Akurat

Kunci Jawaban Modul 2 PSE Topik 4 PPG 2025: Apa yang Dimaksud dengan School Well-being dalam Konteks Pendidikan?

Naufal Lanten | 26 November 2025, 15:24 WIB
Kunci Jawaban Modul 2 PSE Topik 4 PPG 2025: Apa yang Dimaksud dengan School Well-being dalam Konteks Pendidikan?

AKURAT.CO Apa yang dimaksud dengan school well-being dalam konteks pendidikan? School well-being menjadi salah satu materi penting dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025, khususnya pada Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) Topik 4. Topik ini menyoroti pentingnya kesejahteraan siswa di sekolah—baik secara fisik, emosional, hingga psikologis—sebagai fondasi keberhasilan proses belajar.

Banyak guru yang mengikuti PPG mengaku kesulitan memahami konsep dan menjawab latihan pemahaman di topik ini. Untuk membantu proses belajar, berikut rangkuman materi dan kunci jawaban lengkap Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 4 yang dapat dijadikan referensi.


Apa Itu School Well-Being dan Mengapa Menjadi Sorotan dalam PPG 2025?

Kesejahteraan di sekolah kini bukan lagi sekadar isu pelengkap. Lingkungan belajar yang aman, sehat, dan suportif terbukti memberikan dampak besar terhadap perkembangan akademik, sosial, emosional, bahkan kesehatan mental siswa. Karena itulah, modul PSE dalam PPG memasukkan topik ini sebagai materi wajib.

School well-being pada intinya menggambarkan kondisi ketika siswa merasa nyaman, dihargai, dan didukung selama berada di sekolah. Konsep ini mencakup pengalaman mereka secara menyeluruh—dari rasa aman di lingkungan fisik, hubungan sosial yang positif, sampai motivasi dan pemenuhan diri sebagai pelajar.


Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 4 School Well-Being

Dalam latihan modul, terdapat satu soal yang menanyakan definisi school well-being. Berikut bentuk soal dan opsi pilihan gandanya sebagaimana tercantum dalam materi PPG:

Soal 1 dari 1
Apa yang dimaksud dengan "school well-being" dalam konteks pendidikan?
• Kesejahteraan sosial siswa di luar sekolah
• Kesejahteraan fisik dan emosional siswa di sekolah
• Kesejahteraan finansial guru di sekolah
• Kesejahteraan mental guru di luar sekolah
• Kesejahteraan komunitas di sekitar sekolah

Kunci Jawaban: Kesejahteraan fisik dan emosional siswa di sekolah

Itu adalah jawaban yang digunakan dalam modul resmi. Namun sejumlah referensi pendidikan, termasuk literatur akademik, juga memaparkan cakupan school well-being secara lebih luas hingga merangkul aspek psikologis, hubungan sosial, bahkan kontribusi komunitas sekolah. Karena itu, beberapa materi pembelajaran menyertakan versi penjelasan lain untuk memperkaya perspektif guru.


Memahami School Well-Being Lebih Dalam: Penjelasan Menurut Literatur Pendidikan

Modul juga menyertakan penjelasan tambahan mengenai konsep ini. Mengutip Pendidikan yang Memanusiakan karya Maria Yuni Megarini Cahyono, school well-being bukan hanya tentang kebutuhan fisik atau suasana belajar yang nyaman. Konsep ini melampaui batas akademik dan menekankan kesejahteraan holistik seluruh komunitas sekolah, termasuk guru, staf, dan orang tua.

School well-being menilai bagaimana sekolah mampu memenuhi kebutuhan dasar—baik materiil maupun emosional—sehingga siswa dapat belajar dengan perasaan aman, diterima, dan termotivasi. Ketika kesejahteraan ini terpenuhi, siswa biasanya lebih mudah berkonsentrasi, membangun relasi sosial yang sehat, serta meningkatkan prestasi akademik.


Empat Dimensi School Well-Being Menurut Model Konu & Rimpela

Salah satu model yang banyak digunakan untuk memahami konsep ini adalah model dari Konu dan Rimpela. Mereka membagi school well-being ke dalam empat aspek utama yang saling terhubung:

1. Having – Kesejahteraan Fisik dan Kondisi Sekolah

Dimensi ini berfokus pada lingkungan fisik: keamanan, kebersihan, fasilitas pendukung, hingga kenyamanan ruang belajar. Siswa membutuhkan ruang yang rapi, aman, dan ramah untuk bisa belajar secara optimal.

2. Loving – Kesejahteraan Emosional dan Hubungan Sosial

Hubungan antarsiswa, interaksi dengan guru, dan budaya sekolah yang inklusif berperan besar dalam membangun kesejahteraan emosional. Lingkungan yang suportif membuat siswa merasa diterima dan dihargai.

3. Being – Kesejahteraan Intelektual dan Pemenuhan Diri

Aspek ini menekankan bagaimana sekolah mendorong siswa untuk berkembang secara intelektual, kreatif, dan sosial. Tantangan belajar yang tepat serta peluang untuk berpartisipasi aktif menjadi kunci.

4. Health – Kesehatan Fisik dan Mental

Dimensi kesehatan menggabungkan kesehatan tubuh dan kesehatan mental, termasuk kebiasaan hidup sehat, status kesehatan siswa, hingga kemampuan mengelola stres dan tekanan belajar.


