Apa Sifat Kurikulum? Simak Konsep dan Contoh Soal Berikut!

AKURAT.CO Kurikulum merupakan landasan utama dalam dunia pendidikan, yang membentuk arah dan substansi proses pembelajaran.
Untuk memahami esensi kurikulum, perlu dilihat dari sifat-sifat yang melekat padanya.
Berikut adalah pemahaman mengenai sifat kurikulum dalam konteks pendidikan:
1. Dinamis:
Salah satu sifat utama kurikulum adalah dinamis, yang berarti bahwa ia dapat berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kebutuhan masyarakat.
Pergeseran paradigma dan tuntutan kontemporer memicu evolusi kurikulum agar tetap relevan dan efektif.
2. Relevan:
Kurikulum harus memiliki relevansi dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Sifat ini menekankan pentingnya merespons perubahan dalam lingkungan sosial, ekonomi, dan teknologi untuk menghasilkan lulusan yang dapat berkontribusi secara positif dalam masyarakat.
3. Holistik:
Sifat holistik menekankan perlunya menyajikan pembelajaran yang menyeluruh, mencakup berbagai aspek seperti kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Kurikulum yang holistik mengakui pentingnya pengembangan seluruh potensi peserta didik, bukan hanya aspek pengetahuan akademis.
4. Fleksibel:
Fleksibilitas menjadi sifat yang krusial dalam kurikulum. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan siswa, gaya pembelajaran yang beragam, dan perkembangan individual merupakan elemen-elemen yang harus dimasukkan dalam desain kurikulum yang fleksibel.
Baca Juga: Alasan Utama Mengapa Sekolah Perlu Melakukan Adaptasi Terhadap Kurikulum dari Pemerintah Adalah?
5. Menciptakan Pembelajaran Bermakna:
Sifat kurikulum yang menciptakan pembelajaran bermakna menekankan pentingnya menyajikan materi pembelajaran secara kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan konsep-konsep dalam konteks praktis.
6. Terpadu:
Kurikulum harus mampu menyajikan materi pembelajaran secara terpadu, mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dan disiplin ilmu.
Integrasi ini membantu siswa melihat hubungan antarbidang pengetahuan dan mendorong pemahaman yang lebih mendalam.
7. Berkontinuitas:
Sifat berkontinuitas menekankan peran kurikulum dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang berkelanjutan dari tingkat pendidikan satu ke tingkat berikutnya.
Hal ini membantu menciptakan alur pendidikan yang konsisten dan terarah.
8. Memberikan Kebebasan:
Kurikulum seharusnya memberikan kebebasan kepada guru dan sekolah dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Sifat ini memungkinkan pengajar untuk menyesuaikan metode pengajaran dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan karakteristik kelas.
9. Mengedepankan Nilai-nilai:
Sifat kurikulum yang mengedepankan nilai-nilai menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang mempromosikan nilai-nilai moral, etika, dan karakter positif.
Pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian dan sikap siswa.
10. Menyasar Diversitas:
Kurikulum harus mampu menyasar diversitas siswa, mengakomodasi perbedaan kebutuhan, bakat, dan minat.
Sifat ini memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan potensinya.
Rangkuman dan Contoh Soal
1. Hal apa yang sepatutnya menjadi acuan utama kurikulum?
-
murid
-
peraturan pemerintah
-
pemikiran guru
-
kebutuhan sekolah
2. Apa sifat kurikulum?
-
rigid
-
berubah-ubah
-
dinamis
-
pakem
3. Faktor apa saja yang bisa memengaruhi adaptasi kurikulum?
-
geografi
-
penentu kebijakan
-
kemauan pembuat kurikulum
Melalui pemahaman mendalam terhadap sifat-sifat ini, kurikulum dapat menjadi instrumen yang efektif dalam memberikan pendidikan berkualitas, menyiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan, dan membentuk individu yang berkontribusi positif dalam masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








