Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik

AKURAT.CO Sel merupakan unit terkecil yang menyusun makhluk hidup. Di dalamnya berlangsung berbagai proses penting yang menentukan kehidupan suatu organisme.
Secara umum, sel dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Keduanya memiliki struktur dan fungsi yang berbeda, meskipun sama-sama berperan sebagai dasar kehidupan.
Pengertian Sel Prokariotik dan Eukariotik
• Sel Prokariotik
Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran inti sejati. Materi genetik berupa DNA berada langsung di dalam sitoplasma pada daerah yang disebut nukleoid.
Jenis sel ini umumnya ditemukan pada organisme bersel satu, seperti bakteri dan archaea.
Baca Juga: Mengapa Sel Mengalami Pembelahan? Penjelasan Lengkap Fungsi dan Prosesnya
• Sel Eukariotik
Sel eukariotik adalah sel yang memiliki inti sejati, karena DNA dibungkus oleh membran inti. Sel ini juga memiliki berbagai organel bermembran yang menjalankan fungsi khusus, misalnya mitokondria, retikulum endoplasma, dan kloroplas (pada tumbuhan).
Sel eukariotik terdapat pada organisme kompleks, seperti hewan, tumbuhan, jamur, dan protista.
Perbedaan Utama Sel Prokariotik dan Eukariotik
1. Ukuran Sel
• Sel prokariotik berukuran kecil, biasanya hanya sekitar 1–10 mikrometer.
• Sel eukariotik lebih besar, berkisar antara 10–100 mikrometer, sehingga memungkinkan ruang bagi organel yang lebih kompleks.
2. Inti Sel
• Pada sel prokariotik, tidak terdapat inti sejati. DNA-nya hanya terkumpul pada daerah tertentu dalam sitoplasma yang disebut nukleoid.
• Sel eukariotik memiliki inti sejati yang dibungkus membran inti, sehingga materi genetik lebih terlindungi dan terorganisir.
3. Organel Bermembran
• Sel prokariotik tidak memiliki organel bermembran. Semua aktivitas berlangsung langsung di sitoplasma.
• Sel eukariotik kaya akan organel bermembran, seperti mitokondria, retikulum endoplasma, badan Golgi, lisosom, dan kloroplas pada tumbuhan.
4. Struktur DNA
• DNA prokariotik berbentuk sirkuler (lingkaran) dan umumnya tidak terikat protein histon, khususnya pada bakteri.
• DNA eukariotik berbentuk linear dan berasosiasi dengan protein histon, membentuk kromosom yang lebih kompleks.
Baca Juga: Startup Australia Kenalkan Komputer Biologis dengan Sel dari Otak Manusia
5. Jumlah Kromosom
• Prokariotik biasanya hanya memiliki satu kromosom utama.
• Eukariotik memiliki lebih dari satu kromosom, yang tersusun rapi di dalam inti sel.
6. Cara Reproduksi
• Reproduksi prokariotik umumnya dilakukan secara aseksual melalui pembelahan biner yang sederhana.
• Reproduksi eukariotik lebih bervariasi, bisa melalui mitosis untuk pertumbuhan dan regenerasi, atau meiosis untuk menghasilkan sel gamet dalam reproduksi seksual.
7. Contoh Organisme
• Prokariotik terdapat pada organisme sederhana, misalnya bakteri dan archaea.
• Eukariotik ditemukan pada organisme kompleks, seperti hewan, tumbuhan, jamur, dan protista.
Persamaan Sel Prokariotik dan Eukariotik
Meskipun berbeda, kedua sel ini memiliki beberapa kesamaan berikut ini:
• Sama-sama memiliki membran plasma sebagai pelindung.
• Mengandung sitoplasma tempat berlangsungnya reaksi metabolisme.
• Memiliki ribosom sebagai tempat sintesis protein.
• Menyimpan informasi genetik berupa DNA.
Baca Juga: Ilmuwan Kembangkan Sel Surya Dalam Ruangan, Perangkat Rumah Tangga Bisa Bebas Baterai
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









