Akurat

Apakah Materi PPG Sesuai dengan Materi Ujian? Ini Penjelasan yang Akurat

Idham Nur Indrajaya | 25 November 2025, 16:43 WIB
Apakah Materi PPG Sesuai dengan Materi Ujian? Ini Penjelasan yang Akurat

AKURAT.CO Apakah ada kesesuaian antara materi yang diberikan di Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan materi ujian? Banyak peserta PPG bertanya-tanya apakah materi yang mereka pelajari selama program benar-benar sejalan dengan materi yang diujikan dalam Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG). Pertanyaan ini kerap muncul karena ujian menjadi penentu penting dalam memperoleh sertifikat pendidik, sementara proses pembelajaran di setiap lembaga penyelenggara PPG sering kali memiliki perbedaan intensitas maupun pendekatan.

Isu kesesuaian materi ini kembali menjadi sorotan karena UKPPPG dirancang untuk mengukur kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara menyeluruh. Ujian tersebut diamanatkan untuk mencerminkan capaian pembelajaran yang sudah dipelajari peserta selama program, namun realitas lapangan menunjukkan pengalaman peserta bisa bervariasi. Untuk menjawab keraguan tersebut, berikut penjelasan lengkap yang merangkum regulasi, penelitian, hingga temuan peserta PPG di berbagai daerah.


Dasar Kesesuaian Materi: Apa Kata Regulasi dan Sistem PPG?

Secara prinsip, materi yang diajarkan dalam PPG dan materi yang diujikan dalam UKPPPG memang dirancang untuk selaras. Kurikulum PPG dibangun berdasarkan capaian pembelajaran yang kemudian menjadi acuan penyusunan soal ujian. Regulasi seperti Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 menegaskan bahwa semua komponen pembelajaran dalam PPG—pedagogik, profesional, sosial, hingga kepribadian—harus mencerminkan kompetensi yang akan diuji dalam UKPPPG.

Ujian UKPPPG sendiri mencakup beberapa bentuk tes yang menilai keterampilan guru secara komprehensif. Ada tes objektif yang menguji Pedagogical Content Knowledge (PCK) dan Situational Judgment Test (SJT), kemudian tes uraian berbasis studi kasus reflektif, hingga penilaian kinerja seperti perangkat ajar dan video praktik mengajar. Format ini memang bertujuan memastikan guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata.

LPTK sebagai penyusun soal wajib mengikuti kisi-kisi nasional dan menggunakan modul resmi PPG. Dengan kata lain, secara sistem, kesesuaian materi sebenarnya sudah diatur secara ketat.


Apa Kata Penelitian? Mayoritas Peserta Menilai Materi Sudah Sesuai

Hasil evaluasi dari Universitas Negeri Jakarta menunjukkan bahwa sekitar 80 persen peserta PPG menilai materi yang mereka pelajari memang sesuai dengan apa yang keluar di ujian. Sebagian besar merasa bahwa isi tes mencerminkan pembelajaran PPG, baik dari sisi teori maupun praktik.

Penilaian ini menguatkan bahwa secara umum, peserta PPG sebenarnya sudah mendapatkan bekal yang cukup untuk menghadapi ujian. Kesesuaian tersebut terletak pada materi inti, seperti konsep pedagogik, strategi pembelajaran, asesmen, kurikulum, dan penguasaan konten mata pelajaran yang diajarkan selama program.


Mengapa Beberapa Peserta Masih Merasa Tidak Sesuai?

Meskipun mayoritas peserta menilai materi ujian sudah sesuai, sejumlah peserta tetap menemukan adanya perbedaan. Perbedaan ini umumnya tidak disebabkan oleh ketidaksesuaian kurikulum, melainkan faktor-faktor teknis selama pelaksanaan program.

Salah satu penyebab utama adalah variasi intensitas pembelajaran. Tidak semua peserta menerima pendampingan, jam belajar, atau kesempatan praktik yang sama. Beberapa peserta juga mengaku tidak sepenuhnya memahami capaian pembelajaran yang diharapkan, sehingga ada bagian materi yang tidak mereka kuasai secara mendalam.

Ada juga kasus di mana peserta merasa soal ujian memuat konteks atau kasus baru yang belum dibahas secara eksplisit dalam program PPG. Padahal, ujian memang dirancang untuk mengukur kemampuan reflektif dan analitis peserta, bukan hanya hafalan materi.


Gambaran Materi yang Diujikan dalam PPG

Materi ujian memang menuntut peserta memahami konsep pendidikan secara menyeluruh. Beberapa tema yang umumnya muncul dalam ujian antara lain:

1. Kurikulum
Peserta perlu memahami prinsip, struktur, dan komponen kurikulum nasional. Soal bisa mencakup perbandingan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka, atau bagaimana guru menerjemahkan capaian pembelajaran ke dalam rencana ajar.

2. Pembelajaran
Materi ini mencakup teori belajar, strategi mengajar, pendekatan diferensiasi, hingga teknik asesmen. Ujian dapat memunculkan skenario kelas yang menuntut peserta memilih pendekatan paling tepat.

3. Kompetensi Profesional
Isi ujian terkait mata pelajaran masing-masing, seperti Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan lainnya. Soal menguji sejauh mana peserta menguasai konsep dan bisa menjelaskan materi secara pedagogis.

