Akurat

Hal Penting yang Paling Bermakna Selama Mempelajari Modul dalam Program Guru Penggerak

Sultan Tanjung | 12 September 2024, 12:51 WIB
Hal Penting yang Paling Bermakna Selama Mempelajari Modul dalam Program Guru Penggerak

AKURAT.CO Program Guru Penggerak adalah inisiatif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid.

Program ini melibatkan pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama beberapa bulan.

Artikel ini akan membahas hal-hal penting yang paling bermakna selama mempelajari modul dalam program Guru Penggerak berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah.

Baca Juga: Sebagai Warga Negara Indonesia dan Warga Dunia, Bagaimana Sebaiknya Sikap Kita dalam Menghadapi Tantangan Kehidupan Global?

Pengembangan Kompetensi sebagai Pemimpin Pembelajaran

Salah satu hal paling bermakna yang dipelajari dalam modul ini adalah pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran.

Menurut penelitian dari Universitas Pendidikan Indonesia, program ini membantu guru untuk memahami dan menerapkan strategi pembelajaran yang berpusat pada murid.

Guru diajarkan untuk merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan melibatkan murid secara aktif.

Baca Juga: Bagaimana Caranya agar Permainan Tradisional Tetap Dikenal sampai Sekarang?

Peningkatan Keterampilan Reflektif dan Kolaboratif

Program Guru Penggerak menekankan pentingnya keterampilan reflektif dan kolaboratif.

Penelitian dari Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa guru yang mampu melakukan refleksi kritis atas praktik pembelajaran mereka sendiri dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Selain itu, kolaborasi dengan rekan sejawat dan komunitas pendidikan lainnya juga menjadi fokus utama, yang membantu guru berbagi pengalaman dan pengetahuan.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Demokrasi Pancasila?

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan

Modul dalam program ini juga mengajarkan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan.

Menurut jurnal dari Universitas Airlangga, nilai-nilai seperti gotong royong, keadilan sosial, dan kemanusiaan yang adil dan beradab harus diintegrasikan dalam proses pembelajaran.

Hal ini tidak hanya membantu dalam membentuk karakter murid, tetapi juga memperkuat identitas nasional.

Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran

Salah satu aspek penting yang dipelajari adalah penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

Penelitian dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan murid dalam proses belajar.

Guru diajarkan untuk memanfaatkan berbagai alat dan platform digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif.

Pengembangan Budaya Positif di Sekolah

Program Guru Penggerak juga menekankan pentingnya membangun budaya positif di sekolah.

Menurut penelitian dari Universitas Diponegoro, budaya positif yang mencakup lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung dapat meningkatkan motivasi dan prestasi murid.

Guru diajarkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan holistik murid.

Kesimpulan

Selama mempelajari modul dalam program Guru Penggerak, beberapa hal penting yang paling bermakna adalah pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran, peningkatan keterampilan reflektif dan kolaboratif, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, dan pengembangan budaya positif di sekolah.

Dengan memahami dan menerapkan hal-hal ini, guru dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.