Faktor-Faktor yang Mempengaruhi School Well-Being di Sekolah

School well-being tidak terbentuk begitu saja. Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi kualitasnya, di antaranya:

1. Kualitas Pengajaran dan Metode Belajar
Guru yang ramah, pengajaran interaktif, serta kurikulum yang relevan membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna.

2. Lingkungan Fisik Sekolah
Sekolah yang bersih, aman, dan nyaman—dengan fasilitas memadai—memberikan landasan kuat bagi kesejahteraan fisik dan emosional.

3. Keterlibatan Orang Tua dan Komunitas
Ketika orang tua aktif terlibat dan komunitas memberikan dukungan, siswa merasa lebih diperhatikan dan didukung dari berbagai sisi.

4. Kebijakan dan Manajemen Sekolah
Aturan yang adil, inklusif, dan transparan membuat siswa merasa aman dan dihargai. Manajemen sekolah yang baik juga memastikan layanan pendidikan berjalan lancar.


Kesimpulan: Mengapa Guru Perlu Memahami School Well-Being?

School well-being bukan hanya konsep teoretis dalam modul PPG. Ia adalah fondasi nyata dari proses pendidikan yang sehat dan berkualitas. Ketika siswa merasa aman, dihargai, dan didukung, mereka lebih mampu belajar, berinteraksi, dan berkembang secara utuh.

Latihan pemahaman dalam Modul 2 Topik 4 PSE dirancang untuk membantu guru menangkap makna mendalam dari konsep ini. Kunci jawaban yang disertakan di atas dapat menjadi panduan, namun pemahaman yang komprehensif tetap penting untuk diterapkan dalam praktik sehari-hari di kelas.

Kalau kamu ingin mengikuti perkembangan materi PPG atau mendapatkan pembahasan modul lainnya, pantau terus artikel-artikel terbaru dari AKURAT.CO.

Baca Juga: Belajar adalah Proses yang Menyeluruh, Dalam Hal Ini Meliputi... Berikut Penjelasan Lengkap Modul 2 Topik 3 PPG 2025

Baca Juga: Apakah Materi PPG Sesuai dengan Materi Ujian? Ini Penjelasan yang Akurat

FAQ

1. Apa itu School Well-Being?

School well-being adalah kondisi ketika siswa merasa aman, nyaman, dihargai, dan didukung selama berada di lingkungan sekolah. Konsep ini mencakup kesejahteraan fisik, emosional, mental, sosial, hingga pemenuhan diri siswa dalam proses belajar sehari-hari.

2. Mengapa School Well-Being penting dalam pendidikan?

Kesejahteraan siswa berpengaruh langsung pada konsentrasi, motivasi belajar, hubungan sosial, serta pencapaian akademik. Sekolah yang memperhatikan well-being menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, suportif, dan sehat.

3. Apa saja aspek utama dalam School Well-Being?

Terdapat empat aspek yang dikenal luas berdasarkan model Konu & Rimpela, yaitu:

  • Having (kondisi fisik sekolah dan fasilitas penunjang)

  • Loving (hubungan sosial dan dukungan emosional)

  • Being (pemenuhan diri, kreativitas, dan partisipasi)

  • Health (kesehatan fisik dan mental)

4. Apakah School Well-Being hanya berfokus pada siswa?

Tidak. Konsep ini melibatkan seluruh komunitas sekolah, termasuk guru, staf, dan orang tua. Keberhasilannya bergantung pada kolaborasi semua pihak.

5. Apa peran guru dalam menciptakan School Well-Being?

Guru berperan dalam membangun interaksi positif, menciptakan suasana kelas yang aman secara emosional, memberikan dukungan pada perkembangan siswa, serta menerapkan metode pembelajaran yang inklusif dan humanis.

6. Apa saja faktor yang memengaruhi tingkat School Well-Being di sekolah?

Beberapa faktor penting meliputi kualitas pengajaran, kondisi fisik sekolah, kebijakan manajemen, dukungan orang tua, dan iklim sosial di sekolah.

7. Bagaimana School Well-Being berhubungan dengan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)?

PSE membantu siswa mengenali emosi, mengelola stres, membangun empati, dan memperkuat hubungan sosial. Semua kompetensi ini mendukung terciptanya kesejahteraan di sekolah.

8. Apa isi soal Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 4?

Dalam modul terdapat satu soal yang menanyakan tentang definisi school well-being. Opsi jawaban tetap ditampilkan apa adanya sesuai soal resmi PPG.

9. Apa kunci jawaban untuk soal Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 4?

Jawaban yang benar adalah: Kesejahteraan fisik dan emosional siswa di sekolah. Artikel juga menyertakan beberapa penjelasan alternatif dari sumber berbeda sebagai referensi belajar.

10. Apakah kunci jawaban ini resmi dari pemerintah?

Tidak. Artikel ini dibuat sebagai referensi belajar bagi peserta PPG yang membutuhkan pemahaman tambahan. Untuk acuan resmi, peserta tetap harus mengikuti modul dan arahan dari Kemendikbudristek melalui platform PPG atau GTK.

11. Apakah School Well-Being berpengaruh terhadap kesehatan mental siswa?

Ya. Lingkungan sekolah yang aman dan suportif dapat menurunkan risiko stres, kecemasan, dan tekanan mental, serta membantu siswa mengembangkan resiliensi.

12. Di mana saya bisa membaca materi lengkap PSE Modul 2 Topik 4?

Materi lengkap tersedia di platform resmi Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tempat peserta PPG mengakses modul, video pembelajaran, dan latihan pemahaman.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.