Akurat

Survei LSI Denny JA: 40,2 Persen Pemilih Ganjar Pindah ke Anies

Gerdiansyah | 20 November 2023, 20:37 WIB
Survei LSI Denny JA: 40,2 Persen Pemilih Ganjar Pindah ke Anies

AKURAT.CO - LSI Denny JA memotret tren elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD merosot tajam dalam sebulan terakhir. 

Peneliti LSI Denny JA Adjie Al Faraby menjelaskan elektabilitas Ganjar-Mahfud di bulan Oktober 2023 sebesar 36,9 persen namun jeblok di bulan November 2023 menjadi hanya 28,6 persen.

"Ganjar-Mahfud sekarang turun jauh hanya 28,6 persen," kata Adjie merilis hasil survei terbaru LSI Denny JA, Senin (20/11/2023).

Baca Juga: Survei IPO : Dukung Prabowo, Elektabilitas PAN Meroket

Survei LSI Denny JA dilakukan pada 6-13 November 2023 terhadap 1.200 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Teknik pengumpulan data wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Adji mengungkap tren elektabilitas Ganjar-Mahfud berbanding terbalik dengan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) yang justru mulai merangkak naik.

Elektabilitas pasangan AMIN di bulan Oktober sebesar 8,8 persen dan di November 2023 melonjak menjadi 20,3 persen.

"Pasangan Ganjar-Mahfud mengalami penurunan begitu jauh namun AMIN justru naik," kata Aji.

Baca Juga: Survei IPO: Amin Salip Ganjar-Mahfud

Adjie menjelaskan faktor merosotnya elektabilitas Ganjar-Mahfud salah satunya karena blunder kubu Ganjar yang kerap menyerang Jokowi. Menurutnya, serangan kubu Ganjar membuat pergi pendukung Jokowi.

Adji membeberkan catatan bahwa pada bulan Oktober 2023 pemilih yang puas terhadap Jokowi yang memilih Ganjar-Mahfud sebesar 39,4 persen. Saat ini bulan November 2023 pemilih yang puas terhadap Jokowi yang memilih Ganjar-Mahfud sebesar 31.9 persen atau turun 7,5 persen.

"Mayoritas pemilih Ganjar adalah mereka yang menyukai dan mengidolakan Jokowi. Dengan menyerang Jokowi justru membuat pendukung Jokowi di Ganjar-Mahfud pergi dan pindah mendukung pasangan capres-cawapres lain," tutur Adjie.

Tak hanya itu, Adjie menyebut faktor lainnya adalah isu 10 tahun Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ganjar masih menjadi provinsi termiskin kedua di Pulau Jawa. Isu ini katanya, menjadi percakapan publik.

"Di saat yang bersamaan lebih dari 60 persen publik menyatakan bahwa isu ekonomi merupakan isu yang paling penting," kata Adjie.

Baca Juga: Hasil Survei Terbaru Pilpres 2024: Anies Vs Prabowo Vs Ganjar

Terkait kenaikan elektabilitas AMIN, Adjie menyebut berasal dari limpahan suara dari Ganjar. Ia menyebut 40,2 persen pemilih yang pergi dari Ganjar beralih ke Anies.

"Dalam simulasi pemilih Ganjar-Mahfud kita crosstab kepada Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin. Hasilnya 40,2 persen pemilih Ganjar memilih Anies-Muhaimin," kata dia.

Berikutnya, Adjie mengatakan dukungan suara untuk AMIN mulai bertambah di segmen pemilih terpelajar. 

Pada September 2023 dukungan dari segmen pemilih terpelajar terhadap pasangan AMIN sebesar 27,8 persen naik menjadi 31,9 persen di Oktober 2023.

Kemudian kembali naik pada November 2023 menjadi 45,5 persen.

"Di kalangan pemilih terpelajar, sosok Anies sangat kuat. Dari 100 orang terpelajar 45 (di antaranya) memilih Anies-Muhaimin," tukas Adjie.

Adjie mengungkap secara umum hasil survei LSI Denny JA menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran di November ini sebesar 40,3 persen disusul Ganjar-Mahfud 28,6 persen dan pasangan AMIN 20,3 persen. Kemudian yang belum/tidak menjawab sebesar 10,8 persen.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

G
Reporter
Gerdiansyah
A