Akurat

Dua Cara Ampuh Jauhkan Anak dari Ketergantungan Gadget

Annisa Fadhilah | 11 Juni 2024, 18:01 WIB
Dua Cara Ampuh Jauhkan Anak dari Ketergantungan Gadget

AKURAT.CO Bagi Anda, Orang tua yang merasa frustrasi dengan anak-anak mereka yang kecanduan ponsel, jangan terlebih dahulu khawatir karena sebuah penelitian baru-baru ini ternyata ada dua cara ampuh demi menjauhkan mereka dari perangkat mereka.

Dua pendekatan yang bisa Anda coba yakni dengan cara membatasi waktu screen time selama jam makan atau waktu tidur, dan mencontohkan perilaku layar yang baik kepada mereka, menurut tim dari University of California, San Francisco (UCSF).

“Hasil ini menggembirakan karena memberikan orang tua beberapa strategi konkret yang dapat mereka gunakan dengan anak-anak praremaja dan remaja yakni dengan cara menetapkan batas waktu screen time, memantau penggunaan layar anak-anak Anda, dan menghindari layar di kamar tidur dan pada waktu makan,” kata penulis pertama studi Dr. Jason Nagata.

"Cobalah juga untuk mempraktikkan apa yang telah Anda ajarkan pada anak," imbuh Nagata, seorang dokter anak di Rumah Sakit Anak Benioff milik UCSF.

Baca Juga: Hasil Studi: Dampak Screen Time pada Anak Ternyata Tak Seburuk yang Dipikirkan

Timnya menerbitkan temuannya pada tanggal 5 Juni di jurnal Pediatric Research.

Studi tersebut difokuskan pada anak-anak praremaja yang berusia 12 dan 13 tahun.

"Kami ingin mengamati remaja muda secara khusus, karena mereka berada pada tahap ketika penggunaan ponsel dan media sosial sering meningkat dan menentukan arah kebiasaan di masa mendatang," Nagata menjelaskan dalam rilis berita UCSF.

Baca Juga: Inilah 5 Aplikasi Untuk Mengurangi Screen Time Smartphone, Jangan Berlebihan

Mereka melibatkan lebih dari 10.000 orang yang mengambil bagian dalam studi Adolescent Brain Cognitive Development (ABCD). Orang tua dalam studi tersebut diminta untuk setuju atau tidak setuju dengan pernyataan seperti "Anak saya tertidur saat menggunakan perangkat berbasis layar."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.