Akurat

7 Sisi Luar Biasa Albert Einstein, Nomor 5 Jarang Diketahui Banyak Orang!

Eko Krisyanto | 28 Juli 2025, 00:00 WIB
7 Sisi Luar Biasa Albert Einstein, Nomor 5 Jarang Diketahui Banyak Orang!

AKURAT.CO Albert Einstein bukan sekadar ilmuwan brilian, ia adalah ikon kebebasan berpikir, simbol perdamaian, dan suara nurani dunia sains.

Teori relativitas yang mengguncang dunia hanyalah salah satu bagian dari kisah luar biasanya.

Di balik rumus-rumus kompleks, Einstein menyimpan nilai-nilai kemanusiaan yang tak kalah besar dari kejeniusannya.

Berikut tujuh fakta menarik tentang sang maestro ilmu pengetahuan yang terus menginspirasi dunia:

1. Pernah Dianggap Gagal, Ternyata Jenius Sejati

Saat kecil, Einstein sering dianggap lambat belajar. Ia terlambat bicara dan kesulitan menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan yang kaku.

Namun, rasa ingin tahunya yang luar biasa membawanya menguasai matematika dan fisika jauh melampaui teman sebayanya.

2. Teori Relativitas: Mengubah Cara Kita Melihat Alam Semesta

Tahun 1905, Einstein memperkenalkan teori relativitas khusus, yang kemudian disempurnakan menjadi relativitas umum pada 1915.

Teori revolusioner ini menjelaskan bahwa gravitasi bukan gaya tarik biasa, melainkan kelengkungan ruang dan waktu. Tanpa Einstein, kita tak akan punya pemahaman modern soal alam semesta.

Baca Juga: Anak Mulai MPASI, Kiky Saputri Serahkan ke Suami

3. Raih Nobel Bukan karena Relativitas

Einstein dianugerahi Nobel Fisika tahun 1921, bukan atas relativitas, melainkan penjelasannya tentang efek fotolistrik, fenomena yang menjadi dasar teknologi panel surya saat ini.

Dunia mungkin butuh waktu lebih lama untuk memahami dampak dari relativitas, tapi Einstein sudah jauh di depan.

4. Dari Pendorong Bom Atom ke Aktivis Anti Nuklir

Meskipun ia menulis surat kepada Presiden Roosevelt yang ikut mendorong lahirnya Proyek Manhattan (bom atom), Einstein menyesali keterlibatannya dan kemudian menjadi aktivis perdamaian yang vokal.

Ia menyerukan pelucutan senjata dan pengawasan ketat terhadap teknologi nuklir.

5. Menolak Jadi Presiden Israel

Einstein melarikan diri dari kekejaman Nazi Jerman dan menetap di AS. Di sana, ia aktif memperjuangkan hak-hak sipil dan melawan diskriminasi rasial.

Ia bahkan menolak tawaran menjadi Presiden Israel, memilih tetap menjadi ilmuwan dan pembela nilai-nilai kemanusiaan.

6. Gaya Nyentrik, Pikiran Mendalam

Dengan rambut acak-acakan, pakaian sederhana, dan ketidaksukaannya terhadap formalitas, Einstein dikenal sebagai sosok eksentrik.

Namun, justru dalam kesederhanaannya itulah ia menemukan kedalaman berpikir. Ia lebih suka menyendiri dan merenung daripada tampil di keramaian.

7. Warisan Intelektual yang Abadi

Pemikiran Einstein menjadi fondasi bagi GPS, reaktor nuklir, dan pemahaman kosmologi modern.

Baca Juga: Sudah Lama Mengabdi, Guru Bantu di Jakarta Tak Kunjung Dapat Kejelasan Status

Bahkan hingga kini, teori-teorinya terus diuji dan dijadikan pijakan penemuan-penemuan baru. Namanya identik dengan kata “jenius”.

Einstein membuktikan bahwa ilmu pengetahuan sejati bukan hanya soal kehebatan otak, tapi juga kepekaan hati.

Ia mewariskan kepada dunia bukan hanya teori fisika, tapi juga filosofi hidup yang penuh welas asih, keberanian, dan integritas.

“Ilmu tanpa agama adalah lumpuh, agama tanpa ilmu adalah buta.” Albert Einstein.

 

Laporan: Hansel Finnegan/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.