Jelaskan Bahaya Jika Seseorang Mengingkari Janji! Simak Perspektif Psikologis dan Sosial

AKURAT.CO Janji adalah komitmen yang dibuat seseorang kepada orang lain, dan menepati janji adalah tanda integritas dan kepercayaan.
Namun, mengingkari janji dapat membawa berbagai dampak negatif, baik bagi individu yang melakukannya maupun bagi orang lain yang terlibat.
Artikel ini akan membahas bahaya mengingkari janji dari perspektif psikologis dan sosial, berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas di dalam negeri dan luar negeri.
1. Dampak Psikologis Mengingkari Janji
Menurut penelitian dari Universitas Indonesia, mengingkari janji dapat menyebabkan stres dan rasa bersalah pada individu yang melakukannya.
Rasa bersalah ini dapat mengganggu kesehatan mental dan emosional, serta menurunkan kualitas hidup.
Selain itu, penelitian dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa individu yang sering mengingkari janji cenderung mengalami kecemasan dan ketidaktenangan.
2. Kehilangan Kepercayaan
Kepercayaan adalah fondasi dari setiap hubungan yang sehat. Jurnal dari Universitas Gadjah Mada mengungkapkan bahwa mengingkari janji dapat merusak kepercayaan dan membuat hubungan menjadi rapuh.
Ketika seseorang sering mengingkari janji, orang lain mungkin merasa dikhianati dan sulit untuk mempercayai kembali.
3. Dampak Sosial dan Relasional
Dalam konteks sosial, mengingkari janji dapat menyebabkan isolasi sosial dan penurunan kualitas hubungan.
Penelitian dari Universitas Oxford menunjukkan bahwa individu yang sering mengingkari janji cenderung memiliki hubungan yang kurang memuaskan dan lebih sedikit dukungan sosial.
Selain itu, mengingkari janji juga dapat menyebabkan konflik dan ketegangan dalam hubungan interpersonal.
4. Perspektif Agama
Dalam ajaran Islam, mengingkari janji dianggap sebagai tindakan yang sangat tercela.
Menurut tafsir dari Surah An-Nahl ayat 91, Allah sangat membenci orang-orang yang tidak menepati janjinya.
Mengingkari janji juga dikategorikan sebagai salah satu tanda orang munafik, yang sangat dibenci dalam Islam.
Kesimpulan
Mengingkari janji memiliki dampak negatif yang signifikan, baik dari segi psikologis maupun sosial.
Dari perspektif psikologis, mengingkari janji dapat menyebabkan stres, rasa bersalah, dan kecemasan.
Dari perspektif sosial, tindakan ini dapat merusak kepercayaan dan hubungan interpersonal.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk berusaha menepati janji dan menjaga integritas dalam setiap hubungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








