Akurat

8 Cara Tepat Mobil Lulus Uji Emisi Agar Tidak Ditilang

Iim Halimatus Sadiyah | 30 Agustus 2023, 21:12 WIB
8 Cara Tepat Mobil Lulus Uji Emisi Agar Tidak Ditilang

AKURAT.CO Tilang uji emisi merupakan peraturan baru dari Pemprov DKI Jakarta sebagai tindak lanjut dalam mengatasi polusi udara yang memburuk.

Karena kebijakan tersebut, kamu perlu tahu cara mobil lulus uji emisi sesuai dengan ketentuan yang ada agar tidak dapat sanksi.

Bagi pemilik mobil baru, sebenarnya uji emisi bukanlah hal yang harus ditakuti karena sudah pasti aman. Namun berbeda dengan pemilik mobil lama, bisa saja tidak lulus uji emisi karena mobil tidak sesuai dengan ketentuan.

Lalu bagaimana cara mobil lulus uji emisi sesuai dengan syarat? 

Mengutip berbagai sumber, Rabu (30/8/2023), berikut ini penjelasan lengkap mengenai cara mobil lulus uji emisi yang tepat.

Cara Mobil Lulus Uji Emisi

1. Bersihkan filter udara pada mesin

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah memastikan filter udara dalam keadaan bersih karena akan berpengaruh pada angka Hidrokarbon (Hydrocarbon/HC). Udara yang terasa panas dalam mobil dapat diakibatkan filter udara kotor.

Selain itu, filter udara yang kotor dapat menghambat udara masuk ke ruang bakar mesin. Karena masalah ini, akan membuat angka HC semakin tinggi.

2. Menjaga suhu kerja mesin

Cara mobil lulus uji emisi berikutnya adalah menjaga suhu kerja mesin agar tetap normal dan tidak terlalu panas. Menjaga suhu kerja mesin bertujuan untuk melakukan proses pembakaran dengan optimal.

Jangan sampai suhu kerja mesin terlalu tinggi ataupun rendah dari normalnya, agar campuran bahan bakar dapat sesuai kebutuhan mesin. Karena itu, pengendara perlu memperhatikan sistem pendingin mesin atau radiator dapat dipastikan bisa bekerja dengan baik.

3. Pastikan busi dan koil dalam kondisi prima

Bukan hanya suhu, namun busi dan koil harus dalam kondisi bagus. Keduanya sangat penting untuk memastikan proses pembakaran di dalam ruang bakar berjalan dengan baik. 

Jika busi dan koil masih dalam kondisi prima, maka campuran udara dan bensin akan terbakar sempurna. Selain itu juga tidak meninggalkan jejak residu yang dapat membuat mobil tidak lulus uji emisi.

4. Gunakan bensin sesuai rekomendasi

Saat membeli mobil baru, biasanya akan diberitahu informasi untuk rekomendasi bensin yang dibutuhkan. Jika pengisian bensin tidak sesuai rekomendasi, apalagi dengan nilai oktan lebih rendah, maka akan membuat mesin sulit memproses pembakaran dengan baik.

Akibatnya, gas dari sisa pembakaran akan menjadi sangat kotor serta peforma mesin mobil jadi ikut turun.

5. Tidak boleh modifikasi mobil

Memang banyak orang yang berpendapat bahwa mobil modifikasi akan terlihat sangat keren dan bagus. Umumnya, cara modifikasi mobil tersebut yaitu dengan membuat campuran BBM dan udara lebih banyak.

Padahal, modifikasi mobil sangat tidak direkomendasikan khususnya di tempat yang tidak sesuai. Cara yang asal-asalan akan membuat gas buang lebih kotor sehingga tidak akan lulus uji emisi.

6. Manfaatkan injector cleaner

Injector cleaner merupakan salah satu alat untuk membersihkan dan mencegah lubang pin injector dari residu sisa pembakaran. Oleh sebab itu, sistem bahan bakar pada akan selalu bersih. 

Saat performa mobil meningkat, yaitu disebabkan oleh proses pembakaran menjadi lebih sempurna, mencegah mesin ngelitik, selalu hemat bensin, serta akan lulus uji emisi.

7. Perhatikan kondisi sensor oksigen dan catalytic converter

Sensor oksigen yang menjadi bagian mobil juga harus dalam kondisi bersih dan tidak rusak. Apalagi sensor oksigen memiliki fungsi penting untuk menciptakan pembakaran yang sempurna.

Jangan lupa untuk perhatikan kondisi catalytic converter di knalpot mobil. Mesin tersebut bertugas untuk mengubah emisi gas buang beracun menjadi udara bersih, sehingga dapat meminimalisir polusi udara.

8. Pastikan rutin mengganti oli

Cara mobil lulus uji emisi yang paling penting, karena jika dibiarkan dalam waktu lama berakibat pada kebocoran.

Perlu diketahui, oli yang rusak akan merembes masuk ke bagian ruang bakar mobil sehingga ikut terbakar dan meningkatkan residu sisa pembakaran. Tak terkecuali juga membebani kerja mesin sehingga emisi gas buang menjadi sulit dikontrol.

Jika kamu rutin mengganti oli baru, maka akan menghasilkan kualitas pelumas yang bagus. Pelumas tersebut juga dapat membantu proses mendinginkan mesin supaya suhu kerjanya terjaga dan bekerja secara optimal.

Itulah penjelasan lengkap untuk mengetahui cara mobil lulus uji emisi yang sesuai dengan ketentuan. Jika memang merasa ada yang kurang atau salah, maka kamu bisa melakukan pengecekan uji emisi secara gratis di bengkel.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.