Bahlil Lapor Presiden: Pabrik Baterai CATL Siap Berproduksi, 1.400 Desa Kini Dialiri Listrik

AKURAT.CO Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, untuk melaporkan sejumlah capaian strategis di sektor energi dan sumber daya mineral.
Pertemuan terbatas tersebut membahas tiga agenda utama yang menjadi prioritas pemerintah, yakni program listrik desa, penataan sektor pertambangan, hingga kesiapan peresmian fasilitas industri baterai kendaraan listrik nasional.
Bahlil menyampaikan bahwa salah satu fokus pembahasan adalah kesiapan operasional pabrik baterai Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok kendaraan listrik.
"Hari ini saya rapat sama bapak presiden untuk membahas beberapa hal terkait dengan listrik desa, kemudian terkait dengan penataan tambang," katanya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
"Dan yang terakhir itu persiapan peresmian pabrik CATL untuk ekosistem baterai mobil yang groundbreaking 2025, sekarang sudah selesai, sudah bisa berproduksi. Ini bagian daripada implementasi hilirisasi daripada nikel," lanjut Bahlil.
Baca Juga: Bahlil Targetkan Kursi Golkar Naik di Pemilu 2029, Sulsel Dipatok Jadi Lumbung Suara Indonesia Timur
Proyek pabrik baterai tersebut menandai langkah konkret pemerintah dalam mendorong hilirisasi nikel di dalam negeri. Dengan berproduksinya fasilitas ini, Indonesia makin memperkuat posisinya dalam rantai pasok global ekosistem kendaraan listrik.
Selain agenda hilirisasi, Bahlil juga memaparkan progres signifikan dari program pemerataan akses energi hingga ke wilayah terdepan dan terpencil di Indonesia.
"Kami akan melaporkan karena sudah ada sekitar dari 11.000 desa yang belum ada listrik, sekarang sudah ada sekitar 1.400 yang sudah selesai dikerjakan untuk siap untuk diresmikan. Jadi saya akan laporkan kepada Bapak Presiden," tutur Bahlil.
Program percepatan listrik desa diharapkan dapat memangkas rasio ketimpangan akses energi nasional secara bertahap. Pemerintah menargetkan seluruh desa yang belum teraliri listrik dapat segera terjangkau dalam beberapa tahap pembangunan ke depan.
Baca Juga: Dipanggil Presiden, Bahlil Laporkan Perkembangan Hilirisasi hingga Stabilitas Kelistrikan Nasional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







