Akurat Logo

Link Nonton Film Dokumenter Pesta Babi, Begini Syarat Daftar Nontonnya!

Lufaefi | 16 Mei 2026, 06:25 WIB
Link Nonton Film Dokumenter Pesta Babi, Begini Syarat Daftar Nontonnya!
Film dokumenter pesta babi (Instagram @balinesia_idn)

AKURAT.CO Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita kembali menjadi perbincangan publik setelah penyelenggara resmi membuka akses nonton bareng (nobar) gratis bagi masyarakat.

Film garapan Watchdoc Documentary itu sebelumnya viral di media sosial karena memunculkan pro dan kontra di sejumlah daerah.

Di tengah tingginya rasa penasaran publik, penyelenggara kini membuka pendaftaran nobar bagi komunitas maupun kelompok masyarakat yang ingin menonton film tersebut secara gratis.

Melalui pengumuman di media sosial, pihak penyelenggara menyebut nobar dapat digelar dengan minimal 10 peserta.

“Dengan 10 orang, kalian bisa nobar film Pesta Babi,” tulis Watchdoc melalui akun Instagram resminya, Kamis (14/5/2026).

Film dokumenter ini diketahui mulai diputar di berbagai daerah sejak 27 April 2026. Sejumlah agenda pemutaran berjalan lancar, namun beberapa lainnya dilaporkan mengalami pembubaran maupun tekanan dari pihak tertentu.

Meski begitu, penyelenggara menegaskan akses menonton tetap dibuka untuk publik dengan beberapa ketentuan. Salah satunya, peserta dilarang menyebarluaskan film dalam bentuk apa pun.

Baca Juga: TNI Respons Film Pesta Babi, Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Selain itu, penyelenggara nobar diwajibkan mengirim dokumentasi kegiatan dan mengunggah poster acara di media sosial dengan menandai sejumlah akun terkait serta menggunakan tagar #Papuabukantanahkosong.

Berikut syarat nobar film Pesta Babi:

  • Minimal diikuti 10 peserta

  • Dilarang menyebarkan file film

  • Wajib mengirim dokumentasi kegiatan

  • Mengunggah poster nobar dan menandai akun penyelenggara

Pendaftaran nobar dilakukan melalui tautan resmi yang dibagikan penyelenggara, sementara masyarakat juga dapat menghubungi narahubung yang tersedia untuk memperoleh akses pemutaran.

Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mengangkat isu konflik lahan dan proyek strategis nasional di Papua Selatan. Dokumenter tersebut menyoroti kehidupan masyarakat adat yang disebut terdampak ekspansi proyek perkebunan dan food estate.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak melarang kegiatan nobar film tersebut.

Baca Juga: Sutradara Film Dokumenter Pesta Babi Jelaskan Makna Judul Film Kontroversi Ini

“Biarkan saja masyarakat menonton, lalu setelah itu silakan gelar diskusi dan debat,” kata Yusril dalam keterangan tertulis.

Namun hingga kini, sejumlah agenda pemutaran film di beberapa daerah masih menuai penolakan dan pembubaran oleh aparat maupun organisasi masyarakat setempat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi