Akurat

Tips dan Manfaat Tidur Siang Bagi Anak

Eko Krisyanto | 16 September 2025, 14:58 WIB
Tips dan Manfaat Tidur Siang Bagi Anak

AKURAT.CO Tidur siang memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Meski begitu, orang tua sering kali menghadapi kesulitan ketika mengajak anak untuk tidur siang, karena anak cenderung menolak dan rewel.

Biasanya anak menolak karena masih ingin bermain dan mencari tahu lingkungan sekitarnya.

Namun, jika anak melewati waktu tidur siang selama seminggu maka akan berdampak pada masalah serius.

Anak akan menjadi lebih mudah kelelahan, suasana hati dan perilaku menjadi negatif, hingga berdampak pada tidur malam yang tidak nyenyak.

Baca Juga: Jangan Larang Anak Tidur Siang, Ini Manfaat-nya

Waktu Tidur Ideal Anak

Setiap anak membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda tergantung pada usianya.

  1. Bayi baru lahir. Bayi baru lahir hingga usia 3 bulan dapat tertidur hingga 18 jam per hari dan hanya terbangun selama satu hingga dua jam setiap kalinya.
  2. Bayi. Jika anak belum mencapai ulang tahun pertamanya, biasanya anak akan membutuhkan 2-4 kali tidur siang sehari. Mereka dapat beristirahat selama 30 menit hingga 2 jam berturut-turut.
  3. Balita: Anak dengan usia di antara ulang tahun pertama dan keduanya membutuhkan waktu tidur sebanyak 12-14 jam sehari, termasuk waktu tidur siang. Walaupun begitu, beberapa anak pada usia ini mulai mengurangi waktu tidur mereka dari dua kali menjadi satu kali pada sore hari. Waktu tidurnya pun mencapai 3 jam.
  4. Anak Pra Sekolah. Beberapa anak di atas usia 2 tahun biasanya tidak membutuhkan waktu tidur siang dan hanya memfokuskan pada kualitas tidur malam yang nyenyak. Walaupun begitu, manfaat tidur siang masih dilakukan bagi anak usia 3 atau 4 tahun.
  5. Anak Sekolah. Setelah anak berusia 5 tahun lebih, biasanya anak tidak memerlukan waktu tidur siang lagi. Walaupun begitu, tidur siang dapat bermanfaat untuk mengambil energi bagi anak-anak ataupun remaja. Usahakan tidur siang berlangsung selama 30 menit agar tidak mengganggu waktu tidur malam.

Tips Agar Anak Mau Tidur Siang

1. Buat Anak Kelelahan

Lakukan aktivitas-aktivitas ringan dalam rumah, seperti membaca buku cerita, berjalan santai di sekitar rumah, hingga bermain teka-teki sederhana. Aktivitas-aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu menguras energi anak secara perlahan.

Dengan begitu, anak akan merasa lelah secara alami dan cenderung beristirahat pada siang hari.

2. Jadikan Tidur Siang Seperti Tidur Malam

Pastikan ruangan gelap dengan menggunakan tirai atau gorden untuk menutupi cahaya karena paparan cahaya memberi sinyal pada otak untuk tetap terjaga dan dapat mengganggu waktu tidur siang bagi anak.

Tidak hanya ruangan yang gelap, tetapi ruangan yang hening dan sejuk juga dapat meningkatkan kualitas tidur anak dan memberi anak tidur siang yang lebih nyenyak.

3. Ciptakan Rasa Aman Ketika Tidur

Anak biasanya lebih mudah merasa nyaman dan aman saat tidur ketika ditemani dengan rutinitas yang sudah dikenalnya. Misalnya, orang tua bisa membacakan dongeng singkat sebelum tidur, memberikan boneka kesayangan sebagai teman tidurnya, atau menenangkan dengan kecupan dan pelukan hangat.

Kebiasaan-kebiasaan kecil seperti ini dapat membantu anak merasa rileks, sehingga proses tidur siang menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

3. Konsisten dengan Waktu Tidur

Ketika anak sudah terbiasa dengan rutinitas tidur siang, seiring waktu mereka akan lebih mudah tertidur sendiri. Kebiasaan ini membantu anak mengenali sinyal tubuhnya saat lelah, sehingga proses tidur siang menjadi lebih alami dan tidak lagi memerlukan bujukan berlebihan.

Baca Juga: Cara Tidur Siang Tanpa Mengganggu Tidur Malam Anda

Manfaat Tidur Siang Bagi Anak

1. Membantu Anak dalam Belajar Lebih Cepat

Anak dengan tidur siang yang konsisten dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam permainan memori lebih baik serta lebih baik dalam mempelajari banyak hal di sekitarnya.

2. Anak Lebih Bugar dan Sehat

Anak yang kurang tidur akan berisiko mengalami obesitas lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang tidur cukup. Hal ini dikarenakan rasa lelah bagi mereka dialihkan kepada kegiatan makan dan cenderung pada makanan yang tidak sehat.

Selain itu, energi yang lebih sedikit membuat mereka kurang aktif bergerak atau berolahraga, sehingga berdampak pada keseimbangan berat badan mereka.

3. Suasana Hati Lebih Baik

Anak yang memiliki waktu tidur cukup umumnya lebih tenang, bahagia, dan jarang tantrum. Mereka juga lebih mampu mengelola emosi, merasa percaya diri, serta merespons situasi yang menegangkan dengan lebih baik.

4. Tidur Malam Lebih Nyenyak

Tidur siang yang cukup membantu anak mendapatkan pola tidur yang lebih teratur. Dengan tubuh yang sudah beristirahat di siang hari, mereka cenderung lebih mudah terlelap di malam hari dan tidur lebih nyenyak.

Hal ini juga mendukung kualitas tidur malam yang lebih optimal sehingga anak bangun dengan perasaan segar keesokan harinya.

Dewi Triana R. (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R