Akurat

Adakah Cara Lain agar Murid-murid Kelas 2 Bersedia Antri di Depan Kelas Tanpa Diberi Penghargaan Stiker Bintang? Jelaskan!

Sultan Tanjung | 21 Mei 2024, 23:15 WIB
Adakah Cara Lain agar Murid-murid Kelas 2 Bersedia Antri di Depan Kelas Tanpa Diberi Penghargaan Stiker Bintang? Jelaskan!

AKURAT.CO Motivasi adalah faktor yang memengaruhi perilaku seseorang.

Dalam kasus murid-murid kelas 2, motivasi untuk bersedia berdiri antri sebelum masuk kelas dapat berasal dari berbagai faktor.

Selain memberikan penghargaan stiker bintang, ada beberapa cara lain yang dapat diterapkan:

  1. Pajang Aturan:

    Buat poster aturan dan gantungkan di dinding kelas. Tuliskan aturan dalam kalimat positif.

    Misalnya, alih-alih “jangan memaksa orang lain”, tulislah “hormatilah orang lain”.

  2. Model Perilaku:

    Sebagai guru, tunjukkan contoh perilaku yang diharapkan. Jika Anda sendiri menunjukkan kedisiplinan dan antusiasme dalam antri, murid-murid akan cenderung mengikuti.

  3. Keterlibatan Aktif:

    Libatkan murid dalam proses pembuatan aturan dan konsekuensi jika aturan dilanggar. Dengan merasa terlibat, mereka lebih mungkin mematuhi aturan.

  4. Penjelasan Mengapa:

    Berbicaralah dengan murid tentang pentingnya antri. Jelaskan bagaimana antri membantu menciptakan ketertiban dan menghormati orang lain.

  5. Reinforcement Positif:

    Selain stiker bintang, berikan pujian verbal ketika murid berperilaku baik. Kata-kata positif dapat memperkuat motivasi mereka.

Ingatlah bahwa setiap murid memiliki keunikannya sendiri, jadi perlu menggabungkan berbagai pendekatan untuk mencapai hasil yang efektif.

Berikut beberapa metode lain yang dapat meningkatkan kedisiplinan murid:

  1. Menjadi Teladan: Guru harus menjadi contoh dalam berperilaku disiplin. Siswa akan lebih cenderung mengikuti jika melihat gurunya konsisten dan tepat waktu.

  2. Membuat Peraturan Jelas: Buat daftar peraturan atau tata tertib yang tegas dan mudah dipahami. Pastikan peraturan tidak memiliki makna ganda dan dapat diikuti dengan baik.

  3. Libatkan Siswa: Ajak siswa dalam proses pembuatan aturan. Dengan merasa terlibat, mereka lebih mungkin mematuhi aturan yang telah disepakati.

  4. Penggunaan Imbalan dan Pengakuan: Selain hukuman, berikan penghargaan dan pengakuan atas perilaku disiplin. Ini dapat memperkuat motivasi siswa.

Ingatlah bahwa setiap siswa memiliki keunikannya sendiri, jadi perlu menggabungkan berbagai pendekatan untuk mencapai hasil yang efektif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.