Akurat

Mengapa Anak Muda Harus Terlibat Aktif dalam Mengekspresikan Pendapat dan Terlibat dalam Demokrasi?

Sultan Tanjung | 5 Oktober 2024, 13:20 WIB
Mengapa Anak Muda Harus Terlibat Aktif dalam Mengekspresikan Pendapat dan Terlibat dalam Demokrasi?

AKURAT.CO Partisipasi aktif anak muda dalam demokrasi dan mengekspresikan pendapat adalah elemen penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan dinamis.

Anak muda memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dan inovasi dalam berbagai aspek kehidupan.

Artikel ini akan membahas mengapa anak muda harus terlibat aktif dalam mengekspresikan pendapat dan terlibat dalam demokrasi berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas di dalam negeri maupun luar negeri.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Demokrasi Pancasila?

1. Penerus Kepemimpinan

Anak muda adalah penerus kepemimpinan masa depan.

Menurut jurnal dari Universitas Pendidikan Indonesia, keterlibatan anak muda dalam proses demokrasi membantu mereka memahami mekanisme pemerintahan dan politik, yang penting untuk mempersiapkan mereka sebagai pemimpin masa depan.

Dengan berpartisipasi aktif, mereka dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan pemahaman yang lebih baik tentang tanggung jawab sosial.

2. Menyuarakan Pendapat dan Hak

Partisipasi dalam demokrasi memungkinkan anak muda untuk menyuarakan pendapat mereka dan memperjuangkan hak-hak mereka. 

Jurnal dari Universitas Negeri Yogyakarta menyebutkan bahwa anak muda membawa perspektif baru dan inovatif yang dapat memperkaya diskusi dan pengambilan keputusan.

Dengan menyuarakan pendapat, mereka dapat memastikan bahwa kebijakan yang dibuat mencerminkan kebutuhan dan aspirasi mereka.

3. Mendorong Inovasi dan Perubahan

Anak muda sering kali lebih terbuka terhadap perubahan dan inovasi. 

Menurut jurnal dari Universitas Gadjah Mada, keterlibatan anak muda dalam demokrasi dapat mendorong inovasi dalam berbagai bidang, termasuk teknologi, pendidikan, dan lingkungan.

Mereka dapat membawa ide-ide segar yang dapat membantu mengatasi tantangan sosial dan ekonomi.

4. Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis

Partisipasi aktif dalam demokrasi membantu anak muda mengembangkan kemampuan berpikir kritis. 

Jurnal dari Universitas Indonesia menjelaskan bahwa dengan terlibat dalam diskusi politik dan sosial, anak muda dapat belajar untuk menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan membuat keputusan yang berdasarkan bukti.

Kemampuan ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan karier profesional mereka.

5. Membangun Jaringan dan Koneksi

Keterlibatan dalam demokrasi juga memberikan kesempatan bagi anak muda untuk membangun jaringan dan koneksi. 

Menurut jurnal dari Universitas Pendidikan Indonesia, melalui partisipasi dalam organisasi pemuda, kampanye politik, dan kegiatan sosial, anak muda dapat bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat dan tujuan yang sama.

Jaringan ini dapat membantu mereka dalam pengembangan karier dan proyek-proyek sosial.

Kesimpulan

Partisipasi aktif anak muda dalam mengekspresikan pendapat dan terlibat dalam demokrasi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan dinamis.

Dengan menjadi penerus kepemimpinan, menyuarakan pendapat, mendorong inovasi, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan membangun jaringan, anak muda dapat memainkan peran penting dalam membentuk masa depan yang lebih baik.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mendukung dan mendorong keterlibatan aktif anak muda dalam proses demokrasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.