Akurat

Belajar Parenting Positif ala Umma Mega: Kolaborasi Nilai Budaya Indonesia dan Jepang untuk Anak

Wahyu SK | 12 Juni 2025, 19:32 WIB
Belajar Parenting Positif ala Umma Mega: Kolaborasi Nilai Budaya Indonesia dan Jepang untuk Anak

AKURAT.CO Sosok Umma Mega mungkin tak asing lagi bagi pengguna media sosial. Ibu dua anak asal Tulungagung, Jawa Timur, ini sukses mencuri perhatian publik lewat gaya parenting-nya yang unik dan inspiratif.

Dia tidak hanya viral karena tingkah lucu dua anaknya, Natsuki dan Ritsuki, tetapi juga karena nilai-nilai budaya yang diterapkan dalam membesarkan anak di Jepang, bersama sang suami, Kenichiro Ueno yang akrab disebut netizen sebagai Pak Bambang.

Erna Megawati, atau yang akrab disapa Umma Mega, telah menetap di negara Jepang sejak belum memiliki anak.

Dalam kesehariannya, Umma Mega memilih menjadi ibu rumah tangga dan aktif membagikan konten seputar kehidupan keluarga di kanal Youtube, Instagram dan Tiktok.

Baca Juga: Playtopia dan Kids Club PIK2: Tempat Bermain Anak yang Edukatif dan Aman

Akun Youtube mereka saat ini telah mencapai 8,8 juta pengikut dengan total 548 juta views lebih. Angka yang luar biasa untuk sebuah akun keluarga.

Yang membuat Umma Mega istimewa bukan hanya viralitasnya tetapi juga nilai-nilai yang ditanamkan kepada anak.

Dia mendidik anak-anaknya untuk mandiri sejak dini, bertanggung jawab, sopan dan penuh empati.

Meskipun tegas, Umma Mega juga dikenal sangat dekat dengan anak-anaknya. Dia membiarkan mereka bereksplorasi, berani kotor dan mencoba hal-hal baru selama tetap dalam pengawasan.

Baca Juga: Tips Membiasakan Anak Disiplin Tanpa Harus Membentak atau Mengancam

Menggabungkan Nilai Indonesia dan Jepang dalam Pola Asuh

Gaya parenting Umma Mega menjadi menarik karena merupakan perpaduan antara nilai-nilai budaya Indonesia dan Jepang.

Di satu sisi, dia menerapkan ajaran ketimuran seperti sopan santun, rasa hormat terhadap orang tua serta kebiasaan mengucapkan "maaf", "tolong" dan "terima kasih."

Di sisi lain, dia juga mengadopsi nilai-nilai modern dari Jepang seperti kemandirian, disiplin waktu serta keterlibatan aktif orang tua dalam tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Iduladha Momentum Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Umma Mega dan suami juga menerapkan prinsip "menabung dulu" saat anak menginginkan sesuatu.

Dengan cara ini, anak diajarkan bersabar, bersyukur dan memahami nilai dari sebuah usaha.

Natsuki dan Ritsuki, Kakak Adik Idaman Netizen

Ritsuki dan Natsuki menjadi sorotan karena kepribadian mereka yang berbeda namun sama-sama menggemaskan.

Natsuki, sang kakak, dikenal lembut, penuh empati dan dewasa secara emosional. Dia bahkan sering mengingatkan sang ibu untuk makan dan memperhatikan sekelilingnnya dengan sangat manis.

Baca Juga: Apa Cara Unik yang Anda Lakukan untuk Menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Kelas Anda? Ini Inovasi Terbaru dan Kreatifnya

Sementara Ritsuki, si adik, adalah anak yang pemberani, aktif dan selalu penasaran. Dia sering tampil dengan ekspresi wajah lucu yang membuat netizen gemas tetapi tetap menunjukkan rasa hormat dan perhatian kepada keluarga.

Keduanya menunjukkan hubungan kakak dan adik yang hangat. Mereka saling menjaga, saling membantu dan selalu hadir dalam momen-momen kecil yang penuh makna.

Hiburan Penuh Nilai yang Menginspirasi

Tak hanya lucu dan menghibur, konten keluarga Umma Mega menyuguhkan banyak nilai edukatif.

Mereka memperlihatkan pentingnya waktu bersama keluarga, menikmati akhir pekan di taman atau tempat sederhana serta mengajarkan anak-anak untuk ikut serta dalam kegiatan rumah tangga.

Baca Juga: Dukung Nutrisi Anak Bangsa dalam Upaya Mengatasi Stunting, Sarihusada Raih Penghargaan di Ajang Peduli Gizi 2025

Kehadiran Umma Mega dan Kenichiro sebagai orang tua yang aktif dan penuh cinta adalah fondasi kuat dalam tumbuh kembang anak-anak mereka.

Keduanya berperan besar dalam membentuk kepribadian Ritsuki dan Natsuki. Hingga keduanya dikenal sebagai anak yang sopan, mandiri, tidak tantrum dan memiliki kecerdasan emosional tinggi.

Gaya Parenting yang Perlu Diteladani

Viralnya keluarga Umma Mega bukan sekadar soal konten lucu atau kehidupan sebuah keluarga di Jepang.

Lebih dari itu, mereka menghadirkan contoh nyata bagaimana pola asuh dengan cinta, tegas dan nilai lintas budaya bisa membentuk anak-anak berkualitas.

Baca Juga: Lewat Revisi UU Sisdiknas, DPR Ingin Seluruh Anak Dapat Pendidikan hingga ke Pelosok

Tak heran jika banyak netizen menjadikan Umma Mega sebagai inspirasi dalam mebesarkan anak di era digital ini.

Laporan: Laily Nuriansyah/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK