Projek Penguatan Profil Pancasila: Membentuk Karakter Melalui Pembelajaran Kontekstual
Sultan Tanjung | 8 Maret 2024, 18:30 WIB

AKURAT.CO Projek Penguatan Profil Pancasila merupakan pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman kontekstual.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu projek penguatan profil Pancasila, mengapa penting, dan bagaimana implementasinya dalam pembelajaran.
Apa Itu Projek Penguatan Profil Pancasila?
- Projek Penguatan Profil Pancasila adalah pendekatan pembelajaran melalui projek dengan sasaran utama mencapai dimensi profil pelajar Pancasila.
- Peserta didik akan belajar menelaah tema-tema tertentu yang menjadi prioritas setiap tahunnya.
Mengapa Penting?
- Projek ini membantu peserta didik “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter.
- Melalui projek, peserta didik dapat mengembangkan pemecahan masalah dan berkolaborasi dengan lingkungan sekitar.
Implementasi dalam Pembelajaran
- Guru dapat merancang projek penguatan profil Pancasila dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam berbagai mata pelajaran.
- Contoh implementasi:
- Projek penelitian tentang nilai-nilai Pancasila dalam sejarah Indonesia.
- Projek seni rupa yang menggambarkan semangat gotong royong dalam Pancasila.
Dengan memperkuat profil Pancasila melalui pembelajaran kontekstual, kita dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







