Jawaban PMM, Apa Tiga Tantangan Paling Sulit yang Akan Anda Hadapi dalam Melakukan Perubahan Tersebut?

AKURAT.CO - Platform Merdeka Mengajar (PMM) adalah inovasi pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.
Sebagai guru yang terlibat dalam PMM, kita akan menghadapi berbagai tantangan dalam melakukan perubahan.
Artikel ini akan membahas tiga tantangan paling sulit yang mungkin kita hadapi dan bagaimana kita dapat mengatasinya.
Baca Juga: Jawaban PMM, Apa 3 Tantangan Paling Sulit yang Akan Anda Hadapi dalam Melakukan Perubahan Tersebut?
- Manajemen Waktu
- Tantangan pertama adalah mengelola waktu dengan lebih baik ketika ingin menerapkan perubahan baru di kelas maupun di satuan pendidikan.
- Dalam kelas, kita sudah ditentukan mengajar dalam kurun waktu tertentu. Bagaimana bila perubahan itu adalah sesuatu yang rutin? Misalnya ingin menerapkan kegiatan asesmen diagnostik dalam pembelajaran. Kita perlu memasukkan kegiatan tersebut di RPP maupun modul ajar. Berapa durasi yang diperlukan? Ini menjadi tantangan yang sulit bagi guru.
- Mengenali Gaya Belajar Murid Kelas Rendah
- Murid kelas rendah cenderung mengikuti arus dan apa yang disajikan oleh guru. Meskipun diminta untuk memilih apa yang disukainya, tidak menutup kemungkinan bahwa ia akan menyukai pilihan lain yang disajikan oleh guru.
- Pembelajaran berbasis aktivitas kelompok menjadi tantangan yang sulit untuk diterapkan di kelas rendah. Namun sebaliknya, pembelajaran berbasis pendampingan individu siswa juga menjadi tambah sulit.
- Keterbatasan Sumber Daya
- PMM memerlukan dukungan teknologi, akses internet, dan perangkat yang memadai. Tidak semua sekolah memiliki sumber daya ini.
- Kolaborasi dengan pihak luar, penggalangan dana, dan pemanfaatan sumber daya yang ada dapat membantu mengatasi keterbatasan ini.
Kesimpulan
Melakukan perubahan dalam PMM bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan komitmen, kerjasama, dan kesabaran, kita dapat mengatasi tantangan ini dan menciptakan pendidikan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








