AKURAT.CO Uang bukan hanya alat tukar, tetapi bagian penting dalam peradaban manusia. Dari zaman barter hingga mata uang kripto, sejarah uang mencerminkan kemajuan dan tantangan dalam sistem ekonomi global.
Mengetahui bagaimana uang berkembang membantu kita memahami perubahan nilai, stabilitas ekonomi, dan peran negara dalam mengatur transaksi.
Sejarah uang juga menjadi cermin bagaimana teknologi memengaruhi kebiasaan keuangan manusia.
Dengan memahami sejarah uang, kita bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan dan memprediksi arah ekonomi ke depan. Tak hanya relevan bagi ekonom, topik ini penting bagi semua kalangan.
Mari selami evolusi uang yang membentuk dunia seperti yang kita kenal hari ini.
Baca Juga: Likuiditas Meningkat, BI Catat Uang Beredar Juni Capai Rp9.597 Triliun
Evolusi Sejarah Uang Berdasarkan Era
1. Sistem Barter: Awal Pertukaran Nilai
-
Digunakan oleh masyarakat prasejarah.
-
Pertukaran barang secara langsung tanpa alat tukar.
-
Tantangan: sulit menemukan nilai tukar yang sepadan.
3. Uang Logam: Standarisasi Nilai
-
Dimulai oleh bangsa Lydia sekitar 600 SM.
-
Terbuat dari emas, perak, dan logam mulia lain.
-
Meningkatkan kepercayaan dalam transaksi.
5. Uang Kertas: Mudah dan Efisien
-
Mulai digunakan di Tiongkok pada abad ke-7.
-
Mengurangi beban membawa logam berat.
-
Diterbitkan dan dijamin oleh negara.
7. Uang Digital dan Kripto
-
Hadir dalam bentuk e-money, mobile banking, dan mata uang kripto.
-
Contoh: Bitcoin, Ethereum.
-
Disukai karena kecepatan dan efisiensi transaksi.
Dampak Perkembangan Uang Terhadap Masyarakat
Mengubah Gaya Hidup dan Konsumsi
Pengaruh terhadap Sistem Ekonomi Global
Uang Digital: Masa Depan Transaksi?
Kelebihan
-
Praktis, cepat, dan mudah dilacak.
-
Cocok untuk era e-commerce dan pembayaran daring.
Tantangan
Hansel Finnegan (Magang)