Akurat

Apa Cara Unik yang Anda Lakukan untuk Menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Kelas Anda?

Rahman Sugidiyanto | 23 Mei 2025, 11:10 WIB
Apa Cara Unik yang Anda Lakukan untuk Menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Kelas Anda?


Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat merupakan inisiatif nasional yang bertujuan membentuk generasi muda berkarakter, sehat, disiplin, dan berdaya saing tinggi.

Tujuh kebiasaan ini—bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat—dirancang agar anak-anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi unggul dalam aspek akademis, sosial, dan spiritual.

Namun, menanamkan kebiasaan tersebut di kelas membutuhkan pendekatan kreatif dan kontekstual agar benar-benar membekas dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Artikel ini mengulas cara-cara unik yang dapat diterapkan di kelas untuk menanamkan tujuh kebiasaan tersebut secara efektif.

Baca Juga: Bagaimana Kelas Anda Menyusun Kesepakatan Kelas yang Mengatur Apresiasi/Konsekuensi tentang Keterlambatan?

1. Bangun Pagi: “Morning Challenge” dan Jurnal Pagi

Setiap pagi, siswa diajak mengikuti “Morning Challenge”, misalnya menulis jurnal singkat tentang perasaan dan rencana hari itu.

Guru juga dapat membuat “Tantangan Tepat Waktu” di mana siswa yang datang paling pagi mendapat poin apresiasi.

Cara ini membangun disiplin waktu dan semangat memulai hari lebih awal.

2. Beribadah: “Jadwal Ibadah Bersama” dan Refleksi Harian

Guru mengajak siswa menjalankan ibadah bersama sesuai agama masing-masing, baik sebelum pelajaran dimulai maupun saat waktu istirahat.

Setelahnya, siswa diajak menulis refleksi singkat tentang makna ibadah hari itu, memperkuat nilai spiritual dan etika dalam keseharian.

3. Berolahraga: “Senam Kreasi Kelas” dan Tantangan Gerak

Setiap minggu, kelas membuat senam kreasi sendiri yang dipimpin secara bergantian oleh siswa.

Selain itu, guru dapat mengadakan tantangan gerak sederhana, seperti “30 Detik Lompat Tali” atau “Siapa Paling Banyak Push-Up”, untuk menumbuhkan semangat olahraga dan sportivitas.

4. Makan Sehat dan Bergizi: “Menu Sehat Mingguan” dan Edukasi Gizi Interaktif

Setiap siswa diminta membawa bekal sehat dan bergizi sesuai tema mingguan, misalnya “Hari Buah Lokal” atau “Sayur Favorit”.

Guru juga dapat mengadakan sesi edukasi gizi interaktif dengan membuat poster makanan sehat atau lomba membuat bekal kreatif.

Baca Juga: Kata Lesti Kejora Soal Dituding Langgar Hak Cipta

5. Gemar Belajar: “Pojok Baca Inspirasi” dan “Tantangan Pengetahuan”

Guru menyediakan pojok baca di kelas dengan buku-buku menarik dan mengadakan “Tantangan Pengetahuan” setiap pekan, di mana siswa berbagi hal baru yang mereka pelajari di luar pelajaran sekolah.

Ini menumbuhkan minat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi.

6. Bermasyarakat: “Projek Sosial Kelas” dan “Hari Gotong Royong”

Kelas secara rutin melakukan projek sosial sederhana, seperti membersihkan lingkungan sekolah, membuat poster anti-bullying, atau mengumpulkan donasi untuk teman yang membutuhkan.

Guru juga mengadakan “Hari Gotong Royong” untuk melatih kerja sama dan kepedulian sosial.

7. Tidur Cepat: “Jurnal Tidur” dan Edukasi Pola Hidup Sehat

Setiap siswa membuat jurnal tidur untuk mencatat jam tidur dan bangun, serta menuliskan manfaat tidur cukup yang mereka rasakan.

Guru memberikan edukasi tentang pentingnya tidur cukup melalui cerita atau video pendek, agar siswa memahami dampaknya bagi kesehatan dan prestasi.

Kolaborasi dengan Orang Tua dan Komunitas

Agar kebiasaan ini konsisten, guru melibatkan orang tua melalui komunikasi rutin, misalnya grup WhatsApp kelas atau buku penghubung.

Orang tua diajak memantau dan memberi apresiasi di rumah.

Kolaborasi juga dilakukan dengan komunitas sekolah, seperti mengundang narasumber atau mengadakan lomba kebiasaan baik antar kelas.

Rangkuman

Menanamkan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat di kelas membutuhkan inovasi, keterlibatan aktif siswa, serta kolaborasi dengan orang tua dan komunitas.

Melalui berbagai cara unik seperti jurnal pagi, senam kreasi, pojok baca, projek sosial, dan edukasi pola hidup sehat, guru dapat membangun karakter siswa yang disiplin, sehat, cerdas, dan peduli lingkungan.

Dengan pendekatan kreatif dan konsisten, tujuh kebiasaan ini dapat menjadi fondasi kuat bagi generasi emas Indonesia di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.