Akurat

Perbedaan Hukuman, Konsekuensi, dan Restitusi dalam Dunia Pendidikan pada Modul Guru Penggerak

Sultan Tanjung | 21 Mei 2024, 18:00 WIB
Perbedaan Hukuman, Konsekuensi, dan Restitusi dalam Dunia Pendidikan pada Modul Guru Penggerak

AKURAT.CO Dalam dunia pendidikan, perbedaan antara hukuman, konsekuensi, dan restitusi memiliki implikasi yang signifikan terhadap pembentukan perilaku dan karakter siswa.

Mari kita jelajahi perbedaan ketiganya:

  1. Hukuman:

    • Hukuman adalah bentuk sanksi yang diberikan sebagai akibat langsung dari tindakan melanggar hukum atau aturan.
    • Biasanya bersifat negatif dan bertujuan untuk menghukum pelaku.
    • Contohnya: penalti, teguran, atau penurunan nilai.
  2. Konsekuensi:

    • Konsekuensi adalah akibat dari tindakan yang dilakukan.
    • Dalam pendekatan disiplin positif, konsekuensi lebih berfokus pada pembelajaran daripada hukuman.
    • Tujuannya adalah membantu murid memahami dampak dari tindakan mereka dan membuat pilihan yang lebih baik di masa depan.
  3. Restitusi:

    • Restitusi adalah proses menciptakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan mereka.
    • Ini melibatkan pemulihan dan perbaikan, sehingga murid dapat kembali ke kelompok mereka dengan karakter yang lebih kuat.
    • Restitusi memperkuat pendekatan pemulihan dan membangun hubungan yang positif.

Dalam pendekatan segitiga restitusi, kita lebih berfokus pada konsekuensi dan restitusi daripada hukuman. 

Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendukung pertumbuhan holistik para murid.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.