Apa Itu Logam Tanah Jarang? Definisi, Jenis, dan Manfaatnya dalam Kehidupan Modern

AKURAT.CO Belakangan ini publik menyoroti potensi logam tanah jarang (rare earth elements/REE) setelah disebut oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu sumber daya yang bisa memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun menegaskan bahwa Indonesia memiliki cadangan logam tanah jarang, terutama di wilayah Bangka Belitung, Kalimantan Barat, hingga Kepulauan Riau.
Namun, apa sebenarnya logam tanah jarang itu? Mengapa mineral ini disebut-sebut penting untuk pertahanan negara hingga teknologi modern?
Pengertian Logam Tanah Jarang
Baca Juga: Disebut Prabowo Bisa Perkuat Alutsista, ESDM Ungkap Potensi Logam Tanah Jarang di RI
Logam tanah jarang atau rare earth elements (REE) adalah kelompok 17 unsur kimia yang terdiri dari 15 unsur lantanida, ditambah skandium dan itrium.
Meskipun disebut “jarang”, sebenarnya unsur ini cukup banyak ditemukan di kerak bumi. Hanya saja, keberadaannya jarang dalam konsentrasi tinggi sehingga sulit diekstraksi dan dimanfaatkan secara ekonomis.
Menurut U.S. Geological Survey (USGS), logam tanah jarang memiliki sifat unik, yaitu mampu menghasilkan magnet yang sangat kuat, konduktivitas tinggi, dan ketahanan panas. Sifat inilah yang membuatnya vital dalam industri teknologi tinggi.
Jenis-Jenis Logam Tanah Jarang
Logam tanah jarang dibagi menjadi dua kelompok besar:
-
Light Rare Earth Elements (LREE) – contohnya: lanthanum (La), cerium (Ce), praseodymium (Pr), neodymium (Nd).
-
Heavy Rare Earth Elements (HREE) – contohnya: gadolinium (Gd), terbium (Tb), dysprosium (Dy), ytterbium (Yb), lutetium (Lu).
Baca Juga: Mendikti Ungkap Potensi Cadangan Logam Tanah Jarang
Setiap unsur memiliki fungsi berbeda, mulai dari bahan layar ponsel, magnet motor listrik, hingga perangkat militer.
Manfaat Logam Tanah Jarang
-
Industri Elektronik - Digunakan pada smartphone, komputer, televisi, dan baterai isi ulang.
-
Energi Terbarukan - Menjadi komponen utama turbin angin dan motor listrik mobil listrik.
-
Medis - Dipakai untuk mesin MRI dan terapi kanker tertentu.
-
Pertahanan dan Militer - Penting untuk radar, sistem kendali rudal, pesawat tempur, hingga satelit.
Tak heran jika logam tanah jarang disebut sebagai “minyak baru” yang menentukan peta geopolitik dunia.
Potensi Logam Tanah Jarang di Indonesia
Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi cadangan logam tanah jarang sebagai mineral ikutan dari penambangan timah. Beberapa daerah dengan potensi besar antara lain:
- Bangka Belitung
- Kepulauan Riau
- Kalimantan Barat
Jika mampu mengolah dan mengelola dengan baik, logam tanah jarang dapat menjadi komoditas strategis yang mendukung kemandirian energi dan pertahanan Indonesia.
Baca Juga: AS Longgarkan Sanksi, China Siap Pasok Logam Tanah Jarang untuk Industri Teknologi
Tantangan dan Masa Depan Logam Tanah Jarang
Meski potensinya besar, pengelolaan logam tanah jarang tidak mudah. Proses ekstraksi membutuhkan teknologi tinggi dan bisa menimbulkan dampak lingkungan jika tidak dikelola dengan benar.
Oleh karena itu, Indonesia perlu mengembangkan hilirisasi mineral agar tidak hanya menjadi eksportir bahan mentah, tetapi juga pemain utama di pasar global.
Logam tanah jarang adalah kelompok mineral strategis yang memiliki peran vital dalam teknologi modern, energi terbarukan, hingga pertahanan militer.
Dengan cadangan yang dimiliki, Indonesia berpeluang besar menjadi pemain penting dunia, asalkan mampu mengelola sumber daya ini secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







