Akurat

Bagaimana Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru?

Sultan Tanjung | 27 Agustus 2024, 18:15 WIB
Bagaimana Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru?

AKURAT.CO Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peran sentral dalam membentuk identitas dan arah kebijakan negara.

Berdasarkan penjelasan dari buku Tatanan Orde Baru: Distorsi Ideologi Pancasila penerbit Kanisius, pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto (1966-1998), Pancasila tetap dijunjung tinggi dan diterapkan secara konsisten.

Artikel ini akan mengulas penerapan Pancasila pada masa Orde Baru, serta bagaimana nilai-nilai ideologi negara ini berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

1. Konsistensi dalam Memperkuat Pancasila 

Presiden Soeharto mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dengan tekad kuat. 

Dalam upaya memulihkan kondisi pasca-kekacauan yang terjadi di era Soekarno, Soeharto menegaskan pentingnya keutuhan dan persatuan bangsa melalui Pancasila.

Keberadaan Pancasila semakin diperkuat di era Orde Baru.

2. Peran Angkatan Darat dan Landasan Konstitusional 

Angkatan Darat menjadi pemeran utama dalam era Orde Baru. 

Landasan konstitusional mengenai masuknya militer ke dalam politik tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945, yang menyebutkan adanya golongan ABRI dalam MPR.

Hal ini menegaskan peran militer dalam menjaga stabilitas dan keutuhan negara.

3. Perubahan Sistem Politik: Dari Liberal ke Otoriter 

Pada awal Orde Baru, sistem politik Indonesia mengalami pergeseran dari titik ekstrim otoriter pada zaman demokrasi terpimpin menjadi demokrasi liberal. 

Namun, liberalisme ini tidak berlangsung lama dan bergeser lagi ke sistem otoriter setelah format politik terbentuk.

Setelah UUD Nomor 15 tahun 1969 dan UU Nomor 16 Tahun 1969 dikeluarkan, langgam sistem politik kembali bergeser ke sistem otoritarian.

4. Demokrasi Semu dan Ketatatanegaraan 

Orde Baru lahir sebagai upaya menegakkan Pancasila dan UUD 1945. 

Dalam praktek ketatatanegaraannya, kehidupan demokrasi berjalan secara pseudo-demokratis atau demokrasi semu.

Meskipun demikian, Pancasila tetap menjadi pijakan utama dalam kebijakan pemerintahan.

Kesimpulan

Penerapan Pancasila pada masa Orde Baru menegaskan komitmen untuk memperkuat nilai-nilai ideologi negara.

Meskipun terdapat perubahan dalam sistem politik, Pancasila tetap menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Keberlanjutan nilai-nilai Pancasila menjadi tantangan bagi generasi masa kini untuk menjaga dan mengembangkan keadilan, persatuan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.