Dalam praktiknya, materi profesional inilah yang sering menjadi tantangan karena kedalamannya berbeda antara satu bidang studi dengan bidang lainnya.


Upaya Perbaikan Agar Kesesuaian Semakin Kuat

Untuk menjembatani kesenjangan antara materi PPG dan ujian, Kemdikbudristek bersama LPTK terus melakukan penyempurnaan. Penyelenggara kini memperjelas capaian pembelajaran sejak awal program agar peserta tahu kompetensi apa yang harus dikuasai.

Try out berbasis kisi-kisi resmi juga semakin sering dilakukan agar peserta terbiasa dengan pola pertanyaan yang kemungkinan keluar di ujian. Selain itu, soal ujian kini divalidasi lebih ketat oleh tim pakar, memastikan setiap butir soal benar-benar relevan dengan kompetensi guru yang ingin diukur.

Upaya-upaya ini bertujuan menjamin bahwa peserta PPG memiliki pengalaman yang lebih merata, tidak lagi bergantung pada variasi intensitas pembelajaran di masing-masing lembaga.


Kesimpulan: Ada Kesesuaian, Namun Implementasinya Perlu Terus Diperkuat

Jika merujuk pada aturan resmi, kurikulum, serta hasil evaluasi nasional, jawabannya cukup jelas: ya, ada kesesuaian antara materi PPG dan materi ujian UKPPPG. Sistem penyusunannya memang dibuat untuk saling terintegrasi. Namun, pengalaman peserta bisa berbeda-beda karena faktor internal dan teknis di lapangan.

Meskipun begitu, evaluasi berkelanjutan terus dilakukan untuk memastikan kesenjangan semakin kecil. Peserta PPG diharapkan memahami capaian pembelajaran dengan baik dan memanfaatkan setiap sesi pembelajaran, simulasi, dan try out yang disediakan.

Kalau kamu ingin mengikuti perkembangan terbaru seputar PPG, regulasi pendidikan, dan panduan persiapan ujian, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Persiapan Apa Saja yang Dilakukan PT Penyelenggara PPG untuk Mempersiapkan Saudara Menghadapi UT? Ini Penjelasan yang Akurat!

Baca Juga: Pendapat Guru tentang Sistem Penyelenggaraan Ujian Tertulis: Kelebihan, Tantangan, dan Contoh Jawaban Lengkap PPG

FAQ

1. Apakah materi PPG benar-benar sesuai dengan materi ujian UKPPPG?

Ya. Secara regulasi dan kurikulum, materi yang dipelajari selama PPG telah disusun berdasarkan capaian pembelajaran yang sama dengan dasar penyusunan soal UKPPPG. Mayoritas peserta juga menilai keduanya sudah selaras.

2. Mengapa masih ada peserta yang merasa materi ujian tidak sesuai?

Ketidaksesuaian biasanya disebabkan perbedaan intensitas pembelajaran di tiap lembaga penyelenggara, kurangnya pemahaman peserta terhadap capaian pembelajaran, atau munculnya konteks soal baru yang menuntut kemampuan analisis.

3. Materi apa saja yang paling sering muncul dalam ujian PPG?

Materi ujian umumnya mencakup kurikulum, teori pembelajaran, strategi mengajar, asesmen, serta kompetensi profesional berdasarkan mata pelajaran masing-masing.

4. Bentuk ujian UKPPPG seperti apa?

Ujian terdiri dari tes objektif (PCK dan SJT), tes uraian berbasis studi kasus, serta penilaian kinerja seperti perangkat ajar dan video praktik mengajar.

5. Apakah LPTK memiliki kewajiban mengikuti kisi-kisi nasional?

Ya. LPTK wajib menyusun soal berdasarkan kisi-kisi nasional dan modul resmi yang digunakan sebagai standar pembelajaran PPG.

6. Adakah data yang menunjukkan tingkat kesesuaian materi?

Ada. Survei dari Universitas Negeri Jakarta mengungkapkan sekitar 80 persen peserta PPG merasa materi pembelajaran sesuai dengan soal ujian.

7. Faktor apa saja yang mempengaruhi perbedaan pengalaman peserta?

Faktor yang paling umum meliputi kualitas pengajaran yang berbeda antar lembaga, variasi durasi pembelajaran, serta kurangnya pemahaman peserta terhadap kompetensi yang harus dicapai.

8. Bagaimana pemerintah meningkatkan kesesuaian materi ke depannya?

Melalui penjelasan capaian pembelajaran yang lebih intens, try out berbasis kisi-kisi resmi, serta validasi soal oleh tim pakar untuk memastikan relevansi dan kualitas soal.

9. Apakah peserta bisa mengantisipasi soal yang dianggap “baru”?

Bisa. Dengan memahami capaian pembelajaran dan rajin mengikuti simulasi, peserta dapat lebih siap menghadapi soal berbasis kasus yang menuntut analisis dan refleksi.

10. Apa inti jawaban dari pertanyaan utama di artikel?

Secara keseluruhan, materi PPG dan materi ujian UKPPPG memang sesuai, meski pengalaman peserta bisa berbeda. Upaya perbaikan juga terus dilakukan agar kesesuaiannya semakin kuat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.