Akurat

15 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia dan Kunci Jawaban SMA SMK Gratis

Iim Halimatus Sadiyah | 18 September 2025, 21:59 WIB
15 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia dan Kunci Jawaban SMA SMK Gratis

AKURAT.CO Simak sejumlah contoh soal TKA Bahasa Indonesia dan kunci jawaban lengkap khusus SMA SMK secara gratis.

Ada beberapa contoh soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/MA dan SMK/MAK tahun 2025 terbaru yang bisa dipelajari oleh siswa.

Contoh soal TKA Bahasa Indonesia dan kunci jawaban bisa dimanfaatkan siswa sebagai bahan latihan dalam menghadapi ujian nasional berbasis kompetensi.

Pelaksanaan TKA Bahasa Indonesia untuk SMA SMK 2025 dijadwalkan pada 1–9 November 2025, yang berfungsi sebagai alat seleksi masuk perguruan tinggi.

Baca Juga: Contoh Soal Tes Akademik Asisten Bisnis Koperasi Desa Kemenkop 2025 dan Jawaban Lengkap

Berikut ini adalah beberapa contoh soal TKA Bahasa Indonesia dan kunci jawaban lengkap terbaru di tahun 2025.

Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia dan Kunci Jawaban 2025

1. Sebuah artikel di majalah pendidikan membahas pentingnya literasi digital di kalangan siswa. Penulis menekankan bahwa maraknya hoaks di media sosial sering membuat pelajar kebingungan membedakan fakta dan opini. Oleh karena itu, kemampuan memilah informasi kredibel dari sumber tepercaya menjadi kunci agar generasi muda tidak mudah terpengaruh isu menyesatkan yang dapat merusak pola pikir dan perilaku mereka.

Berdasarkan paragraf tersebut, ide pokok yang paling tepat adalah ….

Baca Juga: Panduan Belajar: Contoh Soal dan Kunci Jawaban Sulingjar 2025 SD Paket B

A. Literasi digital membantu siswa memilah informasi kredibel.

B. Banyak pelajar bingung membedakan fakta dan opini.

C. Artikel membahas dampak negatif media sosial terhadap siswa.

D. Pentingnya meningkatkan keterampilan membaca cepat di sekolah.

E. Hoaks menyebar cepat di kalangan remaja melalui media sosial.

Jawaban: A

2. Seorang penulis menyusun teks yang berisi pendapatnya tentang bahaya penggunaan plastik sekali pakai. Dalam teks tersebut, ia memulai dengan pernyataan umum bahwa plastik berbahaya bagi lingkungan, lalu menyajikan alasan berupa pencemaran laut, sulit terurai, dan dampak terhadap kesehatan. Di akhir tulisannya, ia menegaskan kembali bahwa masyarakat harus beralih ke bahan ramah lingkungan.

Struktur teks seperti itu termasuk ke dalam jenis teks ….

A. Narasi

B. Deskripsi

C. Prosedur

D. Eksposisi

E. Argumentasi

Jawaban: E

3. Perhatikan kalimat berikut!

“Bagi siswa yang terlambat masuk kelas maka akan mendapat sanksi dari guru piket.”

Kalimat tersebut dianggap tidak efektif karena terdapat kata yang mubazir dan tidak sesuai dengan kaidah kalimat baku. Jika ingin diperbaiki menjadi kalimat yang efektif tanpa mengubah makna, perbaikan yang tepat adalah ….

A. Siswa yang terlambat masuk kelas maka akan mendapat sanksi.

B. Setiap siswa yang terlambat maka akan mendapat sanksi.

C. Siswa yang terlambat masuk kelas akan mendapat sanksi.

D. Jika siswa terlambat masuk kelas maka akan mendapat sanksi.

E. Siswa yang terlambat maka mendapat sanksi dari guru.

Jawaban: D

Baca Juga: 30 Contoh Soal Sulingjar Paket A untuk SD Terbaru, Lengkap dengan Kunci Jawaban

4. Perhatikan kalimat berikut!

“Pidato kepala sekolah pada peringatan Hari Pendidikan Nasional sarat dengan retorika yang memukau, sehingga para siswa merasa terinspirasi untuk belajar lebih giat.”

Makna kata “retorika” yang tepat dalam konteks kalimat di atas adalah ….

A. Ucapan yang berlebihan dan tidak masuk akal.

B. Cara berbicara yang meyakinkan dan penuh emosi.

C. Kritik yang disampaikan secara tersirat melalui bahasa.

D. Gaya berbicara yang teratur, indah, dan menarik perhatian.

E. Bahasa yang penuh dengan kiasan dan perbandingan.

Jawaban: C

5. Dalam sebuah esai tentang lingkungan, penulis menutup tulisannya dengan kalimat: “Kini saatnya kita berhenti menyalahkan pihak lain dan mulai bertindak nyata menjaga bumi, sekecil apa pun kontribusi yang kita lakukan.”

Kalimat tersebut mencerminkan sikap penulis yang ….

