Akurat

Jelaskan Fungsi Relay pada Sistem Kelistrikan Kendaraan Sepeda Motor atau Mobil Secara Umum

Rahman Sugidiyanto | 12 Juni 2025, 09:50 WIB
Jelaskan Fungsi Relay pada Sistem Kelistrikan Kendaraan Sepeda Motor atau Mobil Secara Umum

AKURAT.CO Jelaskan Fungsi Relay pada Sistem Kelistrikan Kendaraan Sepeda Motor atau Mobil Secara Umum.

Dalam sistem kelistrikan kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, relay memegang peranan penting yang sering kali kurang disadari oleh banyak pengguna kendaraan.

Komponen kecil ini berfungsi sebagai saklar elektromagnetik yang mengendalikan aliran listrik dengan cara yang efisien dan aman.

Memahami fungsi relay sangat penting untuk menjaga performa dan keamanan sistem kelistrikan kendaraan.

Artikel ini akan menguraikan fungsi relay secara umum dalam sistem kelistrikan kendaraan berdasarkan berbagai sumber terpercaya.

Baca Juga: Asian Games: Panjat Tebing Tambah 2 Perak dari Speed Relay Putra dan Putri

1. Pengertian Relay

Relay adalah komponen listrik yang terdiri dari kumparan elektromagnetik dan saklar (poin).

Ketika arus listrik kecil mengalir melalui kumparan, medan magnet yang dihasilkan akan menggerakkan saklar untuk menghubungkan atau memutuskan arus listrik yang lebih besar pada rangkaian lain.

Dengan kata lain, relay memungkinkan pengendalian arus besar menggunakan arus kecil.

2. Fungsi Utama Relay pada Kendaraan

  • Mengendalikan Arus Besar dengan Arus Kecil
    Relay memungkinkan saklar pada dashboard atau tombol pengendali hanya perlu mengalirkan arus listrik kecil. Arus kecil ini kemudian mengaktifkan relay untuk mengalirkan arus besar dari aki ke komponen seperti lampu utama, klakson, atau motor starter. Hal ini menghindari kebutuhan kabel dan saklar berarus besar yang berat dan rentan rusak.
  • Memperpanjang Umur Saklar
    Dengan relay, beban arus listrik besar tidak langsung melewati saklar utama sehingga mengurangi risiko panas berlebih dan kerusakan pada saklar. Ini membuat saklar lebih awet dan mengurangi risiko kegagalan sistem kelistrikan.
  • Melindungi Komponen Kelistrikan
    Relay berfungsi sebagai pengaman dengan memisahkan rangkaian kontrol dan rangkaian beban. Ini melindungi komponen sensitif seperti modul elektronik dan saklar kecil dari arus berlebih yang bisa merusak.
  • Mengurangi Voltage Drop
    Dengan menempatkan relay dekat dengan beban (misalnya lampu atau klakson), relay mengurangi panjang kabel berarus besar sehingga menurunkan voltage drop dan meningkatkan efisiensi kelistrikan.
  • Mengontrol Banyak Perangkat Secara Efisien
    Relay dapat mengendalikan beberapa perangkat sekaligus melalui satu saklar kecil, sangat berguna untuk sistem kelistrikan kendaraan yang kompleks.

3. Fungsi Relay pada Sepeda Motor

Pada sepeda motor, relay berfungsi untuk:

  • Mengurangi beban arus pada saklar utama, misalnya saat menyalakan lampu utama atau starter motor.

  • Menjaga kestabilan arus listrik agar komponen seperti lampu dan klakson berfungsi optimal.

  • Melindungi kabel dan komponen kelistrikan dari kerusakan akibat arus berlebih.

4. Fungsi Relay pada Mobil

Pada mobil, relay juga memiliki fungsi serupa, antara lain:

  • Mengalirkan arus listrik dari saklar utama ke komponen seperti lampu utama, klakson, dan kompresor AC.

  • Memperpanjang usia saklar dengan mengurangi beban arus langsung.

  • Mengunci sistem pengapian dan berperan dalam pengamanan kendaraan.

  • Memastikan lampu dan klakson bekerja dengan optimal dan stabil.

Kesimpulan

Relay pada sistem kelistrikan kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, berfungsi sebagai saklar elektromagnetik yang mengendalikan arus listrik besar dengan arus kecil.

Fungsi utamanya meliputi pengendalian arus, perlindungan saklar dan komponen kelistrikan, pengurangan voltage drop, serta peningkatan efisiensi dan keamanan sistem kelistrikan kendaraan.

Dengan memahami fungsi relay, pemilik kendaraan dapat lebih menghargai pentingnya komponen ini dalam menjaga kinerja dan keselamatan kendaraan sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.