Apa yang Harus Dilakukan Umat Islam Jika Tidak Dapat Berpuasa karena Alasan Kesehatan? Simak 4 Hal Ini

AKURAT.CO Puasa di bulan Ramadan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh umat Muslim.
Namun, ada kondisi tertentu yang membuat seseorang tidak dapat berpuasa, seperti penyakit kronis, kondisi medis yang memerlukan asupan makanan dan obat, serta faktor lainnya.
Dalam Islam, terdapat keringanan bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa karena alasan kesehatan.
Artikel ini akan membahas langkah yang dapat diambil bagi umat Islam yang menghadapi kondisi tersebut sesuai dengan syariat Islam.
Baca Juga: Temani Puasa Ramadhan Makin Seru, Sederet Program Baru MDTV
1. Alasan Medis yang Membolehkan Tidak Berpuasa
Islam memberikan kelonggaran bagi mereka yang memiliki alasan kesehatan yang kuat untuk tidak berpuasa. Beberapa kondisi yang diperbolehkan meliputi:
- Penyakit Kronis: Seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung yang memerlukan konsumsi obat dan makanan secara teratur.
- Kondisi Medis Sementara: Termasuk infeksi, demam tinggi, atau pemulihan pasca-operasi yang membuat seseorang tidak mampu berpuasa.
- Kehamilan dan Menyusui: Wanita hamil atau menyusui yang khawatir akan kondisi kesehatan diri sendiri dan bayi diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Bagi mereka yang ragu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter guna memastikan apakah berpuasa dapat membahayakan kondisi kesehatan mereka.
2. Alternatif Bagi yang Tidak Bisa Berpuasa
Bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan puasa karena alasan kesehatan, Islam memberikan solusi agar tetap dapat menjalankan kewajiban dalam bentuk lain:
- Qadha Puasa: Bagi yang tidak dapat berpuasa karena sakit sementara, wajib mengganti puasa tersebut di hari lain setelah sembuh.
- Fidyah: Bagi mereka yang memiliki penyakit kronis atau kondisi yang tidak memungkinkan untuk berpuasa dalam jangka panjang, diperbolehkan membayar fidyah dengan memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
- Memanfaatkan Rukhshah (Keringanan): Islam memberikan kemudahan bagi umatnya yang menghadapi kesulitan. Jika puasa dapat membahayakan kesehatan, umat Islam diperbolehkan mengambil keringanan dengan tetap meningkatkan ibadah lain seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah.
3. Konsultasi Medis Sebelum Memutuskan Tidak Berpuasa
Bagi umat Islam yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengambil keputusan untuk tidak berpuasa.
Dokter dapat memberikan saran mengenai dampak puasa terhadap kesehatan serta alternatif terbaik bagi pasien.
4. Menjaga Kesehatan Selama Ramadan
Bagi mereka yang tidak berpuasa, menjaga kesehatan tetap menjadi prioritas agar tubuh tetap kuat dan bugar selama bulan Ramadan. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Mengonsumsi Makanan Bergizi: Pastikan tetap makan makanan kaya protein, serat, dan vitamin untuk menjaga stamina.
- Cukupi Kebutuhan Cairan: Minumlah air yang cukup untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama saat sahur dan berbuka.
- Istirahat yang Cukup: Tidur yang cukup sangat penting untuk pemulihan dan menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Umat Islam yang tidak dapat berpuasa karena alasan kesehatan memiliki kelonggaran sesuai dengan ajaran agama.
Alternatif seperti qadha puasa dan fidyah memungkinkan mereka tetap menjalankan kewajiban tanpa membahayakan kesehatan.
Penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis guna memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Dengan menjaga pola hidup sehat dan tetap beribadah sesuai kemampuan, umat Islam dapat meraih keberkahan bulan Ramadan tanpa mengorbankan kesehatan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









