. Artikel ini merangkum penjelasan lengkap yang mudah dipahami, sekaligus memberikan konteks kenapa jawaban yang muncul di modul dianggap paling tepat.
Memahami Konteks: Apa yang Dibahas pada Modul 2 Topik 3 PPG 2025?
Modul 2 Topik 3 mengangkat tema Experiential Learning, sebuah pendekatan pembelajaran yang menempatkan pengalaman sebagai sumber utama dalam membangun pemahaman. Model Kolb menjadi rujukan utama karena menawarkan kerangka empat tahapan belajar yang saling berkesinambungan.
Soal yang banyak ditanyakan peserta adalah:
“Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan antara gaya belajar dan tahapan dalam model Kolb?”
Berikut pilihan jawabannya sesuai teks asli:
a. Semua individu mengikuti urutan yang salam dalam tahapan pembelajaran Kolb.
b. Gaya belajar yang berbeda tidak mempengaruhi urutan tahapan pembelajaran.
c. Gaya belajar individu dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan setiap tahapan pembelajaran
d. Individu dengan gaya belajar aktif hanya melewati satu tahapan dalam model Kolb.
e. Setiap individu memiliki pola adaptasi yang sama dalam belajar.
Jawaban yang Dianggap Paling Tepat: Pilihan C
Beberapa modul pendukung dan ringkasan belajar mengarahkan pada jawaban berikut:
Jawaban: Gaya belajar individu dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan setiap tahapan pembelajaran
Mengapa pilihan ini tepat? Karena gaya belajar seseorang tidak mengubah urutan tahapan Model Kolb, namun sangat berpengaruh terhadap bagaimana ia menjalani setiap tahap dalam siklus tersebut.
Membedah Model Kolb: Empat Tahapan Siklus Belajar
Untuk memahami mengapa jawaban C yang paling logis, kita perlu melihat empat tahap utama dalam Model Pembelajaran David Kolb. Penjabaran ini penting karena tiap gaya belajar dalam model tersebut berakar dari kombinasi dominasi dua tahapan.
Model Kolb memiliki empat fase utama:
-
Concrete Experience (Pengalaman Konkret) – tahap ketika seseorang memperoleh pengalaman baru atau menghadapi situasi yang menantang.
-
Reflective Observation (Observasi Reflektif) – individu mengamati dan merenungkan pengalaman tersebut dari berbagai sudut.
-
Abstract Conceptualization (Konseptualisasi Abstrak) – proses menyusun pemahaman baru, teori, atau konsep berdasarkan refleksi.
-
Active Experimentation (Eksperimen Aktif) – mencoba menerapkan wawasan baru melalui tindakan atau strategi berbeda.
Siklus ini bersifat berputar, dan setiap individu bisa masuk melalui tahap yang berbeda tergantung gaya belajarnya.
Gaya Belajar dalam Model Kolb: Mengapa Berpengaruh?
David Kolb menjelaskan bahwa gaya belajar terbentuk dari kombinasi dua dari empat tahapan siklus belajar. Kombinasi inilah yang melahirkan empat tipe utama:
-
Diverging – dominan pada pengalaman konkret dan refleksi; cenderung sensitif dan suka melihat situasi dari banyak perspektif.
-
Assimilating – kuat pada observasi reflektif dan pemikiran abstrak; cocok untuk pemrosesan informasi logis dan terstruktur.
-
Converging – bertumpu pada konsep abstrak dan eksperimen aktif; efektif dalam pemecahan masalah dan penerapan ide.
-
Accommodating – menonjol pada pengalaman konkret dan eksperimen aktif; lebih suka mencoba langsung dibanding menganalisis panjang.
Karena setiap tipe gaya belajar menonjolkan dua dari empat tahapan, jelas bahwa seorang individu tidak akan menjalani siklus belajar Kolb dengan cara yang sama persis seperti orang lain. Inilah alasan pilihan C dinilai sebagai jawaban yang tepat.
Mengapa Jawaban Lain Kurang Sesuai?
Walaupun beberapa pilihan tampak masuk akal di permukaan, ada beberapa alasan mengapa tidak cocok untuk konteks Model Kolb:
-
Semua individu mengikuti urutan yang sama dalam tahapan pembelajaran Kolb.
Urutannya memang teoritis, tetapi praktiknya setiap individu dapat memulai dari tahapan yang berbeda tergantung preferensi belajar. -
Gaya belajar yang berbeda tidak mempengaruhi urutan tahapan pembelajaran.
Meskipun urutan siklus tidak berubah, cara seseorang menjalani setiap tahap dipengaruhi gaya belajarnya. -
Individu dengan gaya belajar aktif hanya melewati satu tahapan dalam model Kolb.
