Perhatikan! Ini 5 Kebiasaan Orang Tua Yang Merusak Perkembangan Anak

AKURAT.CO, Kebahagiaan dan perkembangan seorang anak sangat tergantung pada lingkungannya, termasuk peran orang tua dalam mendidik dan membimbing mereka. Sayangnya, tidak semua kebiasaan orang tua positif. Untuk itu, kamu perlu tahu kebiasaan orang tua yang merusak perkembangan anak.
Beberapa kebiasaan buruk dapat merusak perkembangan anak secara emosional, sosial, dan kognitif.
Berikut ini beberapa kebiasaan orang tua yang merusak perkembangan anak yang telah dikutip dari berbagai sumber, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ini Dia 10 Makanan Yang Bisa Tingkatkan Kecerdasan Anak
5 Kebiasaan Orang Tua yang Merusak Perkembangan Anak
1. Kurangnya Perhatian dan Waktu
Salah satu kebiasaan orang tua yang merusak perkembangan anak adalah kurangnya perhatian dan waktu yang diberikan oleh orang tua.
Dalam era yang sibuk, banyak orang tua terlalu terikat dengan pekerjaan dan aktivitas lainnya sehingga mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk berinteraksi dengan anak-anak mereka.
Ini bisa menyebabkan perasaan terabaikan pada anak, yang dapat berdampak negatif pada perkembangan emosional mereka. Anak yang tidak mendapatkan perhatian yang cukup mungkin mengalami masalah emosi seperti kecemasan dan depresi.
2. Model Perilaku Negatif
Orang tua adalah peran model bagi anak-anak mereka. Kebiasaan orang tua yang merokok, minum berlebihan, atau menunjukkan perilaku negatif lainnya dapat memengaruhi anak-anak mereka untuk meniru perilaku tersebut.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menjaga perilaku positif dan menjauhi kebiasaan buruk yang dapat merusak perkembangan anak.
3. Menghukum dengan Kasar
Penggunaan hukuman fisik atau kata-kata kasar sebagai metode pengasuhan termasuk kebiasaan orang tua yang merusak perkembangan anak secara signifikan.
Ini dapat menyebabkan rasa takut, kecemasan, dan kerusakan emosional pada anak. Sebaliknya, penting untuk menerapkan disiplin yang sehat dan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang konsekuensi dari perilaku mereka.
4. Kurangnya Komunikasi
Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak sangat penting untuk perkembangan anak.
Orang tua yang tidak mendengarkan atau tidak berbicara dengan anak-anak mereka dapat menyebabkan perasaan terisolasi dan kesulitan dalam mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka.
Ini dapat menghambat perkembangan keterampilan sosial dan bahasa anak.
5. Membandingkan dengan Orang Lain
Membanding-bandingkan anak dengan orang lain, apakah itu saudara kandung, teman sebaya, atau anak-anak yang sukses lainnya dapat merusak harga diri dan kepercayaan diri anak.
Orang tua seharusnya fokus pada kekuatan dan potensi unik anak mereka daripada membandingkannya dengan orang lain.
Dalam mengasuh anak, penting untuk selalu ingat bahwa setiap anak adalah individu yang berbeda dengan kebutuhan dan potensi mereka sendiri.
Orang tua memiliki peran besar dalam membentuk perkembangan anak-anak mereka, dan dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan negatif ini, mereka dapat memberikan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









