Akurat

Apakah Semua Hewan Mengalami Metamorfosis? Ini Penjelasan Lengkapnya

Naufal Lanten | 21 Oktober 2025, 20:32 WIB
Apakah Semua Hewan Mengalami Metamorfosis? Ini Penjelasan Lengkapnya

 

AKURAT.CO Setiap makhluk hidup memiliki daur hidup yang berbeda-beda. Begitu juga dengan hewan, yang mengalami tahapan perubahan bentuk sejak lahir atau menetas, tumbuh menjadi dewasa, hingga akhirnya mati. Namun, muncul satu pertanyaan menarik: apakah semua hewan mengalami metamorfosis?

Secara umum, semua hewan memang memiliki siklus atau daur hidup, tetapi tidak semuanya melalui tahap metamorfosis. Beberapa hewan memang mengalami perubahan bentuk tubuh secara signifikan dalam tiap fase hidupnya, sedangkan sebagian lainnya tidak. Ada pula yang tidak bermetamorfosis, melainkan mengalami metagenesis, yaitu pergiliran hidup antara fase seksual dan aseksual.


Apa Itu Metamorfosis?

Metamorfosis merupakan proses biologis yang terjadi pada sebagian jenis hewan, ditandai dengan perubahan bentuk tubuh dari satu tahap kehidupan ke tahap berikutnya. Proses ini bisa meliputi perubahan ukuran, struktur, hingga fungsi tubuh hewan.

Dalam banyak kasus, metamorfosis berperan penting bagi kelangsungan hidup suatu spesies. Melalui proses ini, hewan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan, mencari makanan, hingga berkembang biak. Tanpa metamorfosis, sebagian hewan tidak akan mencapai tahap dewasa atau tidak mampu bereproduksi.

Metamorfosis sendiri terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.


Jenis-Jenis Metamorfosis

1. Metamorfosis Sempurna

Pada metamorfosis sempurna, perubahan bentuk antara hewan muda dan dewasa sangat berbeda. Prosesnya melewati empat tahap utama, yaitu telur – larva – pupa – imago (dewasa).

Tahap larva biasanya memiliki bentuk tubuh yang sangat berbeda dari induknya dan menjalani kehidupan yang juga berbeda, misalnya dari segi makanan dan habitat. Sementara pada tahap pupa atau kepompong, terjadi perubahan besar di dalam tubuh hewan hingga akhirnya menjadi bentuk dewasa.

Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna antara lain:

  • Kupu-kupu

  • Nyamuk

  • Lalat

  • Katak

  • Kumbang


2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Berbeda dengan metamorfosis sempurna, pada jenis ini tidak ada tahap pupa. Hewan yang baru menetas (disebut nimfa) memiliki bentuk tubuh yang hampir sama dengan induknya, hanya saja lebih kecil dan belum memiliki organ tertentu seperti sayap.

Tahapan yang dilalui adalah telur – nimfa – imago (dewasa). Seiring waktu, nimfa akan mengalami beberapa kali pergantian kulit (molting) hingga mencapai bentuk dewasa.

Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna yaitu:

  • Belalang

  • Kecoa

  • Jangkrik

  • Capung


Hewan yang Tidak Mengalami Metamorfosis

Meski metamorfosis menjadi hal yang menarik untuk dipelajari, ternyata tidak semua hewan mengalaminya. Banyak hewan tumbuh dan berkembang dengan bentuk tubuh yang relatif sama sejak lahir hingga dewasa, hanya berbeda dari segi ukuran dan kematangan organ.

Contoh hewan yang tidak mengalami metamorfosis antara lain:

  • Kucing

  • Anjing

  • Sapi

  • Ular

  • Burung

Hewan-hewan tersebut tidak melewati perubahan bentuk ekstrem, melainkan mengalami pertumbuhan bertahap hingga mencapai ukuran tubuh dewasa.


Apa Itu Metagenesis?

Selain metamorfosis, beberapa hewan juga mengalami metagenesis, yaitu pergiliran hidup antara fase seksual (generatif) dan fase aseksual (vegetatif). Fenomena ini sering ditemukan pada hewan dari golongan Cnidaria, seperti ubur-ubur dan Hydra.

Mengutip dari buku New Pocket Book Matematika & IPA SMP Kelas VII, VIII, & IX oleh Tim Math Eduka dan Tim Sains Eduka (2015:683), “hewan dan tumbuhan yang mengalami metagenesis akan mengalami dua fase kehidupan, yaitu fase kehidupan yang bereproduksi secara seksual maupun aseksual.”

Pada ubur-ubur misalnya, terdapat dua tahap kehidupan utama:

  • Medusa, yaitu fase seksual di mana ubur-ubur hidup bebas dan mampu berkembang biak secara generatif.

  • Polip, yaitu fase aseksual di mana ubur-ubur menempel dan tidak bergerak, berkembang biak dengan cara vegetatif.

Kedua tahap ini berlangsung bergantian dan menjadi bagian dari siklus hidup ubur-ubur yang kompleks.


Bagaimana Proses Metamorfosis Terjadi?

