Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 180 Kurikulum Merdeka: Memahami Karya Ilmiah

AKURAT.CO Simak kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 180 kurikulum merdeka untuk memahami karya ilmiah.
Dalam halaman tersebut, siswa diminta untuk mendalami sebuah karya ilmiah berjudul "Status Kondisi Terumbu Karang di Teluk Ambon". Materi ini dirancang untuk melatih kemampuan membaca secara kritis serta memahami isi dan struktur teks ilmiah.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diminta menjawab beberapa pertanyaan yang berkaitan langsung dengan laporan penelitian mengenai keadaan terumbu karang di Teluk Ambon.
Bagi siswa yang mengalami kesulitan, tersedia kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 180 sebagai panduan.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 180 tentang Terumbu Karang
Merujuk buku Berbahasa dan Bersastra Indonesia Kelas 11 karya Heny Marwati K dan Waskitaningtyas.
Untuk membantu proses belajar, berikut ini tersedia kunci jawaban yang dapat dijadikan acuan dalam memahami materi tersebut dengan lebih baik.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 180
2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini
a. Berdasarkan peta yang terdapat pada karya ilmiah tersebut, di manakah lokasi terumbu karang yang diteliti?
Jawaban: Lokasi terumbu karang yang diteliti berada di Teluk Ambon, Provinsi Maluku.
b. Mengapa kondisi terumbu karang itu diteliti? Jelaskan jawabanmu.
Jawaban: Kondisi terumbu karang diteliti untuk mengevaluasi keadaan terkini terumbu karang dan membandingkan dengan data penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari sedimentasi dan polusi terhadap ekosistem laut di daerah tersebut.
c. Apa yang menyebabkan penurunan penutupan karang hidup? Jelaskan jawabanmu.
Jawaban: Penurunan penutupan karang hidup disebabkan oleh peningkatan sedimen dan polutan yang masuk ke perairan akibat aktivitas manusia, yang mengakibatkan kerusakan pada ekosistem terumbu karang.
d. Mengapa aktivitas perkapalan mempunyai andil dalam kerusakan terumbu karang?
Jawaban: Aktivitas perkapalan dapat merusak terumbu karang karena jangkar kapal yang sering jatuh di terumbu karang dapat merusak struktur karang. Selain itu, limbah dari kapal yang mencemari air juga berkontribusi terhadap kerusakan tersebut.
e. Sebutkan stasiun-stasiun pengamatan yang mengalami peningkatan penutupan karang di tahun 2015 dibandingkan dengan tahun 2012! Jelaskan kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang hal itu berdasarkan karya ilmiah di atas!
Jawaban: Stasiun yang mengalami peningkatan tutupan karang adalah St. Liliboy, St. Eri, dan St. Batu Capeu. Peningkatan tersebut disebabkan oleh perbaikan kualitas air, serta kesadaran masyarakat yang semakin tinggi dalam menjaga kelestarian terumbu karang. Di St. Eri, peran pemerintah dalam pengembangan pariwisata turut mendukung pemeliharaan terumbu karang.
f. Perhatikan grafik dan teks pada St. Liliboy (Gambar 2) dan St. Hative (Gambar 3). Tuliskan perbedaan pada kedua teks tersebut!
Jawaban: Informasi penting disajikan secara kronologis Jawaban: Pada St. Hative terdapat 57,4% pasir, sedangkan di St. Liliboy hanya terdapat 4% pasir. Ini menunjukkan adanya perbedaan komposisi substrat yang ditemukan di kedua stasiun tersebut.
g. Perhatikan grafik dan teks pada St. Eri (Gambar 4) dan St. Batu Capeu (Gambar 5). Tuliskan persamaan pada kedua teks tersebut!
Jawaban: Kedua stasiun, yaitu St. Eri dan St. Batu Capeu, memiliki persamaan, yaitu ditemukannya jenis karang Coral Massive di kedua lokasi tersebut.
h. Sebutkan contoh pernyataan yang berupa fakta dari karya ilmiah di atas! Jelaskan pendapatmu!
Jawaban: Contoh pernyataan fakta: "Di St. Poka dan St. Hunuth, jumlah marga karang batu mengalami penurunan signifikan". Hal ini merupakan fakta karena didukung oleh hasil pengamatan yang objektif dan terukur.
i. Sebutkan contoh pernyataan yang berupa opini dari karya ilmiah di atas! Jelaskan pendapatmu!
Jawaban: Contoh opini "Saat ini, terumbu karang di Indonesia sangat terancam oleh berbagai tekanan". Pernyataan ini bersifat opini karena tidak didukung oleh data yang spesifik mengenai jenis ancaman yang ada.
j. Apakah hubungan antara sedimentasi akibat erosi air hujan dengan keberlangsungan terumbu karang?
Jawaban: Sedimentasi yang terjadi akibat erosi air hujan meningkatkan kekeruhan air, yang menghalangi masuknya cahaya matahari yang diperlukan oleh zooxanthellae dalam proses fotosintesis. Hal ini dapat merusak keseimbangan ekosistem terumbu karang.
k. Bagaimana pendapatmu mengenai usaha pemerintah untuk mengajak masyarakat turut andil dalam pariwisata di daerah Teluk Ambon?
Jawaban: Menurut pendapat saya, langkah pemerintah yang mengajak masyarakat berperan dalam bidang pariwisata membawa dua keuntungan sekaligus: melestarikan lingkungan alam dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Dengan cara ini, kelangsungan ekosistem laut bisa tetap terjaga sambil membantu meningkatkan penghasilan masyarakat setempat.
3. Berdasarkan karya ilmiah "Status Kondisi Terumbu Karang di Teluk Ambon", isilah tabel berikut ini sesuai dengan pengamatan kalian tentang muatan dalam bagian tersebut menurut sistematika karya ilmiah.
Jawaban: Bagian Karya Ilmiah: Bagian awal Isi/Muatan pada Bagian Karya Ilmiah: abstrak Bagian Karya Ilmiah: Bagian inti Isi/Muatan pada Bagian Karya Ilmiah: pendahuluan, metode penelitian, analisis data, hasil dan pembahasan, kesimpulan, ucapan terima kasih.
Bagian Karya Ilmiah: Bagian akhir Isi/Muatan pada Bagian Karya Ilmiah: daftar pustaka
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 116 Kurikulum Merdeka Lengkap Beserta Soal
4. Bagaimana pendapat kalian mengenai judul dari karya ilmiah tersebut? Apakah judul itu telah mewakili isi karya ilmiah? Jelaskan pendapat kalian!
Jawaban: Menurut saya, judul karya ilmiah itu sudah mewakili isi penelitian karena "Status Kondisi Terumbu Karang di Teluk Ambon" secara jelas menggambarkan topik utama yang dibahas dalam karya ilmiah ini, yaitu mengenai kondisi terumbu karang di wilayah Teluk Ambon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









