Enkulturasi adalah Pengertian Pendidikan Ditinjau dari Apa? Pahami 4 Poin Berikut

AKURAT.CO Enkulturasi adalah proses di mana individu belajar dan menginternalisasi nilai-nilai, norma, serta kebiasaan dari budaya tempat mereka tinggal.
Proses ini berlangsung sepanjang hayat dan berperan penting dalam membentuk identitas serta perilaku individu.
Dalam konteks pendidikan, enkulturasi membantu peserta didik memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial dan budaya mereka.
Artikel ini akan membahas pengertian pendidikan dari perspektif enkulturasi berdasarkan berbagai sumber terpercaya.
Baca Juga: Persamaan Karakteristik Pendidikan dalam Lingkup Sempit dan Luas Terbatas adalah? Simak 5 Hal Berikut
1. Pengertian Enkulturasi dalam Pendidikan
Enkulturasi dalam pendidikan dapat diartikan sebagai proses pembelajaran yang bersumber dari kebutuhan sehari-hari manusia.
- Menurut Havilland, enkulturasi adalah pendidikan yang mencakup pembelajaran kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan papan.
- Proses ini melibatkan pengajaran nilai-nilai budaya, norma, dan kebiasaan masyarakat, yang membekali individu untuk berperilaku dan berinteraksi sesuai dengan budaya yang berlaku.
2. Proses Enkulturasi dalam Pendidikan
Proses enkulturasi dalam pendidikan mencakup beberapa tahapan penting:
- Pembelajaran Informal: Terjadi melalui interaksi sehari-hari dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. Contohnya, anak-anak belajar bahasa dan adat istiadat dari orang tua dan kerabat.
- Pembelajaran Formal: Dilakukan di institusi pendidikan seperti sekolah dan universitas. Peserta didik diajarkan sejarah, nilai-nilai, serta tradisi budaya melalui kurikulum yang terstruktur.
- Internalisasi Nilai: Individu menginternalisasi nilai-nilai dan norma budaya, menjadikannya bagian dari kepribadian mereka, sehingga dapat berfungsi secara efektif dalam masyarakat.
3. Fungsi Enkulturasi dalam Pendidikan
Enkulturasi memiliki berbagai fungsi penting dalam pendidikan:
- Sosialisasi Nilai: Membantu individu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai moral, etika, serta sosial yang berlaku di masyarakat.
- Pembentukan Identitas Sosial: Melalui enkulturasi, individu membentuk identitas sosial yang mencakup bahasa, agama, dan adat istiadat yang sesuai dengan budaya mereka.
- Adaptasi Sosial: Memfasilitasi individu dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial mereka, termasuk kemampuan untuk bekerja sama dan berinteraksi dengan orang lain.
4. Pentingnya Enkulturasi dalam Pendidikan
Enkulturasi memainkan peran penting dalam membentuk peserta didik yang mampu berkontribusi di masyarakat:
- Memahami Budaya Lokal: Membantu peserta didik untuk menghargai dan melestarikan budaya lokal, yang penting bagi keberlanjutan tradisi.
- Mengembangkan Keterampilan Sosial: Proses ini mendorong pengembangan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan empati yang dibutuhkan dalam interaksi sosial.
- Mempersiapkan Kehidupan Global: Dalam era globalisasi, enkulturasi juga mempersiapkan individu untuk memahami dan menghormati budaya lain, mempermudah adaptasi dalam konteks multikultural.
Kesimpulan
Enkulturasi merupakan proses fundamental dalam pendidikan yang membantu individu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai, norma, serta kebiasaan budaya mereka.
Proses ini melibatkan pembelajaran informal dan formal, serta internalisasi nilai-nilai budaya.
Fungsi utama enkulturasi adalah sosialisasi nilai, pembentukan identitas sosial, dan adaptasi sosial.
Dengan memahami pentingnya enkulturasi, pendidikan dapat lebih efektif dalam mempersiapkan peserta didik untuk berkontribusi secara optimal di masyarakat lokal maupun global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









