Akurat

Ikut Serta dalam Upaya Bela Negara Ketentuan dalam UUD 1945? Berikut Pasal dan Ayat yang Mengaturnya

Sultan Tanjung | 24 Januari 2024, 05:45 WIB
Ikut Serta dalam Upaya Bela Negara Ketentuan dalam UUD 1945? Berikut Pasal dan Ayat yang Mengaturnya


AKURAT.CO
Indonesia sebagai negara berdaulat memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mempertahankan kedaulatannya.

Ketentuan terkait bela negara diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945), memberikan landasan hukum bagi partisipasi warga negara dalam upaya bela negara.

Mari kita eksplor lebih dalam mengenai ikut serta dalam upaya bela negara menurut ketentuan UUD 1945.

1. Pasal 27 Ayat (3) UUD 1945: Kewajiban dan Hak Setiap Warga Negara

Pasal 27 Ayat (3) UUD 1945 menegaskan, "Setiap warga negara wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara dan bangsa."

Dalam satu kalimat sederhana, pasal ini menyatakan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia untuk ikut serta dalam upaya pertahanan negara dan bangsa.

Ketentuan ini menegaskan bahwa bela negara bukanlah semata-mata tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, tetapi merupakan kewajiban kolektif seluruh warga negara.

2. Implementasi Kewajiban Bela Negara:

Iktikad bela negara bukan hanya diwujudkan dalam konteks militer, tetapi juga melibatkan partisipasi dalam pembangunan nasional, keamanan lingkungan, dan perlindungan hak asasi manusia.

Upaya bela negara mencakup keikutsertaan dalam segala aspek pembangunan dan pemeliharaan stabilitas.

Pada tingkat individual, hal ini bisa diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemeliharaan keamanan di lingkungan masyarakat.

3. Keterlibatan dalam Pertahanan dan Keamanan:

Selain Pasal 27 Ayat (3), Pasal 30 UUD 1945 menegaskan, "Negara dan warga negara Indonesia adalah satu kesatuan."

Prinsip ini mencerminkan kesatuan antara negara dan warganya, menegaskan bahwa keamanan dan pertahanan negara bukanlah tanggung jawab eksklusif pihak militer, tetapi melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Baca Juga: Bela Negara Dan Persepsi Publik

Partisipasi dalam upaya bela negara bisa melibatkan latihan militer, pelatihan keamanan masyarakat, dan keterlibatan dalam organisasi kepemudaan dan kepramukaan.

4. Pembatasan dan Keseimbangan:

Meskipun kewajiban bela negara sangat ditekankan, UUD 1945 juga menyadari pentingnya pembatasan dan keseimbangan dalam menjalankan hak dan kewajiban.

Pembatasan tersebut diatur secara adil dan sesuai dengan prinsip hak asasi manusia, sehingga tidak mengekang hak-hak individu secara sewenang-wenang.

5. Pendidikan dan Penyuluhan:

Negara juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan dan penyuluhan kepada warga negara terkait arti penting dan implementasi dari iktikad bela negara.

Ini termasuk pemahaman akan nilai-nilai patriotism, rasa tanggung jawab, dan peran aktif dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Penutup:

Melalui ketentuan-ketentuan dalam UUD 1945, Indonesia mendorong partisipasi aktif warganya dalam upaya bela negara.

Kewajiban dan hak untuk ikut serta dalam pembelaan negara tidak hanya menjadi beban, tetapi juga sebuah kehormatan yang menegaskan identitas dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Dengan iktikad bela negara yang kuat, Indonesia dapat menjaga kedaulatan, keamanan, dan keberlanjutan pembangunan nasional.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.