Tidak tepat, karena siklus Kolb tetap melibatkan empat tahap untuk siapa pun. -
Setiap individu memiliki pola adaptasi yang sama dalam belajar.
Kenyataannya gaya belajar justru sangat beragam dan dipengaruhi pengalaman pribadi.
Versi Jawaban dari Narasi Lain dalam Bahan Referensi
Dalam beberapa penjelasan pendukung yang beredar di materi belajar PPG, jawaban berikut juga muncul dan mengarah pada kesimpulan serupa:
“Gaya belajar individu memengaruhi bagaimana mereka menyerap dan mengolah pengalaman belajar di tiap tahapan siklus Kolb.”
Konteks ini memperkuat bahwa interaksi seseorang dengan tahap-tahap pembelajaran Kolb berbeda-beda, sesuai preferensi belajar yang mereka miliki.
Kesimpulan: Pahami Pola Belajar, Maksimalkan Proses Belajar
Soal tentang hubungan gaya belajar dan Model Kolb ini pada dasarnya mengajak peserta PPG memahami bahwa proses belajar tidak bersifat seragam. Dua orang yang melalui pengalaman sama bisa memprosesnya berbeda karena gaya belajar mereka tidak identik.
Memahami Model Kolb bisa membantu guru merancang pembelajaran berbasis pengalaman yang lebih efektif, sekaligus mengakomodasi perbedaan kebutuhan belajar siswa di kelas.
Kalau kamu ingin mengikuti perkembangan materi PPG 2025 lainnya, termasuk kunci jawaban dan pembahasan modul terbaru, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.
Baca Juga: Guru Hendaknya Memahami Emosi Siswa: Kunci Jawaban Modul 2 PSE Topik 1 PPG 2025
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan Model Kolb dalam pembelajaran?
Model Kolb adalah kerangka belajar berbasis pengalaman (Experiential Learning) yang menjelaskan bagaimana seseorang memproses pengalaman menjadi pengetahuan. Model ini terdiri dari empat tahapan belajar, yaitu Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, dan Active Experimentation.
2. Berapa tahapan dalam siklus belajar menurut David Kolb?
Ada empat tahapan utama:
-
Concrete Experience (pengalaman konkret),
-
Reflective Observation (observasi reflektif),
-
Abstract Conceptualization (konseptualisasi abstrak),
-
Active Experimentation (eksperimen aktif).
3. Mengapa gaya belajar penting dalam Model Kolb?
Karena gaya belajar menentukan bagaimana seseorang menyerap, memahami, dan mengolah informasi pada setiap tahapan. Kombinasi kecenderungan pada dua tahapan tertentu menghasilkan tipe gaya belajar tertentu.
4. Apa saja tipe gaya belajar menurut Kolb?
Kolb mengelompokkan gaya belajar menjadi empat tipe utama:
-
Diverging (kekuatan pada pengalaman konkret + observasi reflektif)
-
Assimilating (observasi reflektif + konseptualisasi abstrak)
-
Converging (konseptualisasi abstrak + eksperimen aktif)
-
Accommodating (pengalaman konkret + eksperimen aktif)
5. Apa jawaban soal “Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan antara gaya belajar dan tahapan dalam model Kolb?”
Jawaban yang tepat adalah:
“Gaya belajar individu dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan setiap tahapan pembelajaran.”
6. Mengapa jawaban tersebut yang paling tepat?
Karena gaya belajar seseorang tidak mengubah urutan tahapan Kolb, tetapi memengaruhi bagaimana mereka berproses pada setiap tahap. Setiap individu memiliki kecenderungan yang berbeda dalam menyerap pengalaman, merenungkan, menganalisis, atau menerapkan pengetahuan baru.
7. Apakah semua orang mengikuti urutan tahapan Kolb yang sama?
Ya, urutannya tetap sama secara teoritis. Namun, cara seseorang menjalani setiap tahap bisa berbeda bergantung pada gaya belajarnya.
8. Apakah gaya belajar bisa mempengaruhi hasil belajar?
Bisa. Ketika seseorang memahami gaya belajarnya sendiri, proses belajar dapat menjadi lebih efektif karena mereka tahu bagaimana memaksimalkan interaksi dengan materi pada setiap tahapan.
9. Di mana soal ini muncul pada PPG 2025?
Soal ini muncul pada Latihan Pemahaman Modul 2 Topik 3 di Ruang GTK, yang sebelumnya dikenal sebagai Platform Merdeka Mengajar (PMM).
10. Apakah artikel kunci jawaban ini bisa dipakai sebagai jawaban pasti?
Tidak. Artikel ini berfungsi sebagai panduan atau referensi untuk membantu memahami materi. Peserta tetap dianjurkan mempelajari modul secara mandiri agar lebih siap menghadapi soal PPG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









