Akurat

Bagaimana Caranya agar Kebutuhan Sumber Makanan Terpenuhi tanpa Menimbulkan Polusi?

Sultan Tanjung | 2 Desember 2024, 14:30 WIB
Bagaimana Caranya agar Kebutuhan Sumber Makanan Terpenuhi tanpa Menimbulkan Polusi?

AKURAT.CO Pemenuhan kebutuhan sumber makanan merupakan tantangan global yang harus dihadapi dengan bijak.

Salah satu tantangan utama adalah bagaimana memenuhi kebutuhan ini tanpa menimbulkan polusi yang merusak lingkungan.

Artikel ini akan membahas berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan sumber makanan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah.

Baca Juga: Indonesia Asri Beri Edukasi Cara Merawat Diri dan Lingkungan Lewat Circle of Beauty 3.0

1. Pertanian Organik

Menurut penelitian dari Universitas Gadjah Mada, pertanian organik adalah salah satu cara efektif untuk memenuhi kebutuhan pangan tanpa menimbulkan polusi.

Pertanian organik menghindari penggunaan pestisida dan pupuk kimia sintetis yang dapat mencemari tanah dan air.

Sebagai gantinya, pertanian organik menggunakan pupuk alami seperti kompos dan pupuk kandang, serta teknik pengendalian hama alami.

Hal ini tidak hanya menjaga kualitas lingkungan tetapi juga meningkatkan kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati.

2. Pengelolaan Air yang Efisien

Penelitian dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa pengelolaan air yang efisien sangat penting dalam pertanian berkelanjutan.

Teknik irigasi seperti irigasi tetes dan irigasi sprinkler dapat mengurangi penggunaan air dan mencegah polusi akibat limpasan pestisida dan pupuk.

Selain itu, pengelolaan air yang baik membantu menjaga kualitas air tanah dan permukaan.

3. Penggunaan Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi ramah lingkungan, seperti yang dijelaskan dalam jurnal dari Universitas Airlangga, dapat membantu mengurangi polusi dalam produksi pangan.

Contohnya adalah teknologi biogas untuk mengolah limbah ternak menjadi energi, serta teknologi hidroponik dan akuaponik yang mengurangi penggunaan lahan dan air.

Teknologi ini tidak hanya mengurangi polusi tetapi juga meningkatkan efisiensi produksi pangan.

4. Pengelolaan Limbah Pertanian

Pengelolaan limbah pertanian yang bijaksana juga merupakan langkah penting untuk mengurangi polusi.

Menurut penelitian dari Universitas Padjadjaran, limbah pertanian seperti sisa tanaman dan kotoran ternak dapat diolah menjadi kompos atau biogas.

Pengelolaan limbah yang baik tidak hanya mengurangi polusi tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat bagi pertanian.

5. Edukasi dan Kesadaran Masyarakat

Edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian berkelanjutan sangat penting.

Penelitian dari Universitas Bina Nusantara menunjukkan bahwa masyarakat yang sadar lingkungan cenderung mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan dan mengurangi konsumsi produk yang menyebabkan polusi.

Kampanye edukasi dan program pelatihan bagi petani serta masyarakat umum dapat membantu mencapai tujuan ini.

Kesimpulan

Memenuhi kebutuhan sumber makanan tanpa menimbulkan polusi memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan.

Pertanian organik, pengelolaan air yang efisien, penggunaan teknologi ramah lingkungan, pengelolaan limbah pertanian, serta edukasi dan kesadaran masyarakat adalah beberapa cara yang dapat diterapkan.

Dengan mengadopsi praktik-praktik ini, kita dapat memastikan bahwa kebutuhan pangan terpenuhi tanpa merusak lingkungan, sehingga menciptakan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.