Akurat

Apa Itu Rantai Makanan? Definisi, Contoh, dan Perannya

Rahmat Ghafur | 5 Oktober 2025, 22:37 WIB
Apa Itu Rantai Makanan? Definisi, Contoh, dan Perannya

AKURAT.CO Rantai makanan merupakan salah satu konsep dasar dalam ilmu ekologi yang menjelaskan bagaimana energi dan zat makanan berpindah dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya.

Setiap makhluk di alam memiliki peran penting dalam rantai ini, baik sebagai penghasil makanan (produsen), pemakan (konsumen), maupun pengurai (dekomposer). Melalui rantai makanan, kehidupan di Bumi dapat terus berputar secara seimbang.

Baca Juga: Apa Arti Prasmanan dalam Bahasa Belanda? Ternyata Ini Asal-usulnya

Definisi Rantai Makanan

Rantai makanan adalah urutan aliran energi dalam ekosistem, yang menggambarkan siapa memakan siapa. Energi awal berasal dari matahari, kemudian diserap oleh tumbuhan melalui proses fotosintesis.

Energi tersebut kemudian diteruskan ke hewan yang memakan tumbuhan, lalu ke hewan lain yang memakan hewan tersebut, dan akhirnya kembali ke lingkungan melalui proses penguraian.

Rantai makanan terdiri dari beberapa tingkatan yang disebut tingkat trofik:

1. Produsen – Makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanan sendiri, biasanya tumbuhan hijau dan alga.

2. Konsumen pertama (herbivora) – Hewan pemakan tumbuhan, seperti kelinci, kambing, atau belalang.

3. Konsumen kedua dan ketiga (karnivora dan omnivora) – Hewan pemakan daging atau pemakan segala, seperti ular, burung elang, atau manusia.

4. Pengurai (dekomposer) – Mikroorganisme seperti bakteri dan jamur yang memecah sisa makhluk hidup menjadi unsur hara untuk tanah.

Contoh Rantai Makanan di Alam

Setiap ekosistem memiliki rantai makanannya sendiri. Berikut beberapa contohnya:

Rantai makanan di sawah: rumput → belalang → katak → ular → elang.

Rantai makanan di laut: fitoplankton → ikan kecil → ikan besar → hiu.

Rantai makanan di hutan: daun → ulat → burung → ular → harimau.

Dalam setiap contoh, energi berpindah dari tingkat trofik yang lebih rendah ke tingkat yang lebih tinggi.

Semakin tinggi tingkatnya, jumlah energi yang diterima semakin sedikit karena sebagian besar energi hilang selama proses metabolisme.

Peran Penting Rantai Makanan

Rantai makanan memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Jika salah satu makhluk hidup dalam rantai makanan punah atau populasinya menurun drastis, maka akan terjadi ketidakseimbangan.

Misalnya, jika jumlah ular menurun, maka populasi katak atau tikus bisa meningkat terlalu banyak dan mengganggu kestabilan lingkungan.

Selain itu, rantai makanan juga menunjukkan keterhubungan antar makhluk hidup. Tidak ada makhluk yang benar-benar hidup sendiri tanpa bergantung pada yang lain.

Tumbuhan membutuhkan tanah dan sinar matahari, hewan membutuhkan tumbuhan atau hewan lain untuk bertahan hidup, dan pengurai membantu memulihkan nutrisi kembali ke tanah agar tumbuhan bisa tumbuh lagi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D