Kunci Jawaban PAI Kelas 6 Halaman 149 Kurikulum Merdeka Bab 8

AKURAT.CO Berikut adalah kunci jawaban untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 6 di halaman 149 Kurikulum Merdeka yang bisa Anda simak dalam artikel ini.
Pelajaran PAI kali ini mengangkat topik dari Bab 8: Peduli Lingkungan.
Kunci jawaban PAI Kelas 6 Kurikulum Merdeka dalam artikel ini dapat berfungsi sebagai referensi atau panduan belajar bagi siswa.
Kunci jawaban PAI Kelas 6 Halaman 149
Bab 8 Peduli Lingkungan : Aktivitasku
Jelaskan cara kita menjaga atau melestarikan lingkungan berupa tanah, air, udara, dan tumbuh-tumbuhan.
- Cara menjaga atau melestariikan tanah.
- Cara menjaga atau melestariikan air :
- Cara menjaga atau melestariikan udara :
- Cara menjaga atau melestariikan tumbuh-tumbuhan :
Kunci Jawaban
- - Praktik Pertanian Berkelanjutan: Menggunakan metode pertanian berkelanjutan seperti rotasi tanaman, penggunaan pupuk organik, dan konservasi tanah untuk mencegah erosi dan degradasi tanah.
- Penghijauan dan Reboisasi: Menanam pohon-pohon atau tumbuhan penutup tanah untuk mencegah erosi, meningkatkan kesuburan tanah, dan memperbaiki kualitas tanah.
- Mengurangi Penggunaan Pestisida dan Bahan Kimia Berbahaya: Mengurangi penggunaan pestisida dan bahan kimia berbahaya dalam pertanian dan kegiatan lainnya untuk menghindari pencemaran tanah.
- Daur Ulang Limbah Organik: Membuat kompos dari limbah organik seperti sisa makanan dan daun kering untuk digunakan sebagai pupuk alami.
- - Penghematan Air: Mengurangi pemborosan air dengan memperbaiki pipa bocor, mematikan keran saat tidak digunakan, dan menggunakan teknologi hemat air seperti toilet berpendar dan shower berdaya rendah.
- Pengelolaan Drainase: Meningkatkan infrastruktur drainase seperti saluran dan got untuk menghindari banjir dan memastikan air dapat dialirkan dengan baik.
- Penghijauan Lingkungan: Menanam pohon dan tumbuhan lainnya untuk meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah dan mengurangi aliran permukaan yang dapat menyebabkan banjir.
- Penggunaan Teknologi Pengolahan Air: Menggunakan teknologi pengolahan air bersih yang efisien dan ramah lingkungan untuk mengurangi pencemaran air.
- Edukasi Kesadaran tentang Penggunaan Air: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan air yang bijaksana dan cara mengurangi polusi air.
- - Mengurangi Emisi Kendaraan: Mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan seperti kendaraan listrik atau berbagi kendaraan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
- Energi Bersih: Menggunakan sumber energi bersih seperti energi surya, angin, atau hidro untuk mengurangi polusi udara dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil.
- Mengurangi Pemanfaatan Bahan Bakar Fosil: Meminimalkan penggunaan bahan bakar fosil dengan mengurangi konsumsi energi dan beralih ke sumber energi terbarukan.
- Pemantauan Kualitas Udara: Meningkatkan pemantauan dan penilaian kualitas udara untuk mengidentifikasi sumber-sumber polusi dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.
- Penanaman Pohon: Menanam lebih banyak pohon untuk menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, serta mengurangi kadar CO2 di atmosfer.
- - Konservasi Habitat: Melindungi dan melestarikan habitat alami tumbuhan untuk mempertahankan keanekaragaman hayati dan menghindari kepunahan tumbuhan.
- Program Penanaman Pohon: Melakukan program penanaman pohon untuk mengembalikan hutan yang gundul atau gundul.
- Pengendalian Perburuan dan Perdagangan Ilegal: Menghentikan perburuan dan perdagangan ilegal tumbuhan langka dan dilindungi.
- Edukasi dan Kampanye Perlindungan Tumbuhan: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan tumbuhan dan kampanye untuk kesadaran lingkungan.
- Menggunakan Produk Ramah Lingkungan: Menggunakan produk-produk yang berasal dari bahan ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem tumbuhan.
*Disclaimer:
Artikel ini hanya digunakan sebagai bahan referensi siswa ketika mengerjakan soal. Sebelum melihat kunci jawaban ini siswa diharuskan untuk mengerjakannya secara mandiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