Dalam buku Biologi 3 SMA/MA untuk Kelas XII, metamorfosis dijelaskan sebagai perubahan ukuran, bentuk, dan bagian tubuh hewan dari satu stadium ke stadium berikutnya. Proses ini dikendalikan oleh hormon yang memengaruhi pertumbuhan jaringan dan pembentukan organ baru.

Hormon inilah yang mengatur kapan hewan harus berganti kulit, kapan tubuhnya berhenti tumbuh, dan kapan terjadi perubahan total menjadi bentuk dewasa. Misalnya pada kupu-kupu, hormon ini memicu larva membentuk kepompong dan kemudian berubah menjadi imago.


Kesimpulan: Tidak Semua Hewan Mengalami Metamorfosis

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa tidak semua hewan mengalami metamorfosis. Metamorfosis hanyalah salah satu bentuk perubahan dalam siklus hidup hewan. Beberapa hewan menjalani pertumbuhan langsung tanpa perubahan bentuk drastis, sedangkan sebagian lain mengalami metagenesis yang melibatkan dua fase kehidupan berbeda.

Namun, bagi hewan yang memang bermetamorfosis seperti serangga dan amfibi, proses ini menjadi bagian penting untuk bertahan hidup dan melanjutkan keturunan.

Jika kamu tertarik mempelajari lebih jauh tentang daur hidup dan perilaku hewan, jangan lewatkan pembahasan menarik lainnya seputar biologi dan kehidupan satwa hanya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Pet123 Indonesia, Pet Shop Premium yang Mengerti Bahasa Cinta Pemilik Hewan Peliharaan

Baca Juga: Mengenal Proses dan Sistem Pencernaan pada Hewan Ruminansia

FAQ

1. Apakah semua hewan mengalami metamorfosis?
Tidak. Tidak semua hewan mengalami metamorfosis. Hanya beberapa jenis hewan tertentu seperti serangga (kupu-kupu, lalat, nyamuk) dan amfibi (katak) yang melalui proses metamorfosis. Sebagian besar hewan lainnya tumbuh dengan bentuk tubuh yang hampir sama sejak lahir hingga dewasa tanpa perubahan bentuk ekstrem.


2. Apa pengertian metamorfosis pada hewan?
Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk tubuh hewan dari tahap muda hingga dewasa yang melibatkan perubahan struktur, ukuran, dan fungsi organ. Proses ini bisa disertai perubahan habitat atau cara hidup hewan tersebut.


3. Apa perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna?
Pada metamorfosis sempurna, hewan melewati empat tahap perkembangan: telur, larva, pupa (kepompong), dan imago (dewasa). Bentuk larva sangat berbeda dengan hewan dewasanya.
Sedangkan pada metamorfosis tidak sempurna, hewan hanya melewati tiga tahap: telur, nimfa, dan imago, tanpa fase pupa. Bentuk nimfa mirip dengan induknya, hanya lebih kecil.


4. Apa contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna?
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna antara lain:

  • Kupu-kupu

  • Nyamuk

  • Lalat

  • Katak

  • Kumbang


5. Apa contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna?
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna yaitu:

  • Belalang

  • Capung

  • Jangkrik

  • Kecoa


6. Apakah mamalia seperti kucing dan anjing mengalami metamorfosis?
Tidak. Kucing, anjing, sapi, dan sebagian besar mamalia tidak mengalami metamorfosis. Mereka tumbuh secara bertahap sejak lahir hingga dewasa tanpa perubahan bentuk tubuh yang ekstrem, hanya mengalami pertumbuhan ukuran dan kematangan organ.


7. Apa yang dimaksud dengan metagenesis pada hewan?
Metagenesis adalah pergiliran antara fase seksual (generatif) dan fase aseksual (vegetatif) dalam siklus hidup hewan. Contohnya terjadi pada ubur-ubur dan Hydra. Dalam proses ini, ubur-ubur berganti antara bentuk medusa (bergerak bebas dan bereproduksi secara seksual) dan polip (menempel dan berkembang biak secara aseksual).


8. Mengapa metamorfosis penting bagi hewan tertentu?
Metamorfosis memungkinkan hewan menyesuaikan diri dengan lingkungan dan menghindari persaingan antarstadium. Misalnya, larva kupu-kupu memakan daun, sedangkan kupu-kupu dewasa memakan nektar, sehingga keduanya tidak berebut sumber makanan yang sama.


9. Bagaimana hormon berperan dalam proses metamorfosis?
Metamorfosis dikendalikan oleh hormon pertumbuhan dan perkembangan. Hormon ini mengatur pembentukan jaringan baru, pergantian kulit, hingga perubahan total bentuk tubuh, seperti saat ulat berubah menjadi kupu-kupu.


10. Apa perbedaan antara metamorfosis dan metagenesis?
Metamorfosis adalah perubahan bentuk tubuh dari hewan muda hingga dewasa dalam satu fase kehidupan, sedangkan metagenesis melibatkan dua bentuk kehidupan berbeda (seksual dan aseksual) yang berlangsung secara bergantian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.