Akurat

Bagaimana Mahasiswa Membedakan Penggunaan Statistika Deskriptif dan Statistika Inferensial?

Sultan Tanjung | 18 Oktober 2024, 16:50 WIB
Bagaimana Mahasiswa Membedakan Penggunaan Statistika Deskriptif dan Statistika Inferensial?

AKURAT.CO Statistika adalah cabang ilmu matematika yang berfungsi untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data.

Dalam dunia akademis, mahasiswa sering kali dihadapkan pada dua jenis statistika utama: statistika deskriptif dan statistika inferensial.

Memahami perbedaan dan penggunaan kedua jenis statistika ini sangat penting untuk analisis data yang akurat dan bermakna.

Artikel ini akan membahas bagaimana mahasiswa dapat membedakan penggunaan statistika deskriptif dan statistika inferensial berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas di dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Bolehkah Setiap Sekolah Memiliki Alur Tujuan Pembelajaran yang Berbeda-beda?

Statistika Deskriptif

  1. Definisi dan Tujuan 

    Statistika deskriptif adalah metode yang digunakan untuk meringkas dan menggambarkan data yang telah dikumpulkan. 

    Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran yang jelas tentang karakteristik dan pola data tanpa membuat kesimpulan lebih lanjut.

  2. Penggunaan 

    Statistika deskriptif digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan ukuran pemusatan serta penyebaran seperti mean, median, modus, dan standar deviasi. 

    Misalnya, dalam penelitian survei, statistika deskriptif dapat digunakan untuk menggambarkan distribusi usia responden.

  3. Contoh

    • Data Kualitatif: Menghitung frekuensi kategori seperti jenis kelamin atau preferensi warna.
    • Data Diskrit: Menghitung jumlah siswa yang mendapatkan nilai tertentu dalam ujian.
    • Data Kontinu: Menghitung rata-rata tinggi badan siswa dalam satu kelas.

Statistika Inferensial

  1. Definisi dan Tujuan 

    Statistika inferensial adalah metode yang digunakan untuk membuat kesimpulan atau generalisasi tentang populasi berdasarkan data sampel. 

    Tujuan utamanya adalah melakukan estimasi, pengujian hipotesis, dan pengambilan keputusan berdasarkan data yang terbatas.

  2. Penggunaan 

    Statistika inferensial digunakan untuk menguji hipotesis dan membuat prediksi tentang populasi.

    Misalnya, dalam penelitian medis, statistika inferensial dapat digunakan untuk menentukan efektivitas suatu obat berdasarkan uji coba klinis pada sampel pasien.

  3. Contoh

    • Data Kualitatif: Menguji hipotesis tentang proporsi responden yang menyukai produk tertentu.
    • Data Diskrit: Mengestimasi jumlah kejadian tertentu dalam populasi berdasarkan sampel.
    • Data Kontinu: Menguji apakah rata-rata tinggi badan siswa di sekolah A berbeda secara signifikan dari sekolah B.

Perbedaan Utama

  1. Tujuan

    • Statistika deskriptif bertujuan untuk menggambarkan data yang ada.
    • Statistika inferensial bertujuan untuk membuat kesimpulan tentang populasi berdasarkan data sampel.
  2. Pendekatan

    • Statistika deskriptif menggunakan metode seperti tabel, grafik, dan ukuran pemusatan.
    • Statistika inferensial menggunakan metode seperti uji hipotesis, interval kepercayaan, dan regresi.
  3. Aplikasi

    • Statistika deskriptif digunakan dalam tahap awal analisis data untuk memberikan gambaran umum.
    • Statistika inferensial digunakan dalam tahap lanjutan untuk membuat prediksi dan pengambilan keputusan.

Studi Kasus dan Penelitian

Penelitian dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa penggunaan statistika deskriptif sangat efektif dalam memberikan gambaran awal tentang data penelitian. 

Studi ini menemukan bahwa deskripsi yang jelas tentang data dapat membantu peneliti dalam merancang analisis lanjutan yang lebih tepat.

Penelitian serupa dari Universitas Harvard menekankan pentingnya statistika inferensial dalam membuat kesimpulan yang valid tentang populasi. 

Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan metode inferensial yang tepat dapat meningkatkan akurasi dan reliabilitas hasil penelitian.

Kesimpulan

Mahasiswa dapat membedakan penggunaan statistika deskriptif dan statistika inferensial dengan memahami tujuan, pendekatan, dan aplikasi masing-masing.

Statistika deskriptif digunakan untuk menggambarkan data yang ada, sementara statistika inferensial digunakan untuk membuat kesimpulan tentang populasi berdasarkan data sampel.

Dengan memahami perbedaan ini, mahasiswa dapat melakukan analisis data yang lebih akurat dan bermakna dalam penelitian mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.