Cara Memilih Oli Mobil Sesuai Tipe Mesin

AKURAT.CO Bagi pemilik kendaraan, oli merupakan salah satu komponen penting yang menentukan performa sekaligus umur panjang mesin.
Namun, tidak semua jenis oli cocok digunakan pada setiap mobil, sehingga pemilihan oli harus disesuaikan dengan tipe mesin.
Mengetahui dasar pemilihan oli yang tepat akan membantu mesin tetap awet, irit bahan bakar, serta minim gangguan.
Oleh karena itu, memahami karakter mesin dan rekomendasi pabrikan menjadi langkah awal yang sangat penting.
Baca Juga: Intip Cara Ganti Oli Mobil Fortuner 4x2 dengan Waktu dan Layanan yang Perlu Diketahui
Pentingnya Mengenal Spesifikasi Oli
Setiap oli memiliki kode kekentalan (SAE) dan standar kualitas tertentu yang menandakan kesesuaian dengan jenis mesin. Oli dengan tingkat kekentalan yang terlalu rendah bisa membuat gesekan antar komponen lebih cepat aus, sedangkan oli yang terlalu kental dapat menghambat kinerja mesin.
Karena itu, pemilik kendaraan disarankan membaca buku manual agar mengetahui rekomendasi oli sesuai tipe mesin yang digunakan.
Selain itu, memperhatikan label API Service pada kemasan juga membantu memastikan oli memenuhi standar internasional.
Sesuaikan dengan Tipe Mesin dan Kondisi Penggunaan
Selain spesifikasi teknis, mengutip dari Pertamina Lubricants, pemilihan oli juga harus memperhatikan kondisi penggunaan mobil.
Untuk mesin bensin, oli umumnya lebih encer dibandingkan dengan oli mesin diesel yang membutuhkan kekentalan lebih tinggi karena karakter pembakaran yang berbeda.
Jika kendaraan sering digunakan di jalur padat atau jarak jauh, pilihlah oli dengan kualitas aditif yang baik agar perlindungan mesin lebih maksimal.
Bahkan, bagi mobil keluaran terbaru, oli sintetis biasanya lebih direkomendasikan karena mampu bekerja lebih stabil pada suhu tinggi.
Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Oli Mobil, Simak Tips Memilihnya!
Rutin Ganti Oli untuk Performa Optimal
Pemilihan oli yang tepat perlu diimbangi dengan jadwal penggantian rutin sesuai rekomendasi pabrikan. Hal ini penting agar kualitas pelumas tidak menurun drastis dan mesin tetap dalam kondisi prima.
Tanda-tanda oli sudah harus diganti antara lain suara mesin terdengar kasar, tarikan menjadi berat, hingga warna oli berubah lebih gelap pekat.
Dengan pemahaman dasar memilih oli sesuai tipe mesin, pemilik mobil dapat menjaga performa kendaraan sekaligus menghindari kerusakan dini yang berbiaya mahal.
Nora Niswatun Choirina (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









