Apa yang Dimaksud Konduktor, Deduktor, Isolator, dan Semikonduktor? Simak Inilah Penjelasan yang Akurat

AKURAT.CO Dalam ilmu fisika dan elektronika, pemahaman mengenai bahan-bahan seperti konduktor, deduktor, isolator, dan semikonduktor sangat penting karena berperan dalam penghantaran listrik dan panas.
Setiap bahan memiliki sifat dan fungsi yang berbeda dalam menghantarkan arus listrik maupun panas, yang sangat berpengaruh pada teknologi dan kehidupan sehari-hari.
Artikel ini akan menjelaskan pengertian dan karakteristik keempat jenis bahan tersebut secara komprehensif berdasarkan sumber terpercaya dari dalam dan luar negeri.
Baca Juga: 10 Muharam Memperingati Hari Apa? Ini Maknanya dalam Islam dan Jadwal 2025
1. Konduktor
Konduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan listrik dan panas dengan sangat baik.
Bahan ini memiliki konduktivitas tinggi dan resistansi rendah sehingga arus listrik mengalir dengan mudah.
Contoh konduktor yang umum adalah logam seperti:
-
Perak
-
Tembaga
-
Emas
-
Aluminium
-
Besi
Konduktor banyak digunakan dalam kabel listrik dan perangkat elektronik karena kemampuannya menghantarkan listrik secara efisien.
2. Deduktor
Istilah deduktor kurang umum dan seringkali tidak ditemukan dalam literatur fisika modern.
Namun, dalam beberapa sumber, deduktor diartikan sebagai bahan yang menghambat atau mengurangi aliran listrik atau panas, mirip dengan isolator, tetapi dengan karakteristik yang lebih spesifik atau terbatas.
Deduktor dapat dianggap sebagai bahan yang memiliki resistansi sedang, tidak sebaik konduktor, tetapi juga tidak seburuk isolator.
Dalam konteks ini, deduktor dapat diartikan sebagai bahan yang mengurangi laju perpindahan panas atau listrik, sehingga berfungsi sebagai pengontrol atau penghambat aliran energi.
Namun, istilah ini tidak sepopuler konduktor, isolator, dan semikonduktor dan jarang digunakan dalam kajian fisika formal.
3. Isolator
Isolator adalah bahan yang tidak dapat menghantarkan listrik dan panas dengan baik.
Bahan ini memiliki resistivitas sangat tinggi dan konduktivitas sangat rendah sehingga arus listrik tidak dapat mengalir.
Contoh isolator meliputi:
-
Karet
-
Kayu kering
-
Plastik
-
Kaca
-
Udara
Isolator digunakan untuk melindungi dan memisahkan konduktor agar tidak terjadi korsleting atau sengatan listrik.⁴⁵
4. Semikonduktor
Semikonduktor adalah bahan yang sifatnya berada di antara konduktor dan isolator.
Artinya, semikonduktor dapat menghantarkan listrik hanya pada kondisi tertentu, misalnya ketika diberi doping (penambahan zat pengotor) atau terkena cahaya dan panas.
Contoh bahan semikonduktor yang paling umum adalah:
-
Silikon
-
Germanium
-
Kadmium sulfida
-
Gallium arsenida
Semikonduktor sangat penting dalam teknologi modern, digunakan dalam perangkat seperti transistor, dioda, dan sirkuit terpadu (IC).⁶⁷
Perbedaan Utama Konduktor, Deduktor, Isolator, dan Semikonduktor
| Aspek | Konduktor | Deduktor | Isolator | Semikonduktor |
|---|---|---|---|---|
| Kemampuan Menghantarkan Listrik | Sangat baik (konduktivitas tinggi) | Sedang, menghambat aliran listrik | Sangat buruk (konduktivitas rendah) | Sedang, tergantung kondisi |
| Resistivitas | Rendah | Menengah | Tinggi | Sedang |
| Contoh Bahan | Tembaga, perak, emas | Kurang spesifik, bisa bahan resistif | Karet, kayu, plastik | Silikon, germanium |
| Fungsi Utama | Menghantarkan listrik dan panas | Menghambat atau mengontrol aliran | Mengisolasi listrik dan panas | Menghantarkan listrik secara terkontrol |
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









