Tera Fit Rayani, Perjalanan Menjadi Dosen Inspiratif di IPB Sukabumi

DI balik sosok seorang pendidik yang berdedikasi, terdapat perjalanan panjang yang penuh dengan pengalaman dan inspirasi.
Salah satu figur yang mencerminkan hal ini adalah Tera Fit Rayani, seorang dosen di Sekolah Vokasi (SV) IPB, Sukabumi, yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia akademik selama lebih dari tujuh tahun.
Dengan semangat dan dedikasi tinggi, ia tidak hanya berkontribusi dalam bidang pendidikan tetapi juga dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Latar Belakang dan Pendidikan
Tera Fit Rayani S.Pt., M.Si. lahir di Sumedang pada 26 Maret 1993. Sejak kecil, ia telah menempuh pendidikan di daerah asalnya, tepatnya di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Cikadu kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Situraja dan akhirnya menyelesaikan jenjang di SMAN Situraja.
Setelah lulus SMA, Tera melanjutkan pendidikannya di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur SNMPTN Undangan dengan memilih program studi Ilmu Nutrisi dan Pakan di Fakultas Peternakan.
Pada tahun 2014, ketika masih berada di semester tujuh jenjang S1, ia mengikuti program sinergi, sebuah program percepatan yang memungkinkan mahasiswa untuk mengambil mata kuliah S2 di bidang yang sama.
Dengan program ini, Tera berhasil menyelesaikan studi S1 pada tahun 2015 dan meraih gelar Magister pada tahun 2016.
Karier Akademik dan Prestasi
Tera Fit Rayani memulai karier akademiknya di IPB sejak tahun 2018 sebagai dosen tetap non-PNS di Sekolah Vokasi, Kampus Sukabumi.
Perjalanan kariernya semakin berkembang, hingga pada tahun 2024, ia resmi diangkat menjadi dosen PNS di kampus yang sama.
Selama mengajar, ia aktif dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam bidang pendidikan, Tera menganggap pencapaiannya yang paling berharga adalah saat mahasiswanya mendapatkan nilai yang baik, berhasil menyelesaikan studi, atau bahkan memenangkan kompetisi akademik.
Salah satu momen yang paling membanggakan baginya adalah ketika ia berhasil membimbing mahasiswa dalam berbagai perlombaan seperti karya tulis ilmiah dan kompetisi Olivia.
Selain itu, ia juga aktif dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Berkat kerja sama dengan tim yang solid, setiap tahunnya ia berhasil menerbitkan berbagai jurnal akademik dan laporan penelitian.
Prestasi individunya pun tak kalah membanggakan, di mana ia pernah menjadi Best Paper dan Best Presenter dalam seminar nasional.
Kontribusi dalam Pengabdian
Sebagai seorang akademisi, Tera tidak hanya fokus pada pengajaran di dalam kelas tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Ia kerap memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada peternak mengenai manajemen pakan ternak yang lebih efisien dan berbasis ilmiah.
Dengan bekal ilmunya di bidang nutrisi dan pakan ternak, ia berupaya membantu peternak lokal meningkatkan produktivitas mereka melalui strategi pakan yang lebih efektif.
Selain itu, ia juga sering terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh IPB.
Salah satunya adalah program pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa dan alumni yang ingin mengembangkan bisnis di bidang peternakan.
Melalui program ini, banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk menciptakan usaha sendiri dengan memanfaatkan ilmu yang mereka peroleh selama perkuliahan.
Tantangan dan Filosofi dalam Mengajar
Mengajar di dunia akademik bukanlah tanpa tantangan. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Tera adalah keberagaman karakter mahasiswa di setiap angkatan.
Menyadari bahwa gaya belajar mahasiswa selalu berubah dari tahun ke tahun, ia terus berupaya untuk mengembangkan metode pengajaran yang inovatif agar materi yang disampaikan lebih mudah diterima.
Filosofi yang ia pegang dalam menjalani profesinya adalah menikmati proses tanpa menjadikannya beban.
Tera bukanlah tipe yang ambisius dalam mengejar target, melainkan lebih memilih untuk mencintai pekerjaannya dan menjalankannya dengan penuh dedikasi.
Hal ini pula yang membuatnya semakin berkembang sebagai seorang pendidik.
Inspirasi dan Motivasi
Kecintaan Tera terhadap dunia pendidikan tak lepas dari pengaruh keluarga.
Kakeknya adalah seorang guru SD, ayahnya seorang guru SMP dan bahkan salah satu anggota keluarganya juga menjadi dosen di IPB.
Awalnya, Tera bercita-cita menjadi seorang peneliti yang bekerja di laboratorium tanpa banyak berinteraksi dengan orang lain.
Namun, setelah mencoba menjadi asisten dosen, ia menemukan bahwa mengajar adalah bagian dari passion-nya. Dukungan dari keluarga dan kolega juga turut mendorongnya untuk berkembang menjadi seorang pendidik yang lebih baik.
Momen Berkesan dalam Mengajar
Dari sekian banyak pengalaman yang ia lalui, salah satu momen yang paling berkesan bagi Tera adalah ketika ia berhasil membuat mahasiswa memahami mata kuliah yang dianggap sulit.
Sebagai pengajar dalam bidang nutrisi dan formulasi ternak, mata kuliah yang cenderung berisi banyak perhitungan dan hafalan, Tera merasa sangat puas ketika melihat mahasiswa mulai memahami materi dengan baik dan merasa terbantu dengan metode pengajarannya.
Tera juga mengisahkan pengalamannya ketika salah satu mahasiswa yang awalnya kurang percaya diri dalam mengikuti perlombaan akademik akhirnya berhasil meraih juara.
Hal ini menjadi motivasi baginya untuk terus membimbing dan memberikan semangat kepada mahasiswa agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan akademik.
Peran dan Harapan
Sebagai seorang dosen, Tera memiliki berbagai harapan untuk masa depan.
Ia ingin terus berkembang dalam dunia akademik dengan melakukan penelitian yang lebih mendalam serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai institusi dan industri.
Selain itu, ia juga berharap dapat mencetak lebih banyak mahasiswa yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Tera juga bercita-cita untuk dapat terlibat dalam lebih banyak proyek kolaboratif, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan semangat dan dedikasinya, ia ingin membawa inovasi dalam bidang nutrisi dan pakan ternak agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Perjalanan karier Tera Fit Rayani membuktikan bahwa menjadi seorang pendidik adalah sebuah panggilan jiwa yang membutuhkan dedikasi dan ketulusan.
Dengan prinsip menikmati proses, tanpa tekanan dan beban berlebihan, ia telah menginspirasi banyak mahasiswa dan terus berkontribusi dalam dunia akademik.
Melalui pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Tera Fit Rayani tidak hanya menjadi dosen tetapi juga mentor dan panutan bagi generasi muda yang ingin berkembang di dunia pendidikan.
Muhammad Naufal Daffa
(Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









