Refleksi Menerapkan Prinsip Understanding by Design pada Pembelajaran

AKURAT.CO Understanding by Design (UbD) adalah pendekatan perancangan pembelajaran yang dikembangkan oleh Grant Wiggins dan Jay McTighe.
Pendekatan ini menekankan pentingnya merancang pembelajaran dengan tujuan akhir yang jelas, yang dikenal sebagai “backward design” atau desain mundur.
UbD bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memastikan bahwa semua kegiatan pembelajaran berfokus pada pencapaian pemahaman yang mendalam dan bermakna bagi siswa.
Baca Juga: Bagaimana Prinsip UbD Dapat Membantu Bapak Ibu Guru dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif dan Apa Tantangan yang Dihadapi?
Prinsip-Prinsip Understanding by Design
-
Identifikasi Hasil yang Diinginkan:
Langkah pertama dalam UbD adalah menentukan apa yang diharapkan siswa untuk dipahami dan dapat lakukan setelah pembelajaran selesai.
Ini melibatkan penetapan tujuan pembelajaran yang jelas dan spesifik.
-
Penentuan Bukti Penilaian:
Setelah tujuan ditetapkan, langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan tersebut akan diukur.
Ini bisa berupa tes, proyek, atau bentuk penilaian lainnya yang relevan.
-
Perencanaan Pengalaman Pembelajaran:
Langkah terakhir adalah merancang kegiatan pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ini termasuk memilih metode pengajaran, bahan ajar, dan strategi pembelajaran yang sesuai.
Implementasi UbD dalam Pembelajaran
Implementasi UbD di Indonesia telah mulai diterapkan dalam berbagai konteks pendidikan, termasuk dalam kurikulum merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan UbD dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan membuat proses pembelajaran lebih terstruktur dan berfokus pada hasil akhir yang diinginkan.
Studi literatur dari Universitas Lampung mengungkapkan bahwa meskipun prinsip-prinsip UbD telah dikenal luas, implementasinya dalam kegiatan pembelajaran masih belum sepenuhnya dilakukan oleh semua guru.
Banyak guru yang masih berfokus pada metode pengajaran tradisional tanpa memperhatikan pentingnya perencanaan mundur yang ditawarkan oleh UbD.
Sementara itu, penelitian dari Universitas Tanjungpura menunjukkan bahwa penerapan UbD dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan sistematis.
Dengan UbD, guru dapat lebih mudah mengidentifikasi kompetensi dasar yang harus dicapai oleh siswa dan merancang kegiatan pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi tersebut.
Baca Juga: Refleksi Pembelajaran Sosial Emosional Topik 1 Modul 2 PPG
Kesimpulan
Understanding by Design menawarkan pendekatan yang sistematis dan terstruktur untuk merancang pembelajaran yang berfokus pada pencapaian pemahaman yang mendalam.
Meskipun implementasinya masih menghadapi tantangan, penelitian menunjukkan bahwa UbD memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.
Dengan penerapan yang tepat, UbD dapat membantu guru merancang pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna bagi siswa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





