Bagaimana Terjadinya Proses Fotosintesis?

AKURAT.CO Fotosintesis adalah proses vital yang memungkinkan tumbuhan menghasilkan makanan sendiri.
Dengan bantuan cahaya matahari, tumbuhan mengubah zat-zat anorganik seperti karbon dioksida (CO₂) dan air (H₂O) menjadi senyawa organik, terutama gula (karbohidrat).
Artikel ini akan mengulas proses fotosintesis, reaksi kimianya, serta peran klorofil dan cahaya matahari seperti terangkum dalam buku “Fotosintesis dan Respirasi” oleh Natalia S.
Baca Juga: Apa Peran Hewan dalam Perkembangbiakan Tumbuhan Kelas 4?
Proses dan Reaksi Fotosintesis
- Reaksi Terang:
- Terjadi di membran tilakoid kloroplas.
- Cahaya matahari diserap oleh klorofil, mengaktifkan elektron.
- Elektron bergerak melalui rantai transpor elektron, menghasilkan ATP (adenosin trifosfat) dan NADPH (nikotinamida adenin dinukleotida fosfat hidrogen).
- Air terpecah menjadi oksigen (O₂) dan proton (H⁺).
- Reaksi Gelap (Siklus Calvin):
- Terjadi di stroma kloroplas.
- CO₂ diambil dari udara dan diikat dengan senyawa organik menggunakan ATP dan NADPH.
- Hasilnya adalah gula (glukosa) yang disimpan sebagai energi.
Peran Cahaya Matahari dan Klorofil
- Cahaya Matahari:
- Sumber energi utama untuk fotosintesis.
- Tanpa cahaya matahari, proses ini tidak dapat berlangsung.
- Klorofil:
- Pigmen hijau dalam kloroplas.
- Menangkap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia.
- Memainkan peran kunci dalam reaksi terang.
Baca Juga: Bagaimana Kualitas Air yang Dapat Digunakan untuk Menyiram Tanaman?
Kesimpulan
Fotosintesis adalah keajaiban alam yang mengubah cahaya menjadi makanan.
Dengan memahami proses ini, kita semakin menghargai peran tumbuhan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan di Bumi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








