Akurat

PINTU Goes to Campus di Universitas Bakrie: Edukasi Investasi Kripto untuk Mahasiswa

Rahman Sugidiyanto | 11 Juni 2025, 17:15 WIB
PINTU Goes to Campus di Universitas Bakrie: Edukasi Investasi Kripto untuk Mahasiswa

AKURAT.CO  PT Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi crypto all-in-one di Indonesia, menggelar program edukasi bertajuk Pintu Goes to Campus di Universitas Bakrie, Jakarta.

Acara ini mengangkat tema “Dunia Kripto dan Mahasiswa: Edukasi, Inovasi, dan Amankan Investasimu” dan dihadiri lebih dari 150 mahasiswa jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS).

Dalam sambutannya, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Djoko Kurnijanto, menyampaikan pentingnya literasi digital bagi generasi muda.

“Literasi menjadi salah satu pilar yang menjadi perhatian kami di OJK. Adanya inisiatif program Pintu Goes to Campus oleh PINTU, Universitas Bakrie, dan Investortrust.id, sangat membantu kami. Acara literasi finansial, terutama financial digital literacy, merupakan hal yang sangat baik dan harus dilakukan secara terus menerus,” ujar Djoko Kurnijanto dalam sambutannya di Universitas Bakrie, Jakarta, Senin (9/6/2025).

Baca Juga: PINTU Tingkatkan Komisi Referral, Dorong Akses Lebih Luas terhadap Investasi Crypto di Indonesia

Senada dengan itu, Wakil Rektor I Universitas Bakrie, Tri Pujadi Susilo, menyebut acara ini membuka wawasan mahasiswa dalam menghadapi transformasi keuangan digital.

“Forum ini sangat komprehensif dengan kehadiran dari akademisi, regulator, praktisi, pengamat, dan pelaku usaha yang memberikan banyak sekali manfaat kepada mahasiswa seputar literasi finansial dan aset crypto,” tutur Tri Pujadi dalam sambutannya di lokasi yang sama.

Chief Marketing Officer PINTU, Timothius Martin, juga menegaskan komitmen pihaknya dalam memperluas akses edukasi aset digital.

“Selama lima tahun terakhir kami sudah mengadakan program Pintu Goes to Campus ke lebih dari 20 kampus di seluruh Indonesia, dan kami bangga pertama kali dapat menyambangi Universitas Bakrie bersama dengan OJK, para pakar, dan praktisi,” kata Timothius Martin di hadapan mahasiswa Universitas Bakrie.

“Program ini menjadi ajang untuk bertukar pikiran dengan mahasiswa, dosen, dan regulator, demi mengembangkan industri crypto di Indonesia,” imbuhnya.

Dalam diskusi yang berlangsung, juga dipaparkan data terbaru dari OJK yang menunjukkan jumlah investor kripto Indonesia per April 2025 telah mencapai 14,16 juta orang, dengan nilai transaksi total Rp35,61 triliun.

Menutup sesi edukasi, Timothius Martin menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa yang mulai tertarik pada investasi aset digital.

“Bagi teman-teman mahasiswa, investasi terbaik di usia muda adalah edukasi. Selain itu, kestabilan emosi dan manajemen risiko juga menjadi faktor penting. Jika semua hal tersebut sudah terpenuhi, barulah mulai mengeksplorasi dunia investasi dengan menggunakan uang dingin,” jelas Timothius Martin.

Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara lainnya seperti Prof. Dudi Rudianto (Dekan FEIS Universitas Bakrie), Esther Sri Astuti (Direktur Program INDEF), serta CEO Investortrust.id, Primus Dorimulu.



 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.