Apa Pekerjaan Seorang Community Manager dan Tanggung Jawabnya?

AKURAT.CO Di era digital seperti sekarang banyak perusahaan maupun brand yang mulai menyadari pentingnya membangun komunitas online. Untuk itulah peran community manager menjadi sangat penting.
Namun, masih banyak yang belum memahami sebenarnya apa pekerjaan seorang community manager dan bagaimana perannya. Berikut penjelasannya.
Pengertian Community Manager
Dilansir metricool.com, community manager merupakan pekerjaan di bidang pemasaran yang berperan untuk menciptakan, menumbuhkan serta memelihara komunitas online yang berfokus pada merek, produk atau layanan tertentu.
Pada intinya posisi ini berfungsi sebagai penghubung antara brand dan para pengikutnya. Dengan tujuan menumbuhkan rasa kebersamaan, memperkuat loyalitas serta memanfaatkan masukan dari komunitas untuk mendukung strategi dan pertumbuhan bisnis.
Kenapa Profesi Community Manager Penting?
Peran community manager sangat krusial bagi perkembangan sebuah brand.
Berikut alasan utamanya:
Meningkatkan Awareness Brand
Community manager membantu memperluas jangkauan dan membuat merek lebih dikenal lewat interaksi yang konsisten dan positif dengan audiens.
Sumber Insight Pelanggan
Melalui percakapan langsung, mereka bisa mengumpulkan ide, masukan, dan memahami kebutuhan serta ekspektasi pelanggan.
Memperkuat Hubungan dan Loyalitas
Dengan membangun kedekatan emosional dan memberikan dukungan nyata, community manager membantu menumbuhkan kepercayaan serta loyalitas pelanggan.
Memberikan Nilai Tambah bagi Komunitas
Peran ini tidak hanya fokus pada promosi produk, tetapi juga menciptakan pengalaman dan manfaat yang membuat anggota komunitas merasa dihargai.
Apa Pekerjaan Seorang Community Manager?
Dilansir cake.me, berikut tugas dan pekerjaan seorang community manager:
Membuat Konten Menarik
Seorang community manager perlu mampu menciptakan ide dan konten yang relevan untuk menarik perhatian calon konsumen serta meningkatkan visibilitas brand di mata publik.
Mengembangkan Strategi Pemasaran Komunitas
Tugas penting lainnya adalah menyusun strategi pemasaran berbasis komunitas untuk memperkuat loyalitas dan memperluas jangkauan brand.
Contohnya dengan mengadakan kegiatan bersama, kolaborasi proyek, atau acara interaktif yang sesuai dengan identitas brand.
Berinteraksi dan Membangun Hubungan dengan Komunitas
Community manager bertanggung jawab menjaga komunikasi dua arah dengan anggota komunitas. Mereka perlu mendengarkan kebutuhan komunitas, menjawab pertanyaan dan menjadi penghubung antara brand serta audiensnya.
Menemukan Konsumen Potensial Baru
Selain menjaga komunitas yang sudah ada, community manager juga berperan dalam memperluas jangkauan audiens. Hal ini bisa dilakukan melalui kampanye digital, kerja sama dengan influencer (KOL) atau kegiatan promosi kreatif untuk menarik calon pelanggan baru.
Tanggung Jawab Community Manager
Seorang community manager memiliki berbagai tanggung jawab penting dalam menjaga keberlangsungan dan keharmonisan komunitas.
Dikutip dari college.csun.edu, berikut beberapa peran dan tugas utamanya:
Mengadakan dan Mengelola Kegiatan Komunitas
Bertanggung jawab merencanakan serta melaksanakan kegiatan penjangkauan atau acara komunitas, baik secara daring maupun luring untuk meningkatkan interaksi dan rasa kebersamaan di antara anggota.
Menangani Pertanyaan Anggota Komunitas
Community manager perlu merespons pertanyaan, masukan atau keluhan dari anggota secara cepat, sopan dan solutif agar kepercayaan terhadap merek tetap terjaga.
Mengidentifikasi dan Memenuhi Kebutuhan Komunitas
Menganalisis kebutuhan anggota komunitas, lalu merancang program atau inisiatif yang sesuai agar partisipasi dan keterlibatan anggota terus meningkat.
Menerapkan Kebijakan Keberagaman dan Inklusi (DEI)
Menegakkan prinsip Diversity, Equity and Inclusion (DEI) di setiap ruang komunitas, baik online maupun offline, agar semua anggota merasa dihargai dan aman untuk berpartisipasi.
Memantau Kinerja dan Statistik Media Sosial
Mengamati data dan metrik media sosial seperti tingkat keterlibatan (engagement), jumlah anggota baru, atau interaksi, guna mengevaluasi efektivitas strategi komunitas.
Bekerja Sama dengan Spesialis DEI
Berkoordinasi dengan para ahli atau konsultan DEI untuk menyelenggarakan kegiatan yang memperkuat nilai inklusivitas dan keberagaman dalam komunitas.
Menulis dan Mengajukan Proposal Pendanaan
Menyusun proposal hibah atau pengajuan dana untuk mendukung keberlangsungan kegiatan dan program komunitas.
Memimpin Implementasi Strategi Komunitas
Merancang serta melaksanakan rencana strategis untuk mengembangkan komunitas sesuai visi dan misi organisasi atau merek.
Menjaga Lingkungan Diskusi yang Aman dan Terbuka
Memastikan komunitas menjadi ruang yang aman, nyaman, dan inklusif bagi setiap anggota untuk berbagi pandangan serta mendiskusikan isu-isu yang relevan.
Skill yang Diperlukan Seorang Community Manager
Komunikasi
Kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tulisan sangat dibutuhkan untuk menyampaikan pesan merek, berbicara di depan umum, serta berinteraksi dengan komunitas secara efektif.
Manajemen Waktu
Community manager harus mampu mengatur waktu dengan baik antara pekerjaan internal, kegiatan lapangan, dan interaksi online dengan anggota komunitas.
Pemecahan Masalah
Kemampuan berpikir cepat dan menemukan solusi sangat penting saat menghadapi konflik, membuat keputusan, atau menjalankan program komunitas.
Analisis Data
Skill analitis membantu community manager memahami data keterlibatan, mengevaluasi efektivitas strategi, dan melihat berbagai sudut pandang dengan objektif.
Perencanaan Acara
Community manager juga harus terampil mengatur dan melaksanakan acara, mulai dari perencanaan, koordinasi teknis hingga evaluasi pascaacara.
Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









