Mengapa Bhinneka Tunggal Ika Tertulis pada Garuda Pancasila? Simak Sejarah Lengkapnya Berikut

AKURAT.CO Bhinneka Tunggal Ika pada Garuda Pancasila adalah cerminan nilai-nilai keberagaman dan persatuan yang menjadi ciri khas Indonesia.
Lambang negara ini menjadi pengingat bagi setiap warga negara akan pentingnya hidup bersama dalam damai, meskipun berbeda-beda.
Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia terus melangkah menuju masa depan yang penuh kedamaian dan kemajuan.
Latar Belakang:
1. Masa Pra-Kemerdekaan:
- Sebelum Indonesia merdeka, terdapat berbagai diskusi mengenai lambang negara yang akan diadopsi setelah kemerdekaan.
- Berbagai elemen masyarakat, tokoh, dan organisasi terlibat dalam menyusun simbol-simbol yang mencerminkan jati diri bangsa.
2. Kompetisi Desain:
- Pada tahun 1945, setelah proklamasi kemerdekaan, pemerintah menggelar kompetisi desain untuk mencari lambang negara.
- Sejumlah desainer terkemuka waktu itu seperti Sultan Hamid II dan Henk Ngantung berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
3. Pancasila sebagai Dasar:
- Dalam menyusun lambang negara, Pancasila dijadikan dasar pemikiran utama.
- Penggambaran nilai-nilai dasar Pancasila menjadi fokus dalam menciptakan simbol yang mencerminkan identitas bangsa.
Desain oleh Sultan Hamid II:
1. Elemen Garuda:
- Sultan Hamid II, seorang seniman dan perintis seni rupa Indonesia, menyumbangkan desainnya.
- Desain ini menampilkan burung Garuda yang memiliki makna simbolik yang dalam dalam kebudayaan Indonesia.
2. Bhinneka Tunggal Ika:
- Slogan "Bhinneka Tunggal Ika" dipilih untuk menggambarkan keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
- Frase ini diambil dari kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu."
3. Pancasila di Dadanya:
- Garuda tersebut memiliki lambang Pancasila di dadanya.
- Setiap sila Pancasila direpresentasikan melalui bagian-bagian tertentu dalam desain burung Garuda.
4. Sifat Elegan dan Kuat:
- Desain Sultan Hamid II menciptakan lambang yang elegan, sederhana, dan kuat, mencerminkan semangat serta kepribadian bangsa.
Penyempurnaan oleh Soekarno:
1. Revisi Desain:
- Presiden Soekarno meminta beberapa penyempurnaan pada desain awal Garuda Pancasila.
- Proses ini dilakukan bersama-sama dengan para seniman dan ahli desain lainnya.
2. Penambahan Panji dan Hasta Widyasatbrata:
- Penambahan panji merah putih di mulut burung Garuda.
- Penambahan Hasta Widyasatbrata (tangan yang memegang kepala naga) sebagai simbol kekuasaan.
3. Penyempurnaan Detail:
- Beberapa detail tambahan seperti kuku dan bulu burung Garuda disempurnakan untuk menambah keindahan dan kesan kuat.
Pengesahan dan Penggunaan Resmi:
1. Pengesahan:
- Desain Garuda Pancasila dengan frase Bhinneka Tunggal Ika disahkan pada tanggal 11 Februari 1950 melalui Keputusan Presiden.
2. Penggunaan Resmi:
- Garuda Pancasila secara resmi diadopsi sebagai lambang negara dan pemerintah Republik Indonesia.
- Lambang ini digunakan pada bendera negara, koin, dan dokumen resmi lainnya.
Peningkatan Kesadaran Nasional:
1. Simbol Kesatuan:
- Garuda Pancasila bukan hanya simbol negara, tetapi juga simbol kesatuan dan identitas nasional.
- Seiring berjalannya waktu, lambang ini menjadi lebih dari sekadar representasi fisik, melainkan menjadi ikon budaya dan semangat bangsa.
2. Makna dan Simbolisme:
- Garuda Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika menjadi lambang yang mengajarkan makna persatuan dalam keberagaman.
- Simbolisme dalam desain ini terus diperjuangkan untuk diteruskan ke generasi mendatang.
Kesimpulan:
Garuda Pancasila dengan frase "Bhinneka Tunggal Ika" bukan hanya lambang formal negara, melainkan warisan berharga yang mencerminkan semangat dan keberagaman Indonesia.
Desain ini mengandung sejarah perjuangan kemerdekaan, nilai-nilai Pancasila, dan semangat kebangsaan. Dengan Bhinneka Tunggal Ika pada Garuda Pancasila, Indonesia menunjukkan komitmen untuk membangun negara yang bersatu dalam keberagaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