A. Pesimis karena kerusakan lingkungan semakin parah.

B. Optimis dengan mendorong pembaca untuk ikut berpartisipasi.

C. Menyalahkan pemerintah sebagai pihak paling bertanggung jawab.

D. Netral tanpa memberikan ajakan kepada pembaca.

E. Menganggap masalah lingkungan bukan sesuatu yang mendesak.

Jawaban: B

7. Dalam menulis paragraf ilmiah, seorang siswa menuliskan kalimat pembuka yang berisi definisi, lalu melanjutkan dengan kalimat penjelas berupa contoh dan data, serta menutup dengan simpulan singkat. Struktur paragraf seperti itu menunjukkan bahwa ….

A. Paragraf ilmiah boleh berisi ungkapan perasaan pribadi.

B. Paragraf ilmiah harus mengikuti pola deduktif atau induktif dengan kalimat penjelas yang logis.

C. Paragraf ilmiah bebas menggunakan bahasa percakapan sehari-hari.

D. Paragraf ilmiah sebaiknya dibuat singkat tanpa penjelasan detail.

E. Paragraf ilmiah harus selalu dimulai dengan kutipan langsung.

Jawaban: C

8. Dalam sebuah puisi, penulis menggunakan majas personifikasi dengan kalimat: “Hujan berbisik lembut menenangkan jiwa yang gundah.” Majas tersebut berfungsi untuk ….

A. Memberi sifat manusia pada benda mati sehingga lebih hidup dan indah.

B. Menyajikan perbandingan eksplisit dengan kata “seperti” atau “bagai”.

C. Menyindir secara halus sesuatu yang dianggap kurang baik.

D. Menegaskan makna kata dengan pengulangan yang berlebihan.

E. Menyampaikan makna konotatif dengan menggunakan lambang.

Jawaban: D

9. Dua teks membahas topik “penggunaan transportasi umum.” Teks pertama menekankan manfaat kesehatan dan mengurangi polusi, sedangkan teks kedua menyoroti efisiensi biaya serta mengurangi kemacetan. Analisis perbandingan kedua teks menunjukkan bahwa ….

A. Kedua teks sama-sama menyoroti dampak positif transportasi umum dari perspektif berbeda.

B. Kedua teks lebih banyak membahas kelemahan transportasi umum.

C. Teks pertama dan kedua hanya fokus pada perbandingan kendaraan pribadi.

D. Kedua teks menyimpulkan bahwa transportasi umum tidak efektif.

E. Kedua teks menolak keberadaan transportasi umum di kota besar.

Jawaban: A

10. Manakah kalimat yang menunjukkan penggunaan kata “produktif” dengan makna yang tepat dalam konteks akademik?

A. Siswa itu sangat produktif dalam mengomentari orang lain di media sosial.

B. Ia produktif tidur sepanjang hari saat liburan sekolah.

C. Andi produktif menunda tugas sehingga nilainya menurun.

D. Siswa itu produktif membuang waktu di kantin setiap jam pelajaran.

E. Kelompok belajar itu produktif menghasilkan karya tulis ilmiah dalam satu semester.

Jawaban: E

11. Dalam menulis paragraf argumentasi, salah satu ciri utama adalah adanya alasan logis yang mendukung pendapat penulis. Namun, kesalahan umum yang sering terjadi adalah penulis hanya menumpuk fakta tanpa menghubungkannya dengan pendapat. Hal ini mengakibatkan …

A. Paragraf menjadi narasi, bukan argumentasi

B. Ide pokok sulit ditemukan oleh pembaca

C. Kalimat menjadi tidak efektif dan tidak baku

D. Paragraf tidak menunjukkan hubungan antara pendapat dan fakta

E. Ide minor lebih menonjol daripada ide utama

Jawaban: D

12. Kata “konservasi” memiliki makna yang berbeda dengan “eksploitasi”. Jika seorang siswa menulis: “Konservasi hutan harus dilakukan agar tidak terjadi kerusakan lingkungan”, maka antonim kata konservasi yang paling tepat adalah …

A. Eksploitasi

B. Restorasi

C. Rehabilitasi

D. Pelestarian

E. Reboisasi

Jawaban: A

13. Dalam karya sastra, gaya bahasa hiperbola digunakan untuk …

A. Menunjukkan fakta secara objektif

B. Menyampaikan pesan dengan lugas

C. Menghadirkan makna denotatif

D. Memberi kesan logis dan realistis

E. Membesar-besarkan suatu keadaan demi penekanan

Jawaban: E

14. Jika sebuah paragraf memiliki ide pokok di awal kalimat, kemudian diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas, maka pola pengembangannya adalah …

A. Deduktif

B. Induktif

C. Campuran

D. Deskriptif

E. Naratif

Jawaban: A

15. Kalimat: “Walaupun harga bahan pokok naik drastis, masyarakat tetap berbondong-bondong ke pasar tradisional untuk berbelanja.”

Hubungan makna antarklausa dalam kalimat tersebut adalah …

A. Sebab–akibat

B. Penambahan

C. Pertentangan

D. Perbandingan

E. Tujuan

Jawaban: C

Itulah sejumlah contoh soal TKA Bahasa Indonesia dan kunci jawabannya yang bisa dipelajari oleh siswa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.