Akurat

BCL Resmi Nikah dengan Tiko Aryawardhana, Begini Cara Beri Pengertian ke Anak yang Sudah Remaja

Syifa Ismalia | 3 Desember 2023, 02:41 WIB
BCL Resmi Nikah dengan Tiko Aryawardhana, Begini Cara Beri Pengertian ke Anak yang Sudah Remaja

AKURAT.CO Bunga Citra Lestari atau kerap disapa BCL akhirnya dipersunting Tiko Aryawardhana dan resmi melepas status janda usai sang suami, Ashraf Sinclair meninggal dunia empat tahun lalu.

Keputusan BCL untuk menikah lagi saat ini menjadi sorotan netizen. Pernikahan keduanya ini melibatkan satu anak dari BCL, dan tiga anak dari Tiko Aryawardhana sebagai duda.

Memutuskan untuk kembali berumah tangga setelah pernah gagal atau ditinggal pergi selama-lamanya bukanlah hal mudah. Terlebih jika sudah memiliki anak.

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Mulai dari, menanyakan kepada diri sendiri hingga melibatkan anak dalam pengambilan keputusan. 

Reaksi anak memang berbeda-beda. Mungkin bisa bahagia atau malah menolaknya. Walaupun kadang sulit, orang tua tetap harus melibatkan anak dalam hal ini.

Baca Juga: Nikahi BCL, Tiko Aryawardhana Beri Mahar 212 Gram Logam Mulia

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjelaskan rencana pernikahan kepada anak yang masih remaja.

1. Pilih Waktu yang Tepat

Usahakan memilih waktu saat anak sedang dalam mood yang baik. Jangan pilih waktu ketika ia sedang kelelahan, bete, atau mengantuk. Anak akan lebih mudah menerima informasi bahwa orang tuanya akan menikah lagi saat mood-nya sedang baik.

2. Katakan dengan Jujur

Sebelum memperkenalkan calon pasangan, ungkapkan dengan jujur pada anak bahwa Anda sedang menjalin hubungan dengan seseorang dan kemungkinan akan menikah lagi. Sejujur itu, namun tetap dengan bahasa yang dimengerti anak sesuai usianya.

Bila anak sudah dalam usia remaja, ajak mereka diskusi layaknya orang dewasa dan hargai pendapatnya. Tanyakan bagaimana perasaan anak akan rencana Anda dan siaplah menjawab semua pertanyaan yang akan ia ajukan.

Baca Juga: Usung Adat Jawa, BCL Resmi Menikah dengan Tiko Aryawardhana

3. Rancang Pertemuan dengan Pasangan Baru

Kenalkan pasangan baru layaknya perkenalan dengan teman baru. Agar terkesan santai, rencanakan liburan atau piknik bersama untuk mendapatkan suasana yang tidak canggung.

4. Tetap Tunjukkan Kasih Sayang Penuh

Jelaskan pada anak bahwa kasih sayang Anda padanya tidak akan berubah dengan adanya pasangan baru. Hal ini merupakan poin terpenting yang perlu dilakukan.

Tidak jarang anak memiliki ketakutan bahwa cinta Anda untuknya akan berpindah ke pasangan baru tersebut. Jelaskan pada anak bahwa cinta orang tua ke anak dan cinta seseorang pada pasangan adalah hal yang berbeda.

5. Jangan Memaksa

Beri waktu pada anak dan biarkan jalinan hubungan pertemanan tumbuh perlahan antara anak dengan pasangan baru Anda. Bila anak belum memberikan “lampu hijau”, berikan pengertian perlahan-lahan karena pernikahan merupakan hal yang besar juga baginya. Cari tahu penyebab anak menunjukkan sikap penolakan. Kalau anak sudah cukup dewasa, ajaklah mereka berdiskusi tentang hal tersebut.